Mencium Tangan Kyai, Sunnah Siapa? | rumahfiqih.com

Mencium Tangan Kyai, Sunnah Siapa?

Hanif Luthfi, Lc., MA Thu 28 November 2019 05:05 | 502 views

Bagikan lewat

Kadang ada yang nyinyir ketika ada kyai yang tangannya diperebutkan jamaahnya untuk dicium. Dituduhnya semua kyai suka menyodor-nyodorkan tangannya agar dicium. Dikiranya kyai gila hormat. Ya, jika ada kyai seperti itu bisa jadi kyai magang. Lantas sebenarnya bagaimana hukum mecium tangan orang yang dianggap alim itu sendiri? Sunnah siapakah cium tangan itu?

A. Hadits tentang Mencium Tangan

Jika kita mau melihat lagi hadits-hadits Nabi secara lebih komprehensif, akan kita temukan kisah-kisah para salaf [yang benar-benar salaf secara zaman dan manhaj] mengenai hal ini. Hadits-hadits shahih tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama, Az-Zarra’; shahabat Nabi mencium tangan dan kaki Nabi

عَنْ الزارع العبدي وَكَانَ فِي وَفْدِ عَبْدِ الْقَيْسِ قَالَ: لَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ فَجَعَلْنَا نَتَبَادَرُ مِنْ رَوَاحِلِنَا، فَنُقَبِّلُ يَدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرِجْلَهُ... (سنن أبي داود، 4/ 357)

Dari Az Zarra’ al Abidiy dia termasuk utusan Abdu Qais berkata: “Ketika kami sampai ke Madinah, kami bergegas turun dari kendaraan kami lalu kami mencium  tangan dan kaki Nabi Muhammad ShallaAllah alihi wa sallam...” Al-hadits

Kedua, Abdullah bin Umar dan beberapa shahabat Nabi

عن عَبْد الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي لَيْلَى، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ حَدَّثَهُ، أَنَّهُ كَانَ فِي سَرِيَّةٍ مِنْ سَرَايَا رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فَحَاصَ النَّاسُ حَيْصَةً... قَالَ: فَدَنَوْنَا فَقَبَّلْنَا يَدَهُ، فَقَالَ: «إِنَّا فِئَةُ الْمُسْلِمِينَ». (سنن أبي داود، 3/ 46)

Bahwasanya Abdullah bin ‘Umar bercerita kalau ia pernah berada di sebuah rombongan pasukan pengintai (sariyyah) Rasulullah Saw. Kemudian, pasukan melarikan diri dan saya termasuk di antaranya... Ibn ‘Umar berkata: “Kami kemudian mendekati Nabi dan mencium tangannya”. Nabi Saw. merespon dengan mengatakan: “saya adalah bagian dari umat muslim.”.

Ketiga, Yahudi Mencium Tangan dan Kaki Nabi

قَالَ يَهُودِيٌّ لِصَاحِبِهِ: اذْهَبْ بِنَا إِلَى النَّبِيِّ... فَقَبَّلَا يَدَهُ وَرِجْلَهُ، قَالَ يَزِيدُ: فَقَبَّلَا يَدَيْهِ وَرِجْلَيْهِ، وَقَالَا: نَشْهَدُ أَنَّكَ نَبِيٌّ. (مسند أحمد، 30/ 12)

Ada seorang Yahudi berkata kepada temannya, Ajaklah kami kepada Nabi ini shallaAllahu alaihi wa sallam. Lalu ia berkata: kedua orang itu lalu mencium tangan Nabi seraya berkata, kami bersaksi bahwa engkau adalah utusan Allah subhanahu wa ta’ala.

B. Mecium Tangan Orang Alim

Ternyata kebiasaan mencium tangan juga dilakukan oleh para salaf terhadap ulama. Sebagaimana berikut:

Pertama, Zaid bin Tsabit Mencium Tangan Ibnu Abbas

عن عمار بن أبي عمار أن زيد بن ثابت ركب يوما فأخذ ابن عباس بركابه. فقال: تنح يا ابن عم رسول الله (صلى الله عليه وسلم). فقال: هكذا أمرنا أن نفعل بعلمائنا وكبرائنا. فقال زيد: أرني يدك. فأخرج يده فقبلها. فقال: هكذا أمرنا أن نفعل بأهل بيت نبينا. (تاريخ دمشق لابن عساكر، 19/ 326)

Dari Ammar bin Abi Ammar bahwa Zaid bin Tsabit pernah mengendarai hewan tunggangannya, lalu Ibnu ‘Abbaas mengambil tali kekangnya dan menuntunnya. Zaid berkata : “Jangan engkau lakukan wahai anak paman Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam”.

Ibnu ‘Abbaas berkata: “Beginilah kami diperintahkan untuk memperlakukan (menghormati) ulama kami”. Zaid berkata : “Kemarikanlah tanganmu”. Lalu Ibnu ‘Abbaas mengeluarkan tangannya, kemudian Zaid menciumnya dan berkata : “Beginilah kami diperintahkan untuk memperlakukan (menghormati) ahli bait Nabi kami shallallaahu ‘alaihi wa sallam”.

Kedua, Ali Mencium Tangan dan Kaki Abbas

Ali ternyata juga mencium tangan dan kaki dari Pamannya; Abbas bin Abdul Muthalib:

عَنْ صُهَيْبٍ قَالَ: رَأَيْتُ عَلِيًّا يُقَبِّلُ يَدَ الْعَبَّاسِ وَرِجْلَيْهِ. (الأدب المفرد، ص: 339)

Dari Shuhaib berkata, Saya melihat Ali RadhiyaAllahu anhu mencium kedua tangan Abbas atau kakinya dan berkata, Wahai pamanku! Berikanlah keridhaan kepadaku.

Ketiga, Muslim Mau Mencium Tangan dan Kaki Bukhari

Imam Muslim (w. 261 H) dulu juga ijin akan mencium kaki Kyainya; Imam Bukhari (w. 256 H):

قال محمد بن حمدون بن رستم: سمعت مسلم بن الحجاج، وجاء إلى البخاري فقال: دعني أقبل رجليك يا أستاذ الأستاذين، وسيد المحدثين، وطبيب الحديث في علله .(سير أعلام النبلاء ط الحديث، شمس الدين أبو عبد الله محمد بن أحمد بن عثمان بن قَايْماز الذهبي (المتوفى: 748هـ)، 10/ 100)

Muhammad bin Hamdun berkata; Saya mendengar Imam Muslim saat bertandang ke Imam Bukhari berkata: “Biarkanlah Saya mencium kedua kakimu, wahai gurunya para guru, tuannya para muhaddits, dan dokternya hadits dalam mengetahui illatnya. (ad-Dzahabi, Siyar A’lam an-Nubala’, h. 10/100).

JIka dirasa kurang, Utsaimin (w. 1421 H) menjelaskan:

المهم أن هذين الرجلين قبلا يد النبي صلى الله عليه وسلم ورجله، فأقرهما على ذلك. وفي هذا جواز تقبيل اليد والرجل للإنسان الكبير الشرف والعلم، كذلك تقبيل اليد والرجل من الأب والأم وما أشبه ذلك، لأن لهما حقا وهذا من التواضع. (شرح رياض الصالحين، محمد بن صالح بن محمد العثيمين (المتوفى: 1421هـ)،4/ 451)

Dua orang itu (tamu Nabi) memang telah mencium kaki Nabi Muhammad shallaallahu alaihi wasallam, Nabi mengakuinya tanpa mengingkari. Maka, hukumnya boleh mencium tangan dan kaki seseorang karena kemulyaannya, sebagaimana mencium tangan dan kaki Bapak maupun Ibu, karena memang hak mereka. Inilah bentuk dari sikap tawadhu’. (Utsaimin, Syarah Riyadh as-Shalihin, h. 4/ 451).

 Jadi mencium tangan orang yang dihormati bukanlah hal yang baru. Para shahabat, para ulama sudah biasa melakukannya. Kalo ada ustadz tak mau dicium tangannya, itu pilihan. Tapi tak harus pilihan itu tak harus menjadikan orang lain yang berbeda dianggap salah. Wallahua'lam


Baca Lainnya :

Berilmu Sebelum Berutang
Muhammad Abdul Wahab, Lc | 27 August 2018, 08:40 | 819 views
Jika Makmum dan Imam Berbeda Niat Shalat
Firman Arifandi, Lc., MA | 26 August 2018, 21:07 | 970 views
Fiqih Pinjam-meminjam
Muhammad Abdul Wahab, Lc | 23 August 2018, 21:49 | 2.228 views
Keluarga Yang Dapat Pahala Qurban, Siapa Saja?
Aini Aryani, Lc | 18 August 2018, 18:08 | 741 views
Hari Arafah Ikut Waktu Wuquf atau Ikut Isbat Tiap Negara Saja?
Firman Arifandi, Lc., MA | 16 August 2018, 20:34 | 2.955 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Menikahi Wanita Ahli Kitab, Halalkah?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 8 December 2019, 05:05 | 281 views
Mencium Tangan Kyai, Sunnah Siapa?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 28 November 2019, 05:05 | 502 views
Kuburiyyun dan Anti Kuburan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 November 2019, 05:05 | 657 views
Menomori Hadits Bukan Tradisi Ulama Salaf
Hanif Luthfi, Lc., MA | 8 November 2019, 05:05 | 307 views
Taklid Bagi Orang Awam
Hanif Luthfi, Lc., MA | 28 October 2019, 05:05 | 423 views
Menuduh Kyai Ibnu Taimiyyah Klenik
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 October 2019, 09:17 | 590 views
Ilmu Cocokologi al-Qur’an
Hanif Luthfi, Lc., MA | 8 May 2019, 08:56 | 288 views
Kuis Bidah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 1 December 2016, 09:58 | 5.123 views
Memahami Persoalan itu Setengah dari Jawaban
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 September 2016, 16:17 | 4.048 views
As-Shalatu Jamiatun atau as-Shalata Jamiatan, Mana Yang Benar?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 8 March 2016, 11:31 | 5.819 views
Ziarah Kubur Nabi itu Haram Menurut Madzhab Hanbali, Benarkah?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 8 November 2015, 20:20 | 7.273 views
Siapakah yang Disebut Anak Yatim?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 22 October 2015, 17:26 | 23.335 views
Susahnya Mengamalkan Hukum Waris Islam di Indonesia
Hanif Luthfi, Lc., MA | 15 October 2015, 13:54 | 6.304 views
Bertanyalah Dalil Kirim Pahala al-Fatihah Kepada Imam Ahmad bin Hanbal (w. 241 H)!
Hanif Luthfi, Lc., MA | 3 September 2015, 12:01 | 36.000 views
Wiridan dan Hizib Ibnu Taimiyyah al-Hanbali (w. 728 H)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 14 August 2015, 10:00 | 22.012 views
Kekurangtepatan Terhadap Pemahaman Pernyataan Ulama Terkait Harus 11 Rakaat
Hanif Luthfi, Lc., MA | 25 June 2015, 11:00 | 7.121 views
Dalil-Dalil yang Dipakai Dalam Membid'ahkan Tarawih Lebih 11 Rakaat
Hanif Luthfi, Lc., MA | 24 June 2015, 11:00 | 9.004 views
Apakah Benar Bahwa Shalat Tarawih Lebih Dari 11 Rakaat Adalah Bid'ah?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 23 June 2015, 11:00 | 7.386 views
Proses Pensyariatan Puasa Ramadhan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 2 June 2015, 12:41 | 7.582 views
Apakah Ada Hadits Dhaif dalam Musnad Ahmad?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 13 May 2015, 17:00 | 13.864 views
Apa Saja Kitab Fiqih Madzhab Ahli Hadits?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 21 April 2015, 21:03 | 10.249 views
Madzhab Fiqih Ahli Hadits
Hanif Luthfi, Lc., MA | 21 April 2015, 13:36 | 8.682 views
Shalat Jum'at Tidak Ditempat yang Biasa Disebut Masjid, Bolehkah?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 9 April 2015, 21:21 | 13.414 views
Bolehkah Bagi Musafir, Shalat Jum'at Dijama' Dengan Shalat Ashar?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 27 March 2015, 11:02 | 12.480 views
Hadits Nabi Bisa Jadi Menyesatkan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 13 March 2015, 11:11 | 13.145 views
Benarkah Ishaq bin Rahawaih Meletakkan Tangan Diatas Dada Saat Shalat?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 6 February 2015, 20:54 | 7.510 views
Letak Bersedekap Ketika Shalat: Sebab Perbedaan dan Dalilnya
Hanif Luthfi, Lc., MA | 5 February 2015, 20:21 | 12.332 views
Meletakkan Tangan Diatas Dada Bukan Pendapat Ulama Madzhab Empat
Hanif Luthfi, Lc., MA | 4 February 2015, 19:31 | 14.994 views
Sudah Belajar Ushul Fiqih Tetapi Masih Taqlid
Hanif Luthfi, Lc., MA | 14 January 2015, 06:46 | 8.472 views
Kenapa Imam At-Thabari Didzalimi? (bag. 2)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 30 November 2014, 12:00 | 8.230 views
Imam At-Thabari Yang Terdzalimi
Hanif Luthfi, Lc., MA | 29 November 2014, 12:00 | 10.160 views
Beasiswa Abu Hanifah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 27 August 2014, 15:49 | 6.432 views
Kiat-kiat Shalat di Kereta Api
Hanif Luthfi, Lc., MA | 17 July 2014, 08:18 | 11.076 views
Bener tapi Kurang Pener
Hanif Luthfi, Lc., MA | 6 July 2014, 21:32 | 8.164 views
Hari yang Meragukan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 29 June 2014, 00:57 | 5.682 views
Ka Yauma atau Ka Yaumi?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 10 May 2014, 00:00 | 6.304 views
Ulama Dikenal Karena Tulisannya
Hanif Luthfi, Lc., MA | 7 May 2014, 11:05 | 6.244 views
Why: Siapa untuk Bertanya Kenapa
Hanif Luthfi, Lc., MA | 30 April 2014, 12:20 | 8.313 views
Sujud Dengan Tangan atau Lutut: Khilafiyyah Abadi
Hanif Luthfi, Lc., MA | 5 April 2014, 18:00 | 9.895 views
Jika Dhaif Suatu Hadits
Hanif Luthfi, Lc., MA | 2 April 2014, 22:32 | 7.836 views
Model Penulisan Kitab Hadits
Hanif Luthfi, Lc., MA | 24 March 2014, 13:41 | 6.326 views
Kartubi : Lahir Hidup dan Wafat di Jawa
Hanif Luthfi, Lc., MA | 12 March 2014, 06:55 | 7.584 views
Khilafiyah Dalam Menshahihkan dan Mendhaifkan Hadits: Sebuah Keniscayaan (bag. 2)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 27 February 2014, 06:00 | 7.289 views
Khilafiyah Dalam Menshahihkan dan Mendhaifkan Hadits: Sebuah Keniscayaan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 26 February 2014, 12:00 | 8.823 views
Sejarah Perjalanan Ilmu Hadits (bag. 2)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 19 February 2014, 01:01 | 7.797 views
Sejarah Perjalanan Ilmu Hadits (bag.1)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 February 2014, 15:00 | 5.633 views
Ustadz Jadi Apa?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 28 January 2014, 07:28 | 7.784 views
Menyadarkan Muqallid
Hanif Luthfi, Lc., MA | 25 January 2014, 12:23 | 6.909 views
Qunut Shubuh : Al-Albani VS Ibnul Qayyim
Hanif Luthfi, Lc., MA | 23 January 2014, 05:45 | 12.305 views
Serupa Tapi Tak Sama: Nama-Nama Ulama bag. 2
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 October 2013, 14:38 | 6.598 views
Serupa Tapi Tak Sama: Nama-Nama Ulama bag. 1
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 October 2013, 11:37 | 8.174 views
As-Syathibi: Pakar Bid'ah yang Dituduh Ahli Bid'ah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 17 August 2013, 07:32 | 14.809 views
Mata Kaki Harus Menempel?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 10 August 2013, 15:35 | 27.441 views
Tantangan Qawaid Fiqhiyyah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 21 June 2013, 03:03 | 13.819 views
Puber Religi?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 May 2013, 20:02 | 8.062 views
Shubuh Wajib Berhenti
Hanif Luthfi, Lc., MA | 24 April 2013, 00:45 | 8.243 views
Menghukumi atau Menghakimi: Corak Fiqih Baru?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 17 April 2013, 15:12 | 8.120 views
With Us Or Against Us : Corak Fiqih Baru?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 1 April 2013, 07:04 | 7.040 views
Antara Kitab Fiqih Sunnah dan Shahih Fiqih Sunnah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 14 February 2013, 16:45 | 22.751 views
PENULIS :
Ahmad Zarkasih, Lc106 tulisan
Hanif Luthfi, Lc., MA59 tulisan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA57 tulisan
Ahmad Sarwat, Lc., MA48 tulisan
Isnan Ansory, Lc, MA26 tulisan
Firman Arifandi, Lc., MA23 tulisan
Sutomo Abu Nashr, Lc20 tulisan
Aini Aryani, Lc19 tulisan
Galih Maulana, Lc15 tulisan
Muhammad Abdul Wahab, Lc13 tulisan
Ali Shodiqin, Lc13 tulisan
Isnawati, Lc., MA9 tulisan
Muhammad Ajib, Lc., MA9 tulisan
Siti Chozanah, Lc7 tulisan
Tajun Nashr, Lc6 tulisan
Faisal Reza4 tulisan
Maharati Marfuah Lc4 tulisan
Ridwan Hakim, Lc2 tulisan
Muhammad Aqil Haidar, Lc1 tulisan
Muhammad Amrozi, Lc1 tulisan
Luki Nugroho, Lc0 tulisan
Nur Azizah, Lc0 tulisan
Wildan Jauhari, Lc0 tulisan
Syafri M. Noor, Lc0 tulisan
Ipung Multinigsih, Lc0 tulisan
Solihin, Lc0 tulisan
Teuku Khairul Fazli, Lc0 tulisan

Jadwal Shalat DKI Jakarta

10-12-2019
Subuh 04:08 | Zhuhur 11:47 | Ashar 15:14 | Maghrib 18:04 | Isya 19:17 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img