Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Pemuatan Kartun Nabi Tidak Dianggap Penghinaan, Lalu Bagaimana Sikap Kita? | rumahfiqih.com

Pemuatan Kartun Nabi Tidak Dianggap Penghinaan, Lalu Bagaimana Sikap Kita?

Sat 24 March 2007 22:49 | Kontemporer > Fenomena sosial | 5.594 views

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum Wr Wb,

Pengadilan Prancis telah memenangkan sebuah koran mingguan lokal dalam kasus publikasi kartun Nabi Muhammad. Dan pengadilan telah menolak tuduhan sejumlah kelompok Islam yang menganggap pemuatan kartun tersebut menghina umat Islam dengan dalih kebebasan berekspresi.

Dengan demikian dapat ditebak bahwa selanjutnya akan banyak pelaknat-pelaknat lain yang lahir memborbardir dengan sejuta kartun Nabi lainnya. Bahkan mungkin dalam tampilan yang lebih menyakitkan. Semua hanya bersandar pada satu: Kebebasan berekspresi!

Berangkat dari situ, rasanya kita - umat Islam - jadi dihadapkan pada situasi simalakama. Menuntut kalah, diam tertindas, memberontakpun bakal dicap sebagai teroris. Lha wong pengadilan sebagai lembaga resmi sudah mengatakan bukan penghinaan kok!

Mohon pencerahan Pak Ustadz bagaimana sikap kita sebagai umat terhormat dari pemimpin yang paling terhormat (Nabi Muhammad) menghadapi masalah ini agar Islam tidak dianggap sebagai umat pecundang.

Wassalamu 'alaikum Wr Wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Umat Islam memang pantas berduka dengan kejadian ini. Sebagai umat yang menghormati dan menjunjung tinggi nabi Muhammad SAW, tentu kita tidak bisa menerima perlakuan ini begitu saja.

Protes dan somasi perlu dikirimkan kepada pengadilan negeri itu. Kita punya hak untuk bersikap, jangan hanya diam.

Di sisi lain, sebenarnya kita malah bisa mengambil peluang emas dari kasus ini. Kita bisa memanfaatkan momentum kasus ini justru untuk mengangkat sosok nabi Muhammad SAW.

Misalnya, kita bisa menerbitkan buku yang bercerita tentang sisi humanisme seorang Muhammad SAW. Atau menyoroti kesuksesan kepemimpinan beliau, bahkan kalau perlu juga tentang rumah tangga beliau. Mumpung nama beliau SAW sedang ramai jadi bahan omongan, maka terbitnya buku yang mengupas sosok beliau pasti ditunggu-tunggu masyarakat Perancis.

Tidak perlu keluar dana yang terlalu besar untuk promosi buku ini, sebab kasusnya sedang hangat. Namun tentunya buku ini harus berbobot, setidaknya memberikan hal baru buat masyarakat negeri itu.

Memanfaatkan momentum ini kita tiru dari kasus peledakan menara kembar WTC di Amerika. Musuh Islam punya skenario, kalau menara kebanggan dunia itu diledakkan dan dituduhkan bahwa umat Islam sebagai pelakunya, maka Islam akan dibenci dan tidak populer lagi di dunia barat.

Tapi alih-alih dibenci, justru orang barat semakin 'penasaran' dengan Islam. Mereka ingin tahu lebih banyak tentang Islam. Situs-situs keIslaman adalah salah satu rujukan yang paling banyak dicari. Dan dalam catatan kami, tidak kurang dari 25.000 orang Australia masuk Islam, justru pasca peledakan WTC.

Mengapa kasus penghinaan nabi Muhammad SAW di Perancis tidak kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya? Mengapa tidak dibuat CD interactive yang berisi sosok Muhammad dengan bahasa Perancis? Mengapa tidak segera berdiri 10 situs informasi tentang Islam dalam bahasa Perancis? Mengapa tidak segera terbit 30 buku tentang Muhammad SAW dalam bahasa Perancis? Mengapa tidak berdiri TV Islam di Perancis? Mengapa tidak segera dibuat film kolosal tentang sosok Muhammad SAW dengan bahasa Perancis? Betapa sayangnya, peluang bisnis itu kalau sampai tersia-siakan.

Kabar Gembira Dari Nabi Muhammad SAW

14 abad lampau, nabi Muhammd SAW pernah menyampaikan kabar gembira, yaitu umat Islam akan berhasil merebutdua pusat peradaban barat (Romawi). Pusat peradaban barat ada dua, yaitu Romawi Barat dan Romawi Timur.

Yang sudah direbut dan jatuh ke tangan umat Islam adalah pusat peradaban Romawi TImur, yaitu kota Konstantinopel. Sejak direbut oleh Sultan Muhammad Al-Fatih, hingga terakhir tahun 1924, kota ini telah menjadi pusat peradaban umat Islam dan menjadi ibu kota khilafah Turki Utsmani dan kemudian nama resminya adalah Istambul.

Tinggal satu lagi yang belum kesampaian, yaitu pusat peradaban Romawi Barat. Definitifnya adalah kota Roma saat ini, atau lebih tepatnya adalah Vatikan. Kota ini sudah dipastikan akan berhasil direbut umat Islam, bahkan akan menjadi pusat kekuatan umat, sebagaimana yang terjadi pada Konstantinopel.

Dr. Yusuf Al-Qaradawi mengatakan bahwa kalau Konstantinopel direbut dengan kekuatan militer, maka Vatikan dan Roma akan dikepung dengan menggunakan kekuatan media dan ilmu. Buku, majalah, situs internet, jurnal, jurnal, televisi dan semua bentuk media yang bisa menyampaikan informasi benar tentang Islam akan menjadi sarana Islamisasi di tempat itu. Dan kejadian-kejadian penghinaan kepada nabi Muhammad SAW itu, boleh jadi merupakan 'soft-launching' atas mulai bermunculannya media-media itu.

Dimulai dari segelintir orang menghina nabi Muhammad SAW, lalu bangsa yang tadinya tidak kenal nama Muhammad, kemudian jadi haus informasi. Mereka akan melakukan searching ke berbagai referensi. Mereka akan melahap habis semua buku, majalah, kajian, situs dan apapun yang terkait dengan nama Muhammad SAW. Dan semua itu adalah langkah awal dari kebangkitan Islam di Eropa jilid 2. Insya Allah.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Orang Tua Jualan Rokok
24 March 2007, 11:17 | Kontemporer > Fenomena sosial | 6.223 views
Kamus Al-Munjid
23 March 2007, 03:57 | Kontemporer > Misteri | 10.395 views
Khilaf Para Ulama
23 March 2007, 03:28 | Hadits > Penerapan hadits | 8.768 views
Arti dan Kedudukan Hadist Shahih terhadap AlQuran
23 March 2007, 02:37 | Hadits > Musthalah Hadits | 8.782 views
Ibnu Hajar dan Imam Nawawi Vs Bin Baz Tentang Hukum Isbal
22 March 2007, 14:42 | Hadits > Kitab Tokoh | 19.057 views
Menyandang Gelar Haji, Riya' atau Bukan?
22 March 2007, 04:10 | Kontemporer > Fenomena sosial | 6.831 views
Hukum Berniaga di Dalam Masjid
22 March 2007, 03:15 | Muamalat > Jual-beli | 7.939 views
Mengapa Rasulullah SAW Tidak Disebut 'almarhum'?
21 March 2007, 21:00 | Umum > Rosulullah | 7.510 views
Kartu Kredit, Haramkah?
21 March 2007, 07:53 | Muamalat > Kredit | 7.983 views
Doa untuk Orang yang Meninggal
21 March 2007, 01:40 | Aqidah > Alam Barzakh | 10.970 views
Pengertian Syubhat dan Perbedaan Dua Hadits
20 March 2007, 02:37 | Hadits > Syarah Hadits | 9.997 views
Nasib Mantan Musyrik
19 March 2007, 22:22 | Aqidah > Non muslim | 6.463 views
Wasiat Ayah yang Meninggal
19 March 2007, 21:52 | Mawaris > Masalah terkait waris | 6.268 views
Rukun Jual Beli dan yang Boleh Diperjualbelikan Dalam Syariah
17 March 2007, 06:38 | Muamalat > Jual-beli | 24.570 views
Muhadditsin Vs Fuqaha Dalam Hukum Musik
16 March 2007, 09:01 | Ushul Fiqih > Ulama | 10.240 views
Dalil Berambut Pendek dan Panjang
16 March 2007, 03:13 | Umum > Hukum | 5.854 views
Jual Jilbab Kecil (Tidak Syar'i) Hukumnya Apa?
16 March 2007, 02:57 | Muamalat > Jual-beli | 6.295 views
Hukum Menggarap Sawah Gadai
15 March 2007, 03:39 | Muamalat > Gadai | 7.043 views
Warisan untuk 3 Anak Laki dan 3 Anak Perempuan
15 March 2007, 02:31 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 9.766 views
Sejauh Mana Sudah Perjalanan Wahabi?!
14 March 2007, 23:45 | Aqidah > Aliran-aliran | 13.715 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,468,986 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

25-11-2020
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:41 | Ashar 15:06 | Maghrib 17:57 | Isya 19:09 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img