Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Akhir Waktu Mengerjakan Sholat Isya | rumahfiqih.com

Akhir Waktu Mengerjakan Sholat Isya

Tue 9 May 2006 07:09 | Shalat | 8.237 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalaamualaikum wr. wb.

Saya pernah membaca dalam sebuah buku bahwa akhir waktu mengerjakan sholat isya adalah pertengahan malam, dan tidak syah apabila dikerjakan setelah waktu tersebut. Bagaimana jika dalam perjalanan kita berangkat sebelum maghrib, kemudian kita niatkan jama' ta'khir, dan baru sampai di tujuan lewat tengah malam, syahkah sholat kita jika terjadi demikian, ustazd? Terima kasih atas jawabannya.

Wassalaamualaikum wr.wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kita memang mendapatkan beberapa dalil yang berbeda tentang panjangnya waktu untuk shalat Isya'. Sebagian dalil yang menyebutkan bahwa akhir waktu shalat Isya' adalah dengan masuknya waktu shubuh. Yaitu dengan terbitnya fajar shaqid di ufuk timur. Namun sebagian dalil lainnya seolah menyebutkan bahwa akhir waktu shalat Isya' adalah sepertiga malam atau tengah malam.

Dengan demikian, memang sejak dari dalilnya sudah ada kemungkinan besar terjadinya perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian dari mereka lebih cenderung kepada dalil yang pertama, sebagian lainnya cenderung kepada dalil yang kedua.

a. Pendapat Pertama

Pendapat pertama datang dari jumhur (mayoritas) ulama yang lebih cenderung untuk mengatakan batas akhir shalat Isya' hingga masuk waktu subuh. Dasarnya adalah ketetapan dari nash yang menyebutkan bahwa setiap waktu shalat itu memanjang dari berakhirnya waktu shalat sebelumnya hingga masuknya waktu shalat berikutnya.

Dari Ibni Umar ra. bahwa nabi SAW bersabda, "Syafaq itu adalah warna kemerahan, bila syafq itu sudah hilang, maka telah wajib shalat." (HR Ad-Darquthuny)

Dari Abi Qatadah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah tidur itu menjadi tafrith, namun tafrith itu bagi orang yang belum shalat hingga datang waktu shalat berikutnya." (HR Muslim)

Dengan pengecualian waktu shalat shubuh, di mana batas akhirnya bukan dengan masuknya waktu Zhuhur, melainkan dengan terbitnya fajar. Selebihnya semua waktu shalat berakhir dengan masuknya waktu shalat berikutnya.

b. Pendapat Kedua

Kelompok kedua lebih cenderung mengatakan bahwa waktu untuk shalat Isya' berakhir dengan masuknya 1/3 malam atau lewat tengah malam. Dalilnya ada beberapa, di antaranya hadits berikut ini:

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Seandainya aku tidak memberatkan umatku, aku perintahkan mereka untuk mengakhirkan/ menunda shalat Isya` hingga 1/3 malam atau setengahnya." (HR Ahmad, Ibnu Majah dan Tirmizy).

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah SAW menunda shalat Isya` hingga tengah malam, kemudian barulah beliau shalat. (HR Muttafaqun Alaihi).

Dari Ibnu Umar ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Waktu shalat Isya` hingga tengah malam." (HR Muslim dan Nasai)

Waktu Pilihan

Oleh para ulama dari jumhur, semua hadits yang menunjukkan akhir batas waktu shalat Isya yang hanya 1/3 atau 1/2 malam, tidak dipahami sebagai batas terakhir, melainkan sebagai waktu yang bersifat ikhtiyari, yakni pilihan.

Jadi bila seseorang shalat Isya' pada beberapa menit menjelang masuknya waktu shubuh, tetap sah dan masih dalam waktu yang dibenarkan. Namun hal itu bukan menjadi pilihan yang baik.

Walahu a'lam bishshawab. Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Hadits Nabawi = Hadits Qudsi?
9 May 2006, 05:21 | Hadits | 10.469 views
Mengenai Kalimat "Kekasih Allah", Apakah Termasuk Berlebihan?
8 May 2006, 03:51 | Umum | 5.108 views
Program Saving Plan (Dana Pensiun)
5 May 2006, 06:19 | Muamalat | 5.550 views
Kedudukan Qaul Shahabi dan Rukyatun Nabi
5 May 2006, 04:45 | Ushul Fiqih | 6.528 views
Kisah-kisah Israiliyat?
5 May 2006, 04:45 | Umum | 11.037 views
Apakah Harta Yang Dihibahkan Melebihi 1/3 Dari Total Harta Yang Dimiliki Itu, Sah Menurut Syariat Islam?
4 May 2006, 09:51 | Mawaris | 7.090 views
Bisakah Mengaji Lewat MP3 Player?
4 May 2006, 05:37 | Kontemporer | 4.535 views
Benarkah Rasulullah Terbuat dari Cahaya?
4 May 2006, 05:32 | Aqidah | 6.258 views
Masalah Bagi Hasil Sawah (Muzara'ah)
1 May 2006, 00:29 | Muamalat | 7.887 views
Operasi Face Off
1 May 2006, 00:23 | Kontemporer | 5.571 views
Bagaimana Hukumnya Marsmallow
28 April 2006, 07:39 | Kuliner | 6.286 views
Nyekar dengan Membawa Bunga
28 April 2006, 07:20 | Umum | 5.879 views
Shalat di Awal Waktu di Kendaraan atau diAkhir Waktu di Rumah, Mana yang Lebih Utama?
28 April 2006, 07:17 | Shalat | 5.508 views
Pilihan Menjama' Sholat atau Sholat di Kendaraan
27 April 2006, 06:36 | Shalat | 7.986 views
Senjata Pemusnah Massal (Senjata Nuklir, Biologi, Kimia)
27 April 2006, 04:08 | Kontemporer | 5.936 views
Mahram Muabbad dan Mahram Ghoiru Mauabbad
27 April 2006, 02:20 | Nikah | 40.148 views
Rumah Tusuk Sate
26 April 2006, 05:41 | Aqidah | 6.975 views
Menjamak Dua Salat Fardu
25 April 2006, 08:51 | Shalat | 5.256 views
Keutamaan Mengantar Jenazah dan Aturannya
25 April 2006, 03:29 | Umum | 6.217 views
Sistem Memberi Upah dalam Islam
23 April 2006, 06:22 | Muamalat | 5.354 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,373,111 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-9-2019
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:58 | Maghrib 17:52 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img