Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Jual Beli Online Haramkah? | rumahfiqih.com

Jual Beli Online Haramkah?

Fri 8 April 2016 04:09 | Muamalat | 9.545 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

1. Sekarang ini berdagang lewat internet sudah menjadi hal yang umum. Biasanya suatu situs menampilkan gambar barang yang akan dijualnya dan pembeli yang berminat diminta mentransfer sebesar harga jual barang. Akan tetapi apakah hal itu tidak bertentangan dengan syariat Islam yang melarang menjual barang yang tidak kelihatan aslinya? Untuk itu saya mohon penjelasan ustadz syarat-syarat yang harus dipenuhi agar berdagang lewat internet menjadi halal.

2. Saya juga ingin menanyakan halalkah kita menjual buku yang disegel plastik sehingga calon pembeli tidak bisa melihat isi buku dan hanya bisa melihat cover depan dan belakang? Bagaimana halnya dengan menjual CD berisi EBook/program yang juga bersegel plastik dan kovernya hanya berisi daftar isi?

Atas penjelasanya saya sampaikan terimakasih, Jazakumulloh.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Ahmad

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mari kita analogikan kasus yang anda tanyakan dengan jual beli buah-buahan. Apakah setiap kita membeli buah, misalnya durian atau mangga, harus semuanya dikupas dan dirasakan? Atau cukup sample saja?

Bagaimana kalau kita membeli telur ayam, haruskah kita pecahkan dulu telur-telur itu untuk mengetahui dengan pasti, kalau-kalau ada cacatnya?

Mengetahui detail dari barang yang akan dibeli memang hak konsumen, tetapi bukan berarti setiap jual beli mensyaratkan semua barang harus dibuka satu persatu sebelumnya.

Yang diharamkan adalah secara sengaja menyembunyikan cacat yang ada pada barang yang diperjual-belikan. Namun kalau penjual sudah menjamin bila ada barang yang rusak atau cacat akan diganti, tentu saja kita tidak diwajibkan untuk membuka kemasan tiap barang.

Apalagi biasanya pada pembungkus kemasannya sudah ada keterangan yang cukup tentang spesifikasi barang tersebut. Bahkan umumnya di beberapa toko buku, ada beberapa buku yang sengaja dijadikan sample biar bisa dibaca lembar demi lembar.

Adapun dalam jual beli jarak jauh termasuk yang online, memang agak sulit untuk menyediakan sample-nya. Tetapi biasanya, tetap ada jaminan bahwa bila barang yang diterima rusak atau cacat, penjual bersedia menggantinya. Selain itu justru banyak produk yang dijual secara online yang menyediakan daftar spesifikasi yang jauh lebih detail dan lengkap, ketimbang kita datang langsung ke counternya.

Misalnya barang elektronik, katakanlah tustel digital. Seringkali di toko yang menjual tustel digital itu tidak tersedia informasi yang lengkap. Bahkan kalau kita tanya penjualnya, mungkin malah kurang dalam informasinya. Tapi kalau kita buka situs yang menjual tustel itu secara online, kita malah mendapatkan spesifikasi dengan sangat lengkap dan berguna. Terkadang malah dengan fasilitas untuk mengkomparasikan beberapa produk sekaligus.

Hanya saja kekurangannya adalah harganya yang kurang kompromistis. Berbeda dengan datang langsung, biasanya penjual menyediakan ruang untuk menawar harga. Sehingga membeli secara online akan sedikit terasa lebih mahal, terutama pada jenis barang tertentu.

Tapi lepas dari kelebihan dan kekurangannya, pada prinsipnya jual beli barang secara online tetap halal, meski calon pembeli tidak sempat melihat langsung barangnya. Tetapi selama ada jaminan service, juga kesempatan untuk mengembalikan barang yang cacat, jual beli itu tetap diperbolehkan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hukum Menjual Dropshipping, Apakah Halal?
6 April 2016, 05:04 | Muamalat | 125.432 views
Islam Dituduh Haus Darah, Bagaimana Menjawabnya?
2 April 2016, 14:42 | Aqidah | 9.016 views
Shalat Belum Dikerjakan Terlanjur Haidh
24 March 2016, 17:00 | Wanita | 10.996 views
Apakah Anak Hasil Zina Dapat Warisan?
23 March 2016, 02:56 | Mawaris | 9.044 views
Benarkah Yang Dimakan Nabi Adam adalah Buah Khuldi?
22 March 2016, 06:01 | Aqidah | 9.569 views
Habis Wudhu, Mana Lebih Utama Dilap Atau Dibiarkan?
18 March 2016, 11:55 | Thaharah | 51.668 views
Mau Belanja Online Bolehkah Pinjam Kartu Kredit Milik Teman?
16 March 2016, 11:30 | Muamalat | 4.047 views
Catatan 8 Kali Gerhana di Masa Nabi SAW
10 March 2016, 00:01 | Umum | 3.693 views
Jakarta Mengalami Gerhana Cuma 88% Persen, Masihkah Disyariatkan Shalat Gerhana?
7 March 2016, 11:30 | Shalat | 7.834 views
Istilah Quran Yang Beda Antara Makna Harfiyah dan Maksudnya
1 March 2016, 11:00 | Quran | 5.080 views
LGBT : Operasi Ganti Kelamin, Haramkah?
15 February 2016, 10:23 | Kontemporer | 12.187 views
Bolehkah Uang Zakat Untuk Membangun Masjid dan Membiayai Dakwah?
13 February 2016, 06:10 | Zakat | 5.711 views
Mazhab Cuma Pendapat Manusia, Buang Saja Cukup Quran dan Sunnah
10 February 2016, 09:20 | Ushul Fiqih | 20.573 views
Bingung, Ini Hibah atau Wasiat?
15 December 2015, 04:52 | Mawaris | 9.805 views
Lima Sisi Kekuatan Pribadi Ulama Yang Dinantikan
14 December 2015, 08:52 | Ushul Fiqih | 9.015 views
Air Bekas Diminum Kucing, Najiskah?
11 December 2015, 10:44 | Thaharah | 10.374 views
Kedudukan Hadits Perpecahan Umat Jadi 73 Golongan
9 December 2015, 23:43 | Hadits | 14.173 views
Hukum Tinta Pemilu dan Air Wudhu
8 December 2015, 06:00 | Thaharah | 12.403 views
Telapak Kaki Perempuan Bukan Aurat?
7 December 2015, 03:21 | Wanita | 14.986 views
Gemar Berdakwah Tapi Tidak Menguasai Bahasa Arab
4 December 2015, 08:00 | Kontemporer | 8.584 views

TOTAL : 2.294 tanya-jawab | 22,897,799 views