Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Apa Prioritas Dakwah Dalam Islam yang Shahih? | rumahfiqih.com

Apa Prioritas Dakwah Dalam Islam yang Shahih?

Mon 28 May 2007 23:24 | Dakwah | 4.866 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikumwr wb,

Ada beberapa yangingin sy tanyakan:

Apakah prioritas dalam berdakwah harus selalu dari aqidah?, karena ada sebagian kaum musliminyangmenekankan aqidah, tetapi menafikan yang muslimin yang lain yang berbeda dalam menentukan prioritas da'wahnya?

Syukron katsir,

Wass

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau kita bicara aqidah dalam kaitannya dengan langkah dan strategi dakwah, barangkali yang lebih tepatnya bukan prioritas atau mana yang harus didahulukan, tetapi aqidah adalah landasan yang perlu dibangun dengan baik dan kokoh. Sedangkan mana yang harus didahulukan untuk awalnya, kita sesuaikan dengan kebutuhan real di lapangan.

Misalnya, orang yang sedang ditimpa bencana alam dan rumahnya roboh, masak sih kita ceramahi tentang bahaya syirik? Tentu dakwah untuk mereka kita mulai dari memberi bantuan berupa makanan, pakaian bersih, rumah tempat tinggal, pengobatan gratis dan seterusnya.

Preman insyaf yang tidak punya penghasilan halal, perlu kita carikan pekerjaan halal yang mampu dikerjakannya. Itu lebih utama untuk kita perioritaskan ketimbang kita membahas bab-bab yang membatalkan syahadat. Buat apa bicara tentang syahadat secara panjang dan lebar, sementara kebutuhan hidupnya senin kamis dan teman-teman premannya menawarkan bisnis barang haram?

Petani miskin yang setiap hari dimiskinkan oleh sistem, panennya gagal diserang hama, hartanya habis dilahap rentenir, tentu perlu diberikan jalan keluar yang tepat ketimbang kita tatar dengan materi rububiyatullah, uluhiyatullah serta asma' wa shifat.

Jadi dakwah itu seharusnya memberi solusi dunia dan akhirat. Bukan hanya urusan aqidah semata. Meski aqidah itu merupakan landasan yang penting untuk dibangun secara kokoh, namun bukan berarti pintu gerbang utama dakwah itu harus selalu aqidah dan aqidah saja.

Bahkan boleh jadi jendela pertama kita menjalin hubungan kontak dengan objek dakwah lewat hal-hal yang sepele, misalnya kebetulan kepada teman yang punya hobi sama, atau kebetulan jadi rekan dagang dan bisnis, atau kebetulan langganan cukur rambut di pengkolan jalan.

Pembicaraan tidak harus selalu dimulai dari tema berat tentang aqidah, tetapi dari tema apa saja, syukur-syukur yang bisa memberi solusi nyata dan instan.

Akan tetapi kita tidak menafikan bahwa untuk membangun pribadi muslim yang baik, sisi aqidah perlu dibenahi secara baik. Namun tetap ada kisi-kisinya, sehingga kita masih bisa membedah lagi, pada bagian mana dari aqidah itu yang perlu ditekankan. Mana yang harus didahulukan dan mana yang masih mungkin terjadi beda pendapat.

Mengingat tidak semua materi dan point-point aqidah menjadi batas iman dan kufur, ada sebagian dari materi yang sebenarnya termasuk aqidah, namun tidak mengurangi nilai iman atau menambahinya. Seperti nama-nama surga dan neraka, meski termasuk bagian aqidah, tetapi bila ada orang yang tidak hafal nama-nama itu, tidak mengurangi nilai aqidahnya. Demikian juga dengan nama-nama malaikat, nabi dan seterusnya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Bulu atau Kotoran Anjing Sama Seperti Liur Anjing
27 May 2007, 23:36 | Thaharah | 6.010 views
Pak Ustadz Mazhabnya Apa?
27 May 2007, 10:01 | Ushul Fiqih | 7.392 views
Ibnu Arabi dan Islam Liberal
26 May 2007, 12:31 | Aqidah | 6.136 views
Apakah Kami Perlu Akad Nikah Ulang?
24 May 2007, 23:57 | Nikah | 6.471 views
Tinggal di Bandung Kerja di Jakarta, Bisakah Shalat Safar?
23 May 2007, 23:36 | Shalat | 5.048 views
Apakah Aplikasi Qur'an Pada Ponsel Termasuk Mushaf?
23 May 2007, 00:44 | Quran | 7.338 views
Mohon Saran Belajar Ilmu Agama
22 May 2007, 00:16 | Dakwah | 6.204 views
Al-Quran Diturunkan dengan 7 Huruf?
21 May 2007, 23:18 | Quran | 7.199 views
Wudhu' yang Wajib dan yang Sunnah
21 May 2007, 22:30 | Thaharah | 8.109 views
Khilafiyah, Bukankah Kebenaran Hanya Satu?
19 May 2007, 22:16 | Ushul Fiqih | 6.422 views
Suami Wafat Meninggalkan 1 Isteri, 3 Anak Laki dan 2 Anak Perempuan
18 May 2007, 21:38 | Mawaris | 5.069 views
Ayat yang Sekilas Bertentangan
16 May 2007, 23:41 | Quran | 5.131 views
Al-Fatihah Dalam Shalat
16 May 2007, 23:19 | Shalat | 5.953 views
Nabi Muhammad Buta Huruf
16 May 2007, 03:00 | Quran | 5.786 views
Ritual Pasca Meninggal Dunia
16 May 2007, 02:58 | Umum | 7.010 views
Kuburan di Depan Masjid
14 May 2007, 21:42 | Aqidah | 7.166 views
Ayah Menghibahkan 100% Hartanya kepada Ibu
14 May 2007, 21:05 | Mawaris | 5.003 views
Multi Level Marketing: Antara Halal dan Haram
13 May 2007, 23:18 | Muamalat | 6.566 views
Berapa Nishab Zakat Profesi?
13 May 2007, 22:21 | Zakat | 10.091 views
Al-Quran VS Shahih Muslim Dalam Basmalah
13 May 2007, 22:19 | Quran | 6.648 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,751,893 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img