Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Jamaah Menimbulkan Perpecahan? | rumahfiqih.com

Jamaah Menimbulkan Perpecahan?

Wed 24 September 2014 10:55 | Dakwah | 8.069 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu alaikum

Ustad... Sekarang ini banyak kelompok-kelompok Islam yang muncul di tengah-tengah kaum muslimin, apakah adanya jamaah/kelompok tersebut akan memecah umat, dan bagaimana menyikapi hal ini?

Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Adanya banyak jamaah saat ini di tengah umat Islam adalah perkara yang tidak bisa dipungkiri. Juga tidak perlu ditangisi karena belum tentu banyaknya jamaah itu cerminan dari perpecahan umat Islam.

Sebab kalau kita telaah lebih dalam, tiap jamaah baik itu ormas, orsospol atau apapun jenis dan tipenya, punya latar belakang tersendiri yang membuat jamaah itu harus terbentuk. Dan sangat boleh jadi, pendirian jamaah itu untuk masa dan waktu tertentu, setidaknya untuk momen itu, terasa sangat pas dan memang nyata dibutuhkan.

Silahkan baca sejarah bagaimana Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad dan ormas lainnya, kita akan tahu bagaimana situasi di masa itu. Dan seandainya kita hidup di masa itu serta berada di dalam situasi yang sama, tentu kita akan mendukungnya.

Kapasitas Pendiri dan Pemimpin

Selain masalah sejarah, terbentuknya suatu jamaah juga sangat dipengaruhi oleh kapasitas pendirinya.Ulama semacam Muhammad bin Abdil Wahhab tentu berbeda kapasitasnya dengan tokoh semisal Hasan Al-Banna, atau dengan An-Nabhani, M. Natsir, Hasyim Asyari, Ahmad Dahlan dan seterusnya.

Masing-masing punya talenta dan kecenderungan yang khas, sehingga bentuk jamaah karya mereka punya spesifikasi yang unik dan khas.

Al-Banna adalah seorang ustadz yang peduli dengan pembinaan ruhiyah, amaliyah dan fikriyah. Berbeda dengan M Natsir yang lebih dikenal sebagai idoelog dan politikus. Ahmad Dahlan adalah seorang saudagar yang peduli dengan peningkatan taraf kesejahteraan umat Islam. Tentu sangat berbeda dengan karakter Muhammad bin Abdul Wahhab yang seorang tokoh pembersih syirik dari tubuh umat.

Kapasitas, talenta, gaya, pendekatan serta wacana yang mereka kembangkan tidak sama, meski tidak harus selalu berbenturan.

Kesedihan

Yang perlu kita sedihkan hari ini bukan adanya banyak jamaah, akan tetapi kekurang-dewasaan orang-orang yang mengatas-namakan dirinya sebagai murid, atau pendukung jamaah itu yang cenderung bersikap negatif.

Misalnya, mereka saling mencaci dengan sesama umat Islam, menjelekkan semua jamaah lain yang bukan jamaahnya. Entah dengan cara menuduh sebagai ahli bid'ah, atau hinaan semacam kelompok tradisional, kampungan, sarang maksiat, biang bid'ah, oprtunis dan tuduhan-tuduhan lain yang tidak berdasar.

Semua itu tidak ditujukan kepada lawan, tetapi ibarat senjata yang ditodongkan di hidung saudara-saudara sendiri. Sikap seperti ini jelas perlu kita jadikan bahan kesedihan, kalau sampai terjadi.

Sebab para pendiri jamaah tentunya tidak pernah membenarkan sikap seperti ini. Karena tujuan mereka mendirikan jamaah bukan buat umat saling berbaku-hina, namun untuk menjadi salah satu saham yang bisa memperkuat tubuh umat Islam secara keseluruhan. Sandainya para pendiri itu hidup lagi dan melihat wajah kita yang telah tercoreng dengan dosa, tentu mereka akan memarahi kita. Sebab dengan sikap kekanak-kanakan ini, kita sebenarnya telah menghancurkan apa yang telah mereka bangun sebelumnya

Yang Perlu Kita Lakukan

Saat ini yang diminta dari kita adalah duduk bersama dengan semua saudara kita dari semua lapisan. Tujuannya untuk mencari titik temu dan kesamaan yang sebenarnya terlalu banyak. Sedangkan titik perbedaan sebenarnya pasti ada, namun jumlahnya sangat sedikit. Tetapi lebih banyak titik persamaan dari pada titik perbedaan.

Sayangnya, syetan telah berhasil menguasai hati-hati kita, sehingga titik perbedaan yang sebenarnya sangat sedikit, justru nampak sangat besar di mata kita. Sedangkan titik-titik persamaan kita, tidak nampak di mata. Persis seperti janji Iblis saat dilaknat Allah.

dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka, lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka, lalu benar-benar mereka merubahnya." Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.(QS. An-Nisa': 119)

Semoga Allah SWT menyatukan hati kita dan membuatnya selalu berprasangka baik kepada sesama umat Islam, Amein.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bolehkah Memakai Aksesori Yang Terbuat Dari Kulit Ular atau Buaya?
23 September 2014, 10:55 | Thaharah | 17.592 views
Hakekat dari Hak Cipta
20 September 2014, 04:22 | Muamalat | 9.767 views
Mana yang Lebih Utama, Naik Haji atau Menyantuni Anak Miskin?
19 September 2014, 15:12 | Haji | 11.005 views
Di Luar Negeri Hanya 7 yang Muslim, Shalat Jumatnya Bagaimana?
18 September 2014, 20:00 | Shalat | 9.921 views
Haramkah Barang Temuan
17 September 2014, 18:25 | Kontemporer | 24.271 views
Benarkah Keshahihan Shahih Hanya Sebuah Produk Ijtihad?
16 September 2014, 05:45 | Hadits | 51.954 views
Dalam Penyembelihan Syar'i, Urat Mana Saja Yang Harus Putus?
14 September 2014, 07:50 | Qurban Aqiqah | 22.844 views
Adab dan Etika Ketika Berjima
13 September 2014, 14:23 | Nikah | 44.132 views
Apakah Mengadzankan Bayi Bid
12 September 2014, 11:00 | Kontemporer | 193.590 views
Mensiasati Pembagian Waris Biar Yang Diterima Anak Laki dan Wanita Sama
11 September 2014, 07:35 | Mawaris | 11.151 views
Bolehkah Menjadikan Jeddah Sebagai Miqat?
9 September 2014, 19:35 | Haji | 20.768 views
Bolehkah Tiap Tahun Pergi Haji?
6 September 2014, 15:40 | Haji | 10.102 views
Benarkah Tidak Semua Jenis Harta Wajib Dizakatkan?
5 September 2014, 09:20 | Zakat | 13.510 views
Bolehkah Kita Bertransaksi Dengan Cara Lelang?
4 September 2014, 10:22 | Muamalat | 25.826 views
Etika dan Batasan Dalam Berbeda Pendapat
3 September 2014, 10:35 | Ushul Fiqih | 9.950 views
Apakah Uang Santunan Kematian Harus Dibagi Waris?
2 September 2014, 05:06 | Mawaris | 19.797 views
Benarkah Dalam Islam Suami Istri Punya Harta Sendiri-sendiri
1 September 2014, 10:44 | Nikah | 54.655 views
Bolehkah 7 Orang Patungan Sapi Dengan Niat Berbeda-beda?
30 August 2014, 04:30 | Qurban Aqiqah | 11.924 views
Haramkah Mengkornetkan Daging Qurban?
29 August 2014, 06:30 | Qurban Aqiqah | 8.637 views
Orang yang Gugur dari Mendapat Warisan
28 August 2014, 10:40 | Mawaris | 16.864 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 30,363,013 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema