Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Menyembelih Aqiqah untuk Diri Sendiri, Boleh Apa Tidak? | rumahfiqih.com

Menyembelih Aqiqah untuk Diri Sendiri, Boleh Apa Tidak?

Thu 5 February 2015 06:05 | Qurban Aqiqah | 10.263 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum. Wr. Wb

Yth Bp Ustadz,

Saya wanita sudah berkeluarga. Waktu saya lahir orang tua saya tidak mengaqiqahkan kami anak-anaknya krn ketidakmampuanEkonomi.

Saat ini saya mampu membeli 1 kambing untuk aqiqah saya, tapi yang jadi pertanyaan saya, apakah dalam peraturan Islam diperbolehkan anak mengaqiqah dirinya sendiri?

Informasi dari orang-orang, aqiqah kewajiban orang tua sebagai rasa syukur diberikan rezeki yaitu anak, jadi tidak dapat anak mengaqiqah dirinya sendiri, harus orang tua tapi sampai saat inipun orangtua saya blm ada keinginan untuk mengaqiqah.

Jadi bagaimana jalan keluar untuk saya Bp Ustadz krn mengantung aqiqah saya ini sudah cukup lama. Terima kasih sblmnya atas pencerahanyangdiberikan ke saya.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Apa yang menjadi kebingungan anda memang wajar, yaitu apakah boleh seseorang menyembelih hewan aqiqah untuk dirinya sendiri. Di satu sisi, ada pendapat yang mengatakan bahwa penyembelihan itu hanya disyariatkan untuk orang tua, sehingga si anak malah tidak perlu melakukannya. Namun di sisi lain, ada pendapat yang mengatakan tidak mengapa bila seorang anak melakukan untuk dirinya sendiri.

Jadi setidaknya ada dua pendapat dalam hal ini, di mana para ulama, yang levelnya sudah sampai ke tingkat mujtahid betulan, masih berbeda pendapat. Kalau kita buka kitab fiqih, maka kita akan mendapatkan rincian perbedaan pendapat itu.

Pendapat Pertama: Boleh Dilakukan

Ar-Rafi'i, ulama dari kalangan mazhab Asy-yafi'iyah mengatakan apabila seseorang mengakhirkan dari menyembelihkan aqiqah untuk anaknya hingga anaknya telah baligh, maka telah gugurlah kesunnahan dari ibadah itu.
Namun bila anak itu sendiri yang berkeinginan untuk melakukan penyembelihan aqiqah bagi dirinya sendiri, tidak mengapa.

Muhammad ibn Sirin berkata, "Seandainya saya tahu bahwa saya belum disembelihkan aqiqah, maka saya akan melakukannya sendiri."

Al-Qaffal, salah seorang dari fuqaha mazhab Asy-Syafi'iyah juga memilih hal yang sama. Silahkan rujuk kitab Syarah Al-Asqalani li Shahih Al-Bukhari jilid 9 halaman 594-595.

'Atha' dan Al-Hasan berkata bahwa seseorang tidak mengapa bila melakukan penyembelihan aqiqah untuk dirinya sendiri, sebab dirinya menjadi jaminan (rahn).

Pendapat Kedua: Tidak Perlu

Ketika Al-Imam Ahmad bin Hanbal ditanya tentang masalah ini, yaitu bolehkah seseorang melakukan penyembelihan aqiqah untuk dirinya sendiri, lantaran dahulu orang tuanya tidak melakukan untuknya, beliau menjawab bahwa tidak perlu dilakukan hal itu.

Alasannya, karena syariat aqiqah itu berada di pundak orang tuanya, bukan berada di pundak si anak.

Salah satu ulama pengikut mazhab Hanbali, Ibnu Qudamah berkata, "Menurut kami, penyembelihan itu disyariatkan sebagai beban bagi orang tua dan orang lain tidak dibebankan untuk melakukannya, seperti shadaqah fithr. (rujuk kitab Al-Mughni jilid 8 halaman 646).

Jadi kesimpulannya, silahkan saja bila anda merasa ingin menyembelih hewan aqiqah untuk diri anda sendiri. Tidak masalah kalau memang ada rezekinya, asal tidak dipaksakan. Sebab hal itu ada dasarnya, setidaknya didukung oleh beberapa ulama.

Akan tetapi anda harus maklum dengan perkataan orang lain yang tidak setuju dengan sikap seperti itu. Karena memang ada mazhab Ahmad bin Hanbal yang agaknya kurang sepakat dengan pendapat itu.

Toh, keduanya hanyalah ijtihad yang nilai kebenarannya tidak pernah sampai ke level mutlak. Jadi kita boleh saling berbeda pendapat dengan cara yang beradab, santun, wajar, dan tetap menjaga nilai-nilai ukhuwah.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Aqiqah Bukan Hari Ketujuh, Sah Apa Tidak?
4 February 2015, 04:00 | Qurban Aqiqah | 8.856 views
Hukum Memakan Hewan Yang Mati Oleh Hewan Pemburu
3 February 2015, 10:43 | Kuliner | 17.453 views
Pernah Mengolok-olok Ayat Al-Quran, Apakah Diterima Taubatnya?
1 February 2015, 18:00 | Aqidah | 6.536 views
Vonis Murtad dan Mahkamah Syari'ah
28 January 2015, 08:24 | Jinayat | 6.916 views
Murtad : Hukuman Dan Konsekuensinya
27 January 2015, 10:21 | Jinayat | 8.948 views
Tiga Jenis Penyebab Murtadnya Seorang Muslim
26 January 2015, 09:19 | Aqidah | 35.599 views
Apakah Penyihir Itu Kafir Dan Wajib Dihukum Mati?
25 January 2015, 08:22 | Jinayat | 6.737 views
Menjual Makanan Tidak Ada Label Halal
23 January 2015, 08:15 | Kuliner | 8.170 views
Mengapa Inovasi dan Perluasan Zakat Modern Ditolak?
22 January 2015, 02:00 | Zakat | 6.385 views
Tujuh Wanita Yang Jadi Mahram Karena Sebab Persusuan
20 January 2015, 02:22 | Nikah | 6.503 views
Batalkah Wudhu Kita Bila Makan Daging Unta?
19 January 2015, 04:19 | Thaharah | 8.023 views
Sepuluh Kriteria Yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Memilih Istri
18 January 2015, 04:37 | Nikah | 28.633 views
Bolehkah Melihat Langsung Calon Istri Dan Bagaimana Teknisnya?
17 January 2015, 16:00 | Nikah | 13.282 views
Apakah Shalat Harus Pakai Sutrah?
16 January 2015, 18:00 | Shalat | 24.569 views
Haruskah Mata Kaki Jamaah Saling Menempel Sepanjang Shalat?
15 January 2015, 09:06 | Shalat | 23.426 views
Manusia Berasal dari Kera?
14 January 2015, 08:40 | Aqidah | 22.053 views
Menjama' Shalat Karena Hujan, Bolehkah?
13 January 2015, 06:15 | Shalat | 9.066 views
Membersihkan Diri dengan Kertas Toilet
12 January 2015, 03:59 | Thaharah | 8.990 views
Apakah Isteri Kedua Dapat Warisan?
11 January 2015, 03:31 | Mawaris | 7.235 views
Shalat Fardhu di Atas Kendaraan, Apakah Sah Hukumnya?
10 January 2015, 06:04 | Shalat | 14.411 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 29,324,671 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema