Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Puasa Jumat Dalam Puasa Dawud | rumahfiqih.com

Puasa Jumat Dalam Puasa Dawud

Mon 18 February 2008 22:34 | Puasa | 6.742 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr wb

Ustadz yth

Saya saat ini menjalankan puasa sunnah dawud. Lantas bagaimana kalau pas hari jumat nya? Sedangkan katanya puasa hari jumat makruh hukumnya?

Untuk sholat tahajud itu kalau rakaatnya dua-dua, kalau untuk sebelas rakaat apa sholat dua rakaat kali lima kmd satu rakaat untuk witir ustadz. makhlum ustadz saya masih dangkal sekali ilmu Islamnya.jzk atas jwbnya

Wassalamu'alaikum wr wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebenarnya para ulama tidak mengatakan bahwa pengkhususan puasa sunnah di hari Jumat sebagai puasa yang haram. Para ulama lebih tepatnya mengatakan makruh, bukan haram.

Yang dimakruhkan dalam puasa di hari Jumat adalah pengkhususan hari itu untuk puasa sunnah. Dan itupun bila tanpa dibarengi atau diiringi dengan rangkaian puasa lainnya.

Tapi kalau ada barengannya, misalnya hari Kamis atau hari Sabtu, juga dilakukan puasa sunnah, maka tidak dikatakan bahwa hari Jumat itu 'sendirian'. Karena ada barengannya.

Dan menurut hemat kami, ketika seseorang menjalani puasa sunnah sebagaimana puasa Nabi Daud 'alaihissalam, maka ketika puasa itu jatuh di hari Jumat, juga tidak bisa dikatakan puasa sunnah di hari Jumat sendirian.

Dan demikian juga ketika seseorang bernadzar untuk puasa satu hari keesokan harinya apabila pada hari itu mendapatkan apa yang dicita-citakan. Misalnya seseorang bernadzar begini, "Kalau suatu hari saya diterima jadi pegawai, maka keesokan harinya saya akan puasa sunnah satu hari." Kalau kebetulan pengumuman kelulusannya di hari Kamis, mau tidak mau keesokan harinya harus puasa sehari, meski pun jatuhnya hari Jumat.

Kok boleh?

Boleh, karena niatnya bukan semata-mata mau mengkhususkan hari jumat untuk puasa sunnah. Sebenarnya larangan atau kemakruhan puasa khusus pada hari Jumat adalah bila seseorang secara sengaja berniat untuk mengkhususkan hari Jumat sebagai hari puasa sunnah.

Dalil atas makruh atau haramnya puasa khusus di hari Jumat adalah sabda Rasulullah SAW berikut ini:

Janganlah kalian khususkan hari Jum’at dengan berpuasa, dan tidaklah pula malamnya untuk ditegakkan (shalat)”. (HR Muslim, Kitabus Shiam Bab Makruhnya Puasa Khusus di Hari Jum’at 1144).

Kalau kita baca fatwa Syeikh Al-'Utsaimin, di antara hikmah kenapa ada larangan pengkhususan hari Jum’at untuk berpuasa, ada beberapa hal:

Pertama, hari Jum’atmerupakan salah satu hari raya dari tiga hari raya yang disyari’atkan. Dan sebagaimana kita ketahui bahwa di dalam Islam terdapat tiga hari raya: Hari raya Idul Fitri setelah Ramadhan, Hari Raya Idul Adhha, dan hari raya mingguan yaitu hari Jum’at.

Kedua: Selain itu hari Jum’at adalah hari di mana sudah sepantasnya bagi seorang laki-laki mengedepankan shalat Jum’at pada hari itu, menyibukkan diri dengan doa, dan berdzikir karena hari Jum’at ini serupa dengan hari Arafah yang tidak disyaratkan bagi jama’ah haji untuk berpuasa pada hari Arafah itu. Hal ini karena dia sibuk dengan doa dan dzikir.

Shalat Malam Dua Rakaat Dua Rakaat

Yang paling afdhal dalam melaksanakan shalat malam, berapapun jumlah rakaatnya, hendaknya dilakukan dengan dua rakaat lalu salam. Kemudian mulai lagi shalat yang baru, tentu dengan dua rakaat dan salam. Begitulah seterusnya sampai berapa pun jumlah bilangan rakaatnya. Terkahir baru ditutup dengan shalat witir, baik satu rakaat atau pun tiga rakat menurut sebagian ulama.

Hal itu berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang menjawab pertanyaan seseorang yang bertanya tentang tata cara shalat malam.

DariIbnu Umar radhiyallah 'anhu, "Seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah SAW tentang salat malam. Beliau menjawab, "Salat malam itu dua rakaat dua rakaat. Apabila salah seorang dari kalian khawatir akan masuk waktu salat Subuh, maka hendaklah ia salat witir satu rakaat untuk mengganjilkan salat sebelumnya. (HR Muslim)

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Ayam POP Restoran Padang Direndam Alkohol?
18 February 2008, 00:58 | Kuliner | 6.468 views
Benarkah Tidak Semua Yahudi Menuhankan Uzair?
17 February 2008, 10:08 | Aqidah | 9.407 views
Perbedaan Pendapat dan Persatuan
16 February 2008, 07:12 | Shalat | 7.154 views
Manfaat Latihan Vs Fatwa Tentang Yoga
15 February 2008, 21:37 | Umum | 5.733 views
Baru Masuk Islam Lantas Meninggal Dunia...
14 February 2008, 23:46 | Aqidah | 7.231 views
Halalkah Arak yang Dipakai Dalam Makanan?
14 February 2008, 21:32 | Kuliner | 5.992 views
Melarang Anak Merayakan Valentine
14 February 2008, 01:16 | Kontemporer | 5.182 views
Makan Malam di Perayaan Malam Natal
13 February 2008, 23:50 | Aqidah | 5.568 views
Mu'jizat Masa Kini Tanda Kiamat Sudah Dekat, Bagaimana Kita Menyikapinya?
13 February 2008, 09:57 | Aqidah | 6.838 views
Kiblat Musholla Menyimpang 15 Derajat
13 February 2008, 02:36 | Shalat | 5.622 views
Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam
12 February 2008, 23:01 | Kontemporer | 5.832 views
Sahkah Nikah Bila Suami Berbohong Tentang Statusnya yang Sudah Beristri?
12 February 2008, 02:52 | Nikah | 9.332 views
Menikah Dalam Keadaan Hamil
10 February 2008, 20:12 | Nikah | 10.667 views
Secara Syar'i Apakah JIL Dapat Dikategorikan Kafir?
9 February 2008, 00:10 | Aqidah | 6.969 views
Pembagian Warisan
8 February 2008, 23:44 | Mawaris | 5.162 views
Sejarah Abu Hanifah dan Mazhabnya
8 February 2008, 00:20 | Ushul Fiqih | 9.324 views
Kapan Seorang Dibilang Kafir?
6 February 2008, 03:24 | Aqidah | 6.495 views
Wirid Rabithah Apa Bisa Menyatukan Dua Hati yang Bermusuhan?
6 February 2008, 02:35 | Umum | 19.689 views
Zakat ke Orang Tua
5 February 2008, 03:12 | Zakat | 7.336 views
Rajin Baca Al-Quran Tapi Tidak Mengamalkannya
5 February 2008, 02:50 | Quran | 14.088 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,340,425 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-9-2019
Subuh 04:28 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img