Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Harta Pemberian Orang Tua | rumahfiqih.com

Harta Pemberian Orang Tua

Thu 10 April 2008 23:15 | Mawaris | 5.852 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'Alaikum,

Pak Ustad, Ayah saya memberikan kepada saya sebidang tanah 120 m berikut rumah, tidak terlalu besar namun nyaman dan asri. Waktu itu status saya janda dengan anak laki-laki 1 orang. Sekarang saya sudah menikah lagi dengan seorang pria bujangan (belum dikaruniai anak ).

Yang ingin saya tanyakan adalah, "Apabila saya meninggal terlebih dahulu, bolehkah anak laki-laki saya mendapatkanrumah tersebut?"

"Apabila di kemudian hari, suami saya memiliki harta kemudian suami meninggal terlebih dahulu dan tidak memiliki anak, bagaimana cara pembagian harta peninggalan suami?"

Terima kasih banyak atas perhatian dan jawabannya. Wassalam.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Apabila anda meninggal dunia, maka yang akan jadi ahli waris anda adalah:

1. Suami Anda

Sebagai suami, beliau akan mendapat harta warisan dari diri anda dengan nilai 1/4 bagian dari total semua harta anda. Sebenarnya bila anda tidak punya anak kandung, suami anda punya yang lebih besar lagi, yaitu 1/2 (50%) dari total harta anda.

2. Ayah anda dan ibu anda

Tentunya hanya bila keduanya masih hidup saat suami anda meninggal dunia. Masing-masing akan mendapat 1/6 dari total harta yang suami Anda tinggalkan. Tapi kalau keduanya sudah meninggal ketika suami anda meninggal, jatah mereka hangus.

3. Anak Laki-laki Anda

Yang dimaksud dengan anak Anda adalah anak yang anda lahirkan sendiri, bukan anak suami anda. Anak suami anda justru tidak akan mendapat warisan dari diri anda. Tapi nanti dia akan mendapat warisan dari ayahnya.

Nilainya adalah sisa dari yang telah sebelumnya diambil oleh Anda dan ayah ibu suami anda, kalau memang keduanya ada (masih hidup). Tapi kalau keduanya sudah tidak ada, berarti anak laki-laki anda akan mendapat 3/4 harta anda.

Bila Suami Meninggal Dunia

Dan apabila suami Anda yang meninggal dunia, maka ahli warisnya tidak jauh beda dengan Anda, tapi dilihat dari sudut pandang suami Anda.

1. Anda sebagai isteri

Sebagai isterinya, anda pasti mendapat hak waris. Besarnya 1/4 bagian dari total harta pribadi suami. Kok anda mendapat 1/4?

Karena suami anda itu tidak punya anak dari dirinya sendiri. Anak anda kan itu anak Anda dengan suami anda terdahulu, bukan dari suami yang sekarang.

Jadi hitungannya, suami anda itu sebenarnya tidak punya anak. Maka orang yang tidak punya anak sebagai ahli waris, isterinya akan mendpat 1/4 bagian.

Tapi anak anda sendiri justru tidak akan mendapat warisan dari suami anda. Karena anak itu bukan anak suami anda.Alasannya, sebagai 'orang lain' dia bukan ahli waris.

2. Ayah dan Ibu dari suami anda

Ketentuannya sama dengan di atas, bila keduanya masih hidup saat suami anda meninggal dunia. Masing-masing akan mendapat 1/6 dari total harta yang suami Anda tinggalkan. Tapi kalau keduanya sudah meninggal ketika suami anda meninggal, jatah mereka hangus.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum waramatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hadits Pejabat yang Menerima Hadiah
10 April 2008, 01:48 | Hadits | 9.610 views
Film Islami yang Sesuai Syariat Islam
8 April 2008, 22:51 | Umum | 7.921 views
Warisan-Anak Meninggal Duluan
8 April 2008, 22:50 | Mawaris | 6.099 views
Menolak Ijab Kabul Pacar yang Dinikahkan dengan Orang Lain
8 April 2008, 21:47 | Nikah | 6.235 views
Apa yang Harus Kita Lakukan dengan Film Fitna?
7 April 2008, 20:04 | Umum | 5.384 views
Foto Syur Artis Indonesia di Kolam Renang
7 April 2008, 19:26 | Kontemporer | 12.218 views
Keutamaan Shalat Jama'ah
4 April 2008, 01:02 | Shalat | 7.079 views
Apakah MTQ Bid'ah?
4 April 2008, 00:48 | Quran | 14.217 views
Mau Belajar di LIPIA Jakarta
3 April 2008, 02:45 | Dakwah | 26.131 views
Penebus untuk Siksa Kubur
2 April 2008, 22:34 | Aqidah | 8.739 views
Fenomena Bencong di Teve
2 April 2008, 00:02 | Kontemporer | 6.882 views
Berdakwah Melalui Parpol Tidak Syar'i?
31 March 2008, 23:03 | Negara | 6.037 views
Shalat Jumat Bagi Wanita
31 March 2008, 00:39 | Shalat | 8.079 views
Baru Ketahuan Sudah Hamil Duluan Setelah Dinikahkan
28 March 2008, 00:32 | Nikah | 10.648 views
Apa yang Harus Dilakukan Kalau Nanti Saya Sudah Masuk Islam?
27 March 2008, 22:58 | Aqidah | 8.860 views
Tanpa Nabi Muhammad Dunia Tidak Tercipta?
27 March 2008, 02:14 | Hadits | 28.760 views
Zakat untuk Pembangunan Masjid
26 March 2008, 21:39 | Zakat | 7.259 views
Haramkah Menikah dengan Orang Ahmadiyah
26 March 2008, 02:02 | Aqidah | 7.456 views
Dapat Fee dari Penjual
26 March 2008, 02:01 | Muamalat | 5.645 views
Madzhab Hanafi Mengakui Ada Nabi Setelah Muhammad?
23 March 2008, 22:39 | Aqidah | 8.591 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 39,095,792 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

6-12-2019
Subuh 04:06 | Zhuhur 11:45 | Ashar 15:12 | Maghrib 18:02 | Isya 19:15 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img