Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Apakah Pembagian Waris di Keluarga Saya Bisa Dibenarkan? | rumahfiqih.com

Apakah Pembagian Waris di Keluarga Saya Bisa Dibenarkan?

Sun 1 June 2008 23:10 | Mawaris | 7.178 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assallamu 'alaikum Wr. Wb

Ustadz, saya mau bertanya, saya punya masalah, kedua orang tua saya sudah wafat, ayah 2 tahun lalu, ibu 4 tahun lalu dan meninggalkan warisan sebuah rumah. kami semua 7 bersaudara 5 perempuan, 2 laki-laki.

Saya anak terakhir (laki-laki ) semua sudah berkeluarga kecuali kakak saya (perempuan/ anak ke 6 ).

Setelah diadakan musyawarah bersama disepakati rumah tersebut di beli saya sebagai anak terakhir yang sekarang menempati rumah tersebut. Kakak saya semua sudah punya rumah sendiri. Keputusan saat itu rumah dan tanah dihargai 40 juta.

Kemudian dibagi adil tanpa membedakan laki-laki dan perempuan jatah 40 juta dibagi 7, jadi semua dapat 5, 7 juta. Sehingga saya memberikan uang 5, 7 juta ke semua kakak saya.

Dan rumah tersebut sekarang sudah saya rehab, dan sudah saya buat sertifikat karena dari dulu peninggalan orang tua belum ada sertifikat. Dan saya tinggal bersama isteri dan kakak saya yang belum menikah.

Setelah perjanjian berjalan 2 tahun, kakak saya yang belum nikah menggugat dan minta merevisi perjanjian yang dulu. Dengan alasan tidak ikhlas rumah peninggalan ortu di atas-namakan saya. Karena kalau saya meninggal nantinya harta warisan tersebut bisa jatuh ke tangan isteri.

Saya bingung, saya minta pendapat-pendapat kakak saya yang lain, dan kakak-kakak saya bersepakat tetap setuju dengan perjanjian pertama dan tidak memperdulikan kemauan kakak saya yang belum nikah.

Karena masalah itu kakak saya pergi dari rumah dan memutuskan tali silaturahmi, saya mencoba membujuk untuk tetap tinggal dan dimusyawarahkan kembali dengan semua keluarga tetep tidak mau.

Terus, Bagaimana ustadz. apakah saya salah telah membeli warisan orang tua tersebut? Bagaimana solusinya? Apakah pembagian waris di keluarga saya bisa dibenarkan? Mohon penjelasan, pak ustadz.

Atas perhatian dan jawabannya saya ucapakan terima kasih.

Wassallamu 'alaikum Wr. Wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Dari segi cara membayarkan rumah itu, sebenarnya sudah tidak ada masalah. Karena untuk bisa dibagi-bagi kepada 7 bersaudara dengan cara yang tepat dan semua benar-benar menikmati pembagian, satu-satunya cara memang hanya dengan cara menjual rumah itu. Apa boleh buat.

Urusan kenangan masa lalu dan seterusnya, tergantung dari kesepakatan. Intinya tiap anak yang merupakan ahli waris memang sama-sama punya hak atas rumah itu sesuai dengan jatah warisan yang mereka punya.

Kalau semua sepakat untuk menjual rumah itu, yang tentu saja itu hak para ahli waris. Apalagi bila jual beli sudah terjadi, maka pada dasarnya sudah tidak bisa dibatalkan lagi.

Ada pun yang membeli rumah itu ternyata adalah salah satu ahli waris, hukumnya sah-sah saja. Tidak ada masalah. Asalkan semua pihak sepakat dan rela atas terjadinya jual beli itu. Dan tentu saja harus ada kerelaan atas harga jualnya.

Dan apabila proses jual beli itu sudah terjadi, maka pada dasarnya tidak bisa dibatalkan begitu saja. Apalagi jual beli itu sudah sah.

Maka dalam hal ini, bila anda adalah ahli waris yang membeli rumah itu, anda sendiri juga punya hak atas sekian persen dari rumah itu. Anda cukup membayar harga sesuai dengan hak masing-masing ahli waris yang lain, di luar yang telah menjadi hak anda sebagai ahli waris.

Sedikit Kesalahan

Dilihat sekilas dari cara pembagiannya yang menyamakan begitu saja antara hak laki-laki dan wanita, pembagian seperti ini belum memenuhi ketentuan syariat Islam.

Yang benar dalam 'pandangan langit' adalah anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari bagian yang diterima anak perempuan. Tiap anak laki-laki dihitung 2 orang. Jadi kalau jumlah anak laki-laki ada 2 orang dan anak perempuan ada 5 orang, maka uang 40 juta itu dibagi menjadi 9 bagian yang sama besar.

Lalu tiap anak laki-laki mendapat 2 bagian dan anak perempuan mendapat 1 bagian.

Kalau nilai rumah itu disepakati seharga 40 juta, maka kita bagi 40 juta itu menjadi sembilan bagian yang sama besar. Hasilnya adala Rp 4.444.444, - (empat juta empat atus empat puluh empat ribu rupiah).

Karena anda anak laki-laki yang mendapat dua porsi bagian, maka yang anda harus bayarkan kepada saudara-saudari anda hanyalah tinggal 7 bagian. Kalikan saja Rp 4.444.444, - dengan 7, hasilnya adalah Rp 31.111.111, -

Berikan Rp 8.8 juta kepada saudara anda yang laki-laki dan berikan kepada saudari wanita anda yang 5 orang itu masing-masing Rp 4.4 juta.

Wallahu a'lam bishsawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Rasulullah Pernah Melarang Penulisan Hadits
31 May 2008, 21:17 | Hadits | 7.459 views
Sedekah kepada Pengemis
31 May 2008, 01:34 | Zakat | 6.943 views
Bolehkah Saya Bernasyid dengan Diiringi Musik?
30 May 2008, 00:45 | Umum | 7.415 views
Bersalaman Setelah Sholat Berjama'ah
30 May 2008, 00:42 | Shalat | 7.807 views
Wali Nikah Tidak Setuju, Bagaimana Ini?
28 May 2008, 01:29 | Nikah | 6.812 views
Fenomena Kubah Terbang di Ambon, Bolehkah Dipercaya?
27 May 2008, 01:13 | Aqidah | 7.945 views
Perbedaan Tentang Batasan Bid'ah
26 May 2008, 23:49 | Umum | 13.713 views
Berapa Hak Waris Seorang Isteri?
25 May 2008, 21:20 | Mawaris | 95.070 views
Makan di Standing Party
25 May 2008, 20:37 | Kuliner | 10.039 views
Ibadah dan Amalan Apa Saja yang Bisa Ditransfer Pahalanya ke Orang Lain
24 May 2008, 03:28 | Aqidah | 15.019 views
Mohon Semua "Ustad Menjawab" Dibukukan
23 May 2008, 00:17 | Kontemporer | 6.657 views
Apa yang Dibaca Imam Ketika Diam Sebentar Setelah Membaca Fatihah?
22 May 2008, 23:36 | Shalat | 10.087 views
Bacaan Basmallah di Timur Tengah Ada yang Dikeraskan dan Ada Juga yang Tidak
22 May 2008, 03:09 | Shalat | 7.195 views
Apakah yang Dimaksud Golongan Ingkarsunnah?
22 May 2008, 00:37 | Hadits | 5.723 views
Memahami Sifat Shalat Nabi
21 May 2008, 00:42 | Shalat | 9.729 views
Gusdur Vs FPI
20 May 2008, 23:46 | Negara | 7.634 views
Mengapa Partai Islam Melegalkan Tahlil, Yasinan dan Maulid Nabi?
19 May 2008, 23:49 | Negara | 12.616 views
Khilafah Islam, Haruskah Ditegakkan (lagi)?
19 May 2008, 10:56 | Negara | 9.312 views
Sistem Demokrasi: Apakah Sesuai Syariah?
19 May 2008, 03:11 | Negara | 7.377 views
Menjadi TKI Ilegal, Halalkah Rejeki Saya?
15 May 2008, 22:41 | Muamalat | 9.192 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,342,748 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-9-2019
Subuh 04:28 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img