Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Hadits Pahala yang Hilang Karena Diambil Orang | rumahfiqih.com

Hadits Pahala yang Hilang Karena Diambil Orang

Sat 20 October 2007 04:51 | Hadits > Syarah Hadits | 9.837 views

Pertanyaan :

Mohon lafald hadits (dalam tulisan arab) serta penjelasan tentang pahala yang hilang karena diambil orang besok di akhirat, karena perilaku buruk pada orang lain. Terima kasih

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Beberapa perilaku tidak terpuji memang disebutkan akan memusnahkan amal dan pahala kebajikan yang sebelumnya telah dimiliki. Di antaranya adalah sikap suka mencaci maki orang lain, juga perbuatan suka menuduh orang tanpa bukti, termasuk memakan harta orang lain, menumpahkan darah tanpa hak, dan memukul orang lain tanpa hak.

Semua perbuatan itu akan menghilangkan pahala shalat, puasa, zakat yang sudah dikerjakan, karena digunakan untuk menebus dosa-dosa di atas. Sehingga semua amal itu akan menjadi sia-sia tanpa pahala. Oleh sebab itu Rasulullah SAW menyebut orang yang mengalami hal itu sebagai orang yang bangkrut.

Barangkali hadits yang anda maksud adalah hadit berikut ini

“Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” Mereka menjawab: “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.” Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman. Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/ kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR Muslim no. 6522)

Karena itu sikap suka mencaci maki dan menuduh sesama umat Islam harus kita hindarkan dengan mutlak. Jangan sampai niat baik kita untuk berdakwah mengajak dan mengajarkan agama terkotori dengan cara-cara pisik sehingga kita sampai hati untuk mengeluarkan caci maki dan tuduhan yang tidak ada dasarnya.

Sungguh amat sayang kalau hal itu justru dilakukan oleh orang yang mengaku ingin menegakkan agama, menghidupkan sunnah dan berjalan di ats manhaj nabi.

Di dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAWbersabda:

“Siapa yang pernah berbuat kedzaliman terhadap saudaranya baik menyangkut kehormatan saudaranya atau perkara-perkara lainnya, maka hendaklah ia meminta kehalalan dari saudaranya tersebut pada hari ini (di dunia) sebelum (datang suatu hari di mana di sana) tidak ada lagi dinar dan tidak pula dirham (untuk menebus kesalahan yang dilakukan, yakni pada hari kiamat). Bila ia memiliki amal shalih diambillah amal tersebut darinya sesuai kadar kedzalimannya (untuk diberikan kepada orang yang didzaliminya sebagai tebusan/pengganti kedzaliman yang pernah dilakukannya). Namun bila ia tidak memiliki kebaikan maka diambillah kejelekan orang yang pernah didzaliminya lalu dipikulkan kepadanya.” (HR Al-Bukhari no. 2449)

Semoga Allah SWT tidak menjadikan orang yang seperti dikisahkan di kedua hadits di atas, Amien.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Mengapa Penetapan 1 Syawal Berbeda
20 October 2007, 04:50 | Puasa > Idul Fithr | 9.531 views
Bolehkah Kartu Langganan Kereta Dipakai Oleh Orang Lain?
20 October 2007, 04:45 | Muamalat > Syubhat | 5.533 views
Apakah Memancing Ikan Termasuk Menyiksa Hewan
20 October 2007, 04:44 | Umum > Hukum | 8.779 views
Korupsi Waktu Sama Berdosanya dengan Korupsi Uang
20 October 2007, 04:43 | Kontemporer > Perspektif Islam | 7.061 views
Masalah Halaqoh dengan Murobbi Lawan Jenis
20 October 2007, 04:42 | Wanita > Hukum | 6.179 views
Shalat Tepat Waktu atau Setelah Jam Kerja?
20 October 2007, 04:40 | Shalat > Waktu Shalat | 8.297 views
Apakah Syetan dan Malaikat Adalah Petugas Allah?
20 October 2007, 04:38 | Aqidah > Malaikat | 6.484 views
Makan Bersama Keluarga Non-Muslim
20 October 2007, 04:37 | Kuliner > Non Muslim | 6.683 views
Menyambut Bulan Suci Ramadhan
20 October 2007, 04:36 | Puasa > Ramadhan | 9.672 views
Teh Kombucha, Halal atau Haram?
20 October 2007, 04:34 | Kuliner > Alkohol | 19.798 views
Berhutang untuk Pergi Haji
18 October 2007, 21:12 | Haji > Kemampuan | 6.050 views
Keluar dari Kelompok Sesat
18 October 2007, 04:53 | Umum > pemikiran dan aliran-aliran | 5.172 views
Menjadikan Ceramah Sebagai Profesi
17 October 2007, 22:30 | Kontemporer > Fenomena sosial | 8.957 views
Ingin Belajar Ilmu Hisab di Dua Kubu yang Berbeda
17 October 2007, 00:01 | Umum > Belajar agama | 5.117 views
Memberi Sedekah kepada Pengemis yang Sehat
16 October 2007, 23:28 | Kontemporer > Fenomena sosial | 8.215 views
Mantan Pacar Berzina, Turut Berdosakah Saya?
15 October 2007, 09:26 | Pernikahan > Terkait zina | 6.790 views
Apa Itu Mazi, Mani, atau...?
15 October 2007, 09:25 | Thaharah > Najis | 8.754 views
Bagaimana Hukum Takbiran
14 October 2007, 12:41 | Kontemporer > Hukum | 9.321 views
Arti Ucapan Selamat Lebaran
13 October 2007, 22:42 | Puasa > Idul Fithr | 7.848 views
Siapa yang Berwenang Menetapkan 1 Syawal?
12 October 2007, 00:12 | Puasa > Waktu puasa | 5.755 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,316,286 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

29-10-2020
Subuh 04:09 | Zhuhur 11:38 | Ashar 14:53 | Maghrib 17:50 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img