Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Judi Yang Terlanjur Dianggap Bukan Judi | rumahfiqih.com

Judi Yang Terlanjur Dianggap Bukan Judi

Sat 14 February 2015 02:00 | Muamalat | 7.024 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamu alaikum

Ustadz Ahmad Sarwat yang dirahmati Allah. Saya tertarik dengan jawaban sebelumnya terkait dengan judi. Pertanyaan saya ini mungkin melengkapi pertanyaan sebelumnya.

1. Selama ini yang saya dapat hanya ayat-ayat Al-Quran saja yang mengharamkan judi. Adakah hadits-hadits yang juga mengharamkannya? Mohon dalil-dalil tentang haramnya judi dari hadits nabawi.

2. Mohon ustadz memberikan contoh praktek di tengah masyarakat yang terlanjur dianggap bukan judi, padahal sebenarnya justru prinsip perjudiannya jelas sekali.

Terima kasih

Wassalam

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

1. Hadits-hadits Yang Mengharamkan Judi


Ada banyak hadits nabi yang shahih yang mengharamkan judi, diantaranya :

مَنْ لَعِبَ بِالنَّرْدِشِير فَكَأَنَّمَا صَبَغَ يَدَهُ فيِ لحَمِ خِنْزِيْرٍ وَدَمِهِ

Dari Buraidah Al-Aslami radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda : Orang yang bermain dadu (berjudi) seolah telah memasukkan tangannya ke dalam babi dan darahnya. (HR. Muslim)

مَنْ لَعِبَ بِالنَّرْدِ فَقَدْ عَصَى اللهَ وَرَسُولَهُ

Dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda : Siapa yang memainkan dadu (berjudi) maka dia telah bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya.(HR. Abu Daud)

إِنَّ اللهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الخَمْرَ وَالمَيْسِرَ وَالكُوْبَةَ

Sesungguhnya Allah telah mengharamkan buat kalian khamar, judi dan kubah (HR. Al-Baihaqi)

Para ulama berbeda pendapat tentang makna kubah (الكوبة). Sebagian mengatakan maknanya nard, sebagian bilang syathranj dan yang lain bilang gendang.

2. Contoh Judi Yang Akrab Dengan Masyarakat

Berikut ini adalah praktek yang sering terjadi di tengah masyarakat yang dianggap lumrah dan halal, padahal kalau kita teliti lebih dalam, sebenarnya sudah mengandung unsur-unsur judi yang diharamkan.

a. Jajanan Anak-anak Berhadiah

Salah satu jenis jajanan anak-anak SD di masa lalu adalah tukang jualan kaki lima yang menjual aneka ragam mainan anak-anak. Untuk bisa mendapatkan mainan, tiap anak diharuskan membeli permen yang di dalam bungkusnya ada nomor undian. Kalau nomor itu sesuai dengan nomor yang ada pada suatu mainan, maka dia berhak untuk mendapatkan mainan tersebut.

Maka berlombalah anak-anak untuk membeli permen, dengan harapan di dalam bungkusnya ada nomor undian keberutungan.

Lalu dimana letak judinya?

Letaknya ada pada harga permen yang tidak wajar. Seharusnya harga permen itu seratus perak, tetapi karena di dalamnya ada nomor undian, maka harganya dimark-up menjadi sepuluh kali lipat, yaitu seribu rupiah. Maka pada dasarnya selisih uang 900 rupiah itu tidak lain adalah 'uang taruhan' yang dipasang oleh anak-anak demi untuk berjudi mendapatkan hadiah mainan.

Seandainya harga permen itu wajar, yaitu tetap seratus perak, maka unsur judinya hilang dan praktek itu tidak melanggar ketentuan syariah.

b. Main Kelereng

Contoh permainan anak-anak yang juga termasuk memenuhi unsur judi adalah main kelereng. Setiap anak yang mau ikut bermain harus punya modal kelereng untuk dipertaruhkan. Nanti siapa yang paling pandai dalam permainan itu, berhak mengambil kelereng peserta lainnya. Meskipun nilai kelereng tidak seberapa, namun pada hakikatnya bentuk permainan itu adalah sebuah perjudian.

Lain halnya bila permainan ini disepakati di awal hanya sekedar main-mainan, dalam arti kalau ada peserta yang kalah, dia tidak perlu kehilangan kelerengnya, dan yang menang tidak perlu mengambil kelereng milik temannya yang kalah.

c. Yang Kalah Mentraktir


Sebuah perlombaan yang diikuti oleh beberapa peserta bisa juga menjadi ajang perjudian, apabila unsur-unsur perjudian terpenuhi di dalamnya. Misalnya dua orang berlomba bulu tangkis, dengan kesepakatan siapa yang kalah wajib mentraktir yang memang.

Walaupun nilai harga makanan atau minuman itu tidak seberapa, tetapi secara hakikat sesungguhnya unsur-unsur judi sudah terpenuhi. Maka seharusnya setiap kita waspada agar jangan sampai olah-raga yang tujuannya baik, bisa terkotori hanya gara-gara kita kurang memahami hakikat dari perjudian.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Perbuatan Apa Saja Yang Berakibat Batalnya Shalat Kita?
12 February 2015, 09:30 | Shalat | 107.298 views
Haramkah Perabotan Rumah Tangga Yang Terbuat Dari Emas Perak?
10 February 2015, 05:01 | Kuliner | 6.465 views
Haram Bermazhab Karena Taqlid Buta dan Memecah Belah?
9 February 2015, 10:04 | Ushul Fiqih | 14.818 views
Apa Yang Dimaksud Dengan Mati Syahid?
8 February 2015, 10:00 | Umum | 27.454 views
Benarkah Ahli Waris Belum Tentu Menerima Harta Waris?
7 February 2015, 19:50 | Mawaris | 6.104 views
Hadis Terpecahnya Umat Hanya Satu Masuk Surga
6 February 2015, 10:45 | Hadits | 11.730 views
Menyembelih Aqiqah untuk Diri Sendiri, Boleh Apa Tidak?
5 February 2015, 06:05 | Qurban Aqiqah | 10.278 views
Aqiqah Bukan Hari Ketujuh, Sah Apa Tidak?
4 February 2015, 04:00 | Qurban Aqiqah | 8.869 views
Hukum Memakan Hewan Yang Mati Oleh Hewan Pemburu
3 February 2015, 10:43 | Kuliner | 17.512 views
Pernah Mengolok-olok Ayat Al-Quran, Apakah Diterima Taubatnya?
1 February 2015, 18:00 | Aqidah | 6.545 views
Vonis Murtad dan Mahkamah Syari'ah
28 January 2015, 08:24 | Jinayat | 6.930 views
Murtad : Hukuman Dan Konsekuensinya
27 January 2015, 10:21 | Jinayat | 8.971 views
Tiga Jenis Penyebab Murtadnya Seorang Muslim
26 January 2015, 09:19 | Aqidah | 35.782 views
Apakah Penyihir Itu Kafir Dan Wajib Dihukum Mati?
25 January 2015, 08:22 | Jinayat | 6.753 views
Menjual Makanan Tidak Ada Label Halal
23 January 2015, 08:15 | Kuliner | 8.177 views
Mengapa Inovasi dan Perluasan Zakat Modern Ditolak?
22 January 2015, 02:00 | Zakat | 6.398 views
Tujuh Wanita Yang Jadi Mahram Karena Sebab Persusuan
20 January 2015, 02:22 | Nikah | 6.519 views
Batalkah Wudhu Kita Bila Makan Daging Unta?
19 January 2015, 04:19 | Thaharah | 8.040 views
Sepuluh Kriteria Yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Memilih Istri
18 January 2015, 04:37 | Nikah | 28.675 views
Bolehkah Melihat Langsung Calon Istri Dan Bagaimana Teknisnya?
17 January 2015, 16:00 | Nikah | 13.310 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 29,384,315 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema