Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Aqiqah Bukan Hari Ketujuh, Sah Apa Tidak? | rumahfiqih.com

Aqiqah Bukan Hari Ketujuh, Sah Apa Tidak?

Wed 4 February 2015 04:00 | Qurban Aqiqah | 9.195 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Menyembelih aqiqah bukan pada hari ketujuh itu sah apa tidak? Bagaimana bila sebelum hari ketujuh? Dan bagaimana pula bila telah lewat dari hari ketujuh?

Terima kasih

Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Para ulama sepakat bahwa yang disunnahkan dalam menyembelih hewan aqiqah adalah para hari ketujuh, yaitu ketika seorang bayi telah berusia tujuh hari, terhitung sejak dia lahir pertama kali di dunia ini.

Dasarnya adalah beberapa hadits berikut ini :

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْنَةٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُسَمَّى فِيْهِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ

Dari Samurah bin Jundub radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Anak laki-laki tergadaikan dengan hewan aqiqahnya, maka disembelihkan untuknya pada hari ke tujuh, diberi nama lalu digunduli dan (HR. Abu Daud)

عَقَّ رَسُولُ اللهِ r عَنِ الحَسَنِ وَالحُسَيْنِ عَلَيْهِمَا السَّلاَمِ يَوْمَ السَّابِعِ وَسَمَّاهُمَا

Dari Aisyah radhiyallahuanha bahwa Rasulullah SAW menyembelihkan hewan aqiqah untuk Hasan dan Husain alaihimassalam pada hari ketujuh dan memberi nama keduanya. (HR. Al-Baihaqi)

A. Sebelum dan Sesudahnya

Namun para ulama berbeda pendapat tentang boleh atau tidak bolehnya menyembelih aqiqah bila waktunya bukan pada hari ketujuh.

1. Al-Malikiyah

Mazhab Al-Malikiyah menetapkan bahwa waktu untuk menyembelih hewan aqiqah hanya pada hari ketujuh saja. Di luar waktu itu, baik sebelumnya atau pun sesudahnya, menurut mazhab ini tidak lagi disyariatkan penyembelihan. Artinya hanya sah dilakukan pada hari ketujuh saja.[1]

2. Asy-Syafi’iyah

Pendapat mazhab Asy-Syafi’iyah lebih luas, karena mereka membolehkan aqiqah disembelih meski belum masuk hari ketujuh. Dan mereka pun membolehkan disembelihkan aqiqah meski waktunya sudah lewat dari hari ketujuh.

Dalam pandangan mazhab ini, menyembelih hewan aqiqah pada hari ketujuh adalah waktu ikhtiyar. Maksudnya waktu yang sebaiknya dipilih. Namun seandainya tidak ada pilihan, maka boleh dilakukan kapan saja.[2]

3. Al-Hanabilah

Mazhab Al-Hanabilah berpendapat bahwa bila seorang ayah tidak mampu menyembelih hewan aqiqah pada hari ketujuh dari kelahiran bayinya, maka dia masih dibolehkan untuk menyembelihnya pada hari keempat-belas.

Dan bila pada hari keempat-belasnya juga tidak mampu melakukannya, maka boleh dikerjakan pada hari kedua-puluh satu.[3]

Ibnu Hazm menyebutkan bahwa tidak disyariatkan bila menyembelih hewan aqiqah sebelum hari ketujuh, namun bila lewat dari hari ketujuh tanpa bisa menyembelihnya, menurutnya perintah dan kewajibannya tetap berlaku sampai kapan saja.

Sekedar catatan, Ibnu Hazm termasuk kalangan yang mewajibkan penyembelihan hewan aqiqah. Sehingga karena dalam anggapannya wajib, maka bila tidak dikerjakan, wajib untuk diganti atau diqadha’. Dan qadha’ itu tetap berlaku sampai kapan pun.

B. Jam Penyembelihan

Para ulama berbeda pendapat tentang kapan yang utama dilakukan penyembelihan hewan aqiqah.

Sebagian ada yang menqiyaskan dengan jam penyembelihan hewan udhiyah, yaitu pada waktu Dhuha. Sebagian lainnya ada yang mengatakan bahwa lebih utama dikerjakan pada saat matahari terbit.

Dan sebagian yang lain tidak terlalu mempermasalahkan tentang jam penyembelihan. Dalam pandangan mereka, hewan aqiqah silahkan dibolehkan dilakukan pagi hari di waktu Dhuha, siang, sore bahkan malam hari sekali pun juga boleh.

Pendapat yang terakhir ini barangkali yang lebih tepat, karena lebih meringankan, serta tidak dasarnya harus disamakan atau diqiyaskan dengan ketentuan yang berlaku pada penyembelihan hewan udhiyah.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

[1] Hasyiyatu Al-Kharsyi, jilid 3 hal. 410

[2] Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Bari, jilid 9 hal. 489

[3] Ibnu Qudamah, Al-Mughni, jilid 8 hal. 661

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hukum Memakan Hewan Yang Mati Oleh Hewan Pemburu
3 February 2015, 10:43 | Kuliner | 18.676 views
Pernah Mengolok-olok Ayat Al-Quran, Apakah Diterima Taubatnya?
1 February 2015, 18:00 | Aqidah | 6.687 views
Vonis Murtad dan Mahkamah Syari'ah
28 January 2015, 08:24 | Jinayat | 7.086 views
Murtad : Hukuman Dan Konsekuensinya
27 January 2015, 10:21 | Jinayat | 9.448 views
Tiga Jenis Penyebab Murtadnya Seorang Muslim
26 January 2015, 09:19 | Aqidah | 41.043 views
Apakah Penyihir Itu Kafir Dan Wajib Dihukum Mati?
25 January 2015, 08:22 | Jinayat | 7.003 views
Menjual Makanan Tidak Ada Label Halal
23 January 2015, 08:15 | Kuliner | 8.304 views
Mengapa Inovasi dan Perluasan Zakat Modern Ditolak?
22 January 2015, 02:00 | Zakat | 6.557 views
Tujuh Wanita Yang Jadi Mahram Karena Sebab Persusuan
20 January 2015, 02:22 | Nikah | 6.763 views
Batalkah Wudhu Kita Bila Makan Daging Unta?
19 January 2015, 04:19 | Thaharah | 8.258 views
Sepuluh Kriteria Yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Memilih Istri
18 January 2015, 04:37 | Nikah | 29.241 views
Bolehkah Melihat Langsung Calon Istri Dan Bagaimana Teknisnya?
17 January 2015, 16:00 | Nikah | 13.894 views
Apakah Shalat Harus Pakai Sutrah?
16 January 2015, 18:00 | Shalat | 25.204 views
Haruskah Mata Kaki Jamaah Saling Menempel Sepanjang Shalat?
15 January 2015, 09:06 | Shalat | 24.159 views
Manusia Berasal dari Kera?
14 January 2015, 08:40 | Aqidah | 22.677 views
Menjama' Shalat Karena Hujan, Bolehkah?
13 January 2015, 06:15 | Shalat | 9.496 views
Membersihkan Diri dengan Kertas Toilet
12 January 2015, 03:59 | Thaharah | 9.132 views
Apakah Isteri Kedua Dapat Warisan?
11 January 2015, 03:31 | Mawaris | 7.386 views
Shalat Fardhu di Atas Kendaraan, Apakah Sah Hukumnya?
10 January 2015, 06:04 | Shalat | 15.788 views
Proses Pensyariatan Jihad Dalam Islam
9 January 2015, 04:07 | Negara | 7.150 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 30,363,100 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema