Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Benarkah Yang Dimakan Nabi Adam adalah Buah Khuldi? | rumahfiqih.com

Benarkah Yang Dimakan Nabi Adam adalah Buah Khuldi?

Tue 22 March 2016 06:01 | Aqidah | 17.318 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr wb.

Apa nama buah yang dimakan oleh Nabi Adam di surga? Benarkah namanya buah khuldi?  Mohon penjelasan dari Al-Quran terkait masalah ini. Ada yang bilang bahwa itu cerita israiliyat. Bagaimana kita menanggapi hal ini? Terima kasih dan Wasalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Buah yang dimakan oleh Nabi Adam alaihissalam memang disebut-sebut di dalam Al-Qurqan sebagai buah khuldi. Silahkan baca ayat berikut ini :

فَوَسْوَسَإِلَيْهِ الشَّيْطَانُ قَالَ يَا آدَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَى شَجَرَةِالْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلَى

Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan  kepada  kamu pohon khuldi  dan kerajaan yang tidak akan binasa?" (QS. Thaha : 120)

Namun yang perlu digaris-bawahi, penamaan pohon terlarang itu ternyata bukan datang dari Allah SWT. Yang menamakannya justru setan. Dalam hal ini setan sedang membujuk-rayu Nabi Adam dan istrinya agar keduanya mau memakan buah terlarang itu. Maka disebutkan nama pohon itu dengan nama buatan setan, yaitu pohon khuldi. Maknanya adalah pohon keabadian. Maksudnya bahwa siapa yang memakan buah dari pohon itu, dia akan hidup abadi dan kekal selama-lamanya.

Di dalam ayat lainnya Allah SWT menyebutkan :

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ

Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal. (QS. AL-A'raf : 20)

Di dalam ayat ini setan meracau lagi. Dia bilang bahwa alasan pelarangan Allah SWT memakan buah itu agar jangan sampai Nabi Adam dan istrinya berubah menjadi malaikat, atau setidaknya akan hidup abadi selama-lamanya.

Hoax Dari Setan

Tentu saja penamaan pohon khuldi itu bohong besar alias hoax. Itu bisa-bisanya setan saja memberi nama. Padahal pada kenyataannya, pohon itu sama sekali bukan pohon keabadian. Buktinya, Nabi Adam dan istrinya walaupun sempat memakannya, bahkan sampai menerima hukumannya, yaitu dikeluarkan dari surga, ternyata keduanya tidak pernah hidup abadi. Keduanya juga tidak pernah menjadi malaikan, sebagaimana bunyi hoax karangan setan itu.

Jadi intinya pohon yang buahnya terlarang untuk dimakan oleh Nabi Adam di dalam surga memang ada wujudnya dan bukan dongeng israiliyat. Sebab semua kisahnya dijelaskan dengan detail di dalam Al-Quran Al-Karim. Namun penamaan pohon itu sebagai pohon khuldi semata-mata tipu muslihat setan. Nama pohon itu hasil rekaan semata, tetapi wujud pohonnya memang ada.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Habis Wudhu, Mana Lebih Utama Dilap Atau Dibiarkan?
18 March 2016, 11:55 | Thaharah | 69.991 views
Mau Belanja Online Bolehkah Pinjam Kartu Kredit Milik Teman?
16 March 2016, 11:30 | Muamalat | 5.893 views
Catatan 8 Kali Gerhana di Masa Nabi SAW
10 March 2016, 00:01 | Umum | 5.311 views
Jakarta Mengalami Gerhana Cuma 88% Persen, Masihkah Disyariatkan Shalat Gerhana?
7 March 2016, 11:30 | Shalat | 9.537 views
Istilah Quran Yang Beda Antara Makna Harfiyah dan Maksudnya
1 March 2016, 11:00 | Quran | 7.711 views
LGBT : Operasi Ganti Kelamin, Haramkah?
15 February 2016, 10:23 | Kontemporer | 14.050 views
Bolehkah Uang Zakat Untuk Membangun Masjid dan Membiayai Dakwah?
13 February 2016, 06:10 | Zakat | 8.046 views
Mazhab Cuma Pendapat Manusia, Buang Saja Cukup Quran dan Sunnah
10 February 2016, 09:20 | Ushul Fiqih | 23.936 views
Bingung, Ini Hibah atau Wasiat?
15 December 2015, 04:52 | Mawaris | 11.471 views
Lima Sisi Kekuatan Pribadi Ulama Yang Dinantikan
14 December 2015, 08:52 | Ushul Fiqih | 10.282 views
Air Bekas Diminum Kucing, Najiskah?
11 December 2015, 10:44 | Thaharah | 13.137 views
Kedudukan Hadits Perpecahan Umat Jadi 73 Golongan
9 December 2015, 23:43 | Hadits | 16.784 views
Hukum Tinta Pemilu dan Air Wudhu
8 December 2015, 06:00 | Thaharah | 17.979 views
Telapak Kaki Perempuan Bukan Aurat?
7 December 2015, 03:21 | Wanita | 19.298 views
Gemar Berdakwah Tapi Tidak Menguasai Bahasa Arab
4 December 2015, 08:00 | Kontemporer | 10.854 views
Hukum Voucher Belanja Undian Berhadiah
2 December 2015, 06:27 | Muamalat | 21.068 views
Berdakwah Tapi Meminta Upah
30 November 2015, 08:10 | Dakwah | 12.254 views
Benarkah Tidak Semua Perintah di dalam Al-Quran itu Wajib Dikerjakan?
29 November 2015, 07:12 | Ushul Fiqih | 7.058 views
Hukum Menerima Transfusi Darah dari Non Muslim
28 November 2015, 06:24 | Aqidah | 19.042 views
Dalam Keadaan Apa Saja Kita Boleh Bertayammum?
25 November 2015, 04:23 | Thaharah | 7.577 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 30,445,661 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema