Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Empat Kriteria Judi Yang Diharamkan | rumahfiqih.com

Empat Kriteria Judi Yang Diharamkan

Mon 11 April 2016 11:10 | Muamalat | 3.679 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum warah matullaahi wabaraokatuh..

Kapan suatu permainan itu menjadi judi? Dan apa batasan-batasannya? Apakah kalau kita memainkan benda-benda yang merupakan benda khas perjudian, seperti kartu gaple, kartu remi, poker dan sejenisnya juga termasuk main judi? Walaupun tidak pakai uang.

Mohon dijawab ustad..

Wassalamualaikum warah matullaahi wabaraokatuh.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Secara ringkasnya sebuah permainan atau akad akan menjadi judi yang diharamkan apabila terpenuhi empat kriterianya. Keempat kriteria itu adalah :

1. Adanya Dua Pihak Yang Bertaruh

Tidaklah dikatakan judi apabila yang bertaruh hanya satu pihak saja. Setidaknya harus ada dua belah pihak atau lebih untuk bisa memenuhi syarat judi.

Contohnya bila saya menantang Anda untuk adu panco dan saya sediakan hadiah Rp. 100 ribu bila Anda berhasil mengalahkan saya. Tetapi Anda sendiri tidak bertaruh apa-apa, sehingga apabila Anda kalah maka Anda tidak perlu kehilangan harta pertaruhan.

Maka adu panco ini bukan judi, karena yang bertaruh hanya satu pihak saja.

2. Yang Dipertaruhkan Berupa Harta

Tidaklah dikatakan sebagai judi manakala yang dipertaruhkan bukan termasuk harta. Dan harta itu bisa bermacam bentuknya. Bisa berbentuk uang, benda berharga seperti emas, perak, jam tangan, gelang, kalung, perhiasan, rumah, tanah, kendaraan, surat berharga. Bahkan harta juga berupa jasa yang punya nilai tertentu.

Adapun bila yang dipertaruhkan bukan berupa harta, seperti pertaruhan untuk mendapatkan shaf yang terdepan dengan cara diundi seperti yang disebutkan dalam hadits nabawi, maka undian itu bukan termasuk judi.

3. Ada Lomba atau Undian Yang Menentukan Menang Kalah

Dalam bahasa Arab, kriteria yang nomor tiga ini disebut dengan mughalabah, yaitu adanya pertaruhan menang dan kalah. Bentuknya bisa berupa undian yang semata-mata menggantungkan nasib saja, alias nasib-nasiban, tetapi bisa juga berupa hal-hal yang pakai pikiran, kecerdasan, kemampuan intelektual dan lain sebagainya.

Dalam hal ini yang menjadi titik masalah bukan undian dan untung-untungannya, melainkan adanya pemenang dan adanya pihak yang kalah. Bagaimana cara menentukannya, sama sekali tidak ada kaitan dengan hukum perjudian itu sendiri.

4. Yang Menang Berhak Mengambil Harta Yang Kalah

Dan yang akhirnya yang menjadi gol dalam hukum judi adalah kriteria yang terakhir ini, yaitu adanya ketentuan bahwa pihak yang memang berhak mengambil harta pertaruhan pihak yang kalah. Pihak yang kalah harus rela dan ikhlas untuk kehilangan hartanya.

Maka apabila keempat permainan atau akad di atas telah terpenuhi, resmilah hukumnya menjadi judi yang diharamkan oleh syariat Islam.

Demikian penjelasan singkat semoga bermanfaat.


Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Menikahkan Wanita Hamil, Ayahnya Tidak Merestui
9 April 2016, 01:45 | Nikah | 8.427 views
Jual Beli Online Haramkah?
8 April 2016, 04:09 | Muamalat | 10.158 views
Hukum Menjual Dropshipping, Apakah Halal?
6 April 2016, 05:04 | Muamalat | 140.271 views
Islam Dituduh Haus Darah, Bagaimana Menjawabnya?
2 April 2016, 14:42 | Aqidah | 9.419 views
Shalat Belum Dikerjakan Terlanjur Haidh
24 March 2016, 17:00 | Wanita | 11.418 views
Apakah Anak Hasil Zina Dapat Warisan?
23 March 2016, 02:56 | Mawaris | 9.539 views
Benarkah Yang Dimakan Nabi Adam adalah Buah Khuldi?
22 March 2016, 06:01 | Aqidah | 14.239 views
Habis Wudhu, Mana Lebih Utama Dilap Atau Dibiarkan?
18 March 2016, 11:55 | Thaharah | 55.917 views
Mau Belanja Online Bolehkah Pinjam Kartu Kredit Milik Teman?
16 March 2016, 11:30 | Muamalat | 4.503 views
Catatan 8 Kali Gerhana di Masa Nabi SAW
10 March 2016, 00:01 | Umum | 4.158 views
Jakarta Mengalami Gerhana Cuma 88% Persen, Masihkah Disyariatkan Shalat Gerhana?
7 March 2016, 11:30 | Shalat | 8.413 views
Istilah Quran Yang Beda Antara Makna Harfiyah dan Maksudnya
1 March 2016, 11:00 | Quran | 5.423 views
LGBT : Operasi Ganti Kelamin, Haramkah?
15 February 2016, 10:23 | Kontemporer | 12.698 views
Bolehkah Uang Zakat Untuk Membangun Masjid dan Membiayai Dakwah?
13 February 2016, 06:10 | Zakat | 6.102 views
Mazhab Cuma Pendapat Manusia, Buang Saja Cukup Quran dan Sunnah
10 February 2016, 09:20 | Ushul Fiqih | 21.360 views
Bingung, Ini Hibah atau Wasiat?
15 December 2015, 04:52 | Mawaris | 10.129 views
Lima Sisi Kekuatan Pribadi Ulama Yang Dinantikan
14 December 2015, 08:52 | Ushul Fiqih | 9.312 views
Air Bekas Diminum Kucing, Najiskah?
11 December 2015, 10:44 | Thaharah | 10.954 views
Kedudukan Hadits Perpecahan Umat Jadi 73 Golongan
9 December 2015, 23:43 | Hadits | 14.839 views
Hukum Tinta Pemilu dan Air Wudhu
8 December 2015, 06:00 | Thaharah | 12.952 views

TOTAL : 2.298 tanya-jawab | 24,362,611 views