Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bolehkah Wanita Menyembelih Hewan Qurban atau Aqiqah? | rumahfiqih.com

Bolehkah Wanita Menyembelih Hewan Qurban atau Aqiqah?

Thu 15 September 2016 02:20 | Qurban Aqiqah > Qurban | 9.229 views

Pertanyaan :

 

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,  
Mohon izin bertanya ustadz.

Apa hukumnya dalam syariat Islam seorang wanita melakukan penyembelihan hewan, baik untuk qurban, aqiqah atau lainnya? Apakah hukum sembelihannya itu sah atau tidak? Adakah dalil tentang hal ini dan bagaimana pendapat para ulama?

Mohon pencerahan dari ustadz dan terima kasih sebelumnya.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Jawaban :

 

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,  
Tidak ada dalil yang secara tegas melarang wanita untuk melakukan penyembelihan hewan. Artinya, apabila ada seorang wanita melakukannya, maka sembelihannya itu sah dan hukum daging sembelihannya halal. Tentu selama semua syarat-syarat penyembelihan terpenuhi.

Ada hadits yang menceritakan tentang seorang wanita menyembelih kambing dan Rasulullah SAW membolehkan makan dagingnya.

 

أَنَّ جَارِيَةً لِكَعْبِ بْنِ مَالِكٍ كَانَتْ تَرْعَى غَنَماً بِسَلْع فَأُصِيْبَتْ شَاةٌ مَنْهَا فَأَدْرَكَتْهَا فَذَبَحَتْهَا بِحَجَرٍ فَسَأَلَ النَّبِيَّ فَقَالَ كُلُوْهَا

Seorang budak wanita milik Ka'ab bin Malik menggembalakan kambing. Salah satunya ada yang terkena dan hampir mati maka dia mendapatkanya serta menyembelihnya. Orang bertanya kepada Nabi SAW dan beliau berkata,"Makanlah". (HR. Bukhari)

أَنَّ النَّبِيَّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم َ أَمَرَ نِسَاءَهُ أَنْ يَلِينَ ذَبْحَ هَدْيَهِنَّ

Rasulullah SAW memerintahkan para istri beliau untuk mendekati hewan hadyu sembelihan mereka.

Kalau kita telurusi satu persatu pendapat para ulama di tiap-tiap mazhab yang muktamad, maka kita akan menemukan bahwa umumnya mereka membolehkan wanita menyembelih hewan dan tidak menjadi masalah tentang kehalalan hewan itu untuk dimakan.

1. Mazhab Al-Hanafiyah

Muhammad bin Hasan Asy-Syaibani
(w. 189 H) salah satu murid utama Al-Imam Abu Hanifah dan ulama besar dalam mazhab tersebut telah menuliskan di dalam kitabnya Asy-Syarhu Al-Kabir tentang petikan fatwa masalah ini :

قلت: أرأيت المرأة تذبح هل يؤكل ذبيحتها؟ قال: نعم، لا بأس بها. قلت: وهي عندك بمنزلة الرجل؟ قلت: وإن كان يهودية أو نصرانية؟ قال: نعم، لا بأس به.

Aku bertanya,"Bagaimana pendapat Anda tentang wanita yang menyembelih hewan, apakah boleh dimakan?". Beliau menjawab,"Boleh dan tidak mengapa". Aku bertanya lagi,"Apakah menurut Anda wanita itu seperti laki-laki meski dia wanita yahudi atau nasrani?". Beliau menjawab,"Ya, tidak masalah dengan hal itu". [1]

2. Mazhab Al-Malikiyah

Al-Abdari (w. 897 H) salah satu ulama besar dalam mazhab Al-Malikiyah di dalam kitabnya At-Taj wa Al-Iklil menuliskan pendapatnya tentang kebolehan wanita menyembelih hewan.

 وكذلك ذبيحة المرأة تؤكل وإن ذبحت من غير ضرورة

Demikian juga dengan sembelihan wanita, maka boleh dimakan meski pun wanita itu menyembelihnya bukan karena darurat. [2]

3. Mazhab Asy-Syafi'iyah

Al-Mawardi (w. 450 H), salah satu ulama besar dalam mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Al-Hawi Al-Kabir tentang kebolehan wanita menyembelih hewan.

أما ذبح النساء فجائز ليس فيه كراهة كالرجال

Adapun hukum sembelihan wanita maka hukumnya boleh dan tidak ada karahah (kebencian) sebagaimana sembelihan laki-laki. [3]

An-Nawawi (w. 676 H), salah satu ulama besar dalam mazhab Asy-Syafi'iyah juga membolehkan wanita untuk menyembelih hewan. Berikut ini petikan fatwa beliau di dalam kitab Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab :

تحل ذبيحة المرأة بلا خلاف

Dihalalkan sembelihan wanita tanpa ada perbedaan pendapat [4]

4. Mazhab Al-Hanabilah

Ibnu Qudamah
(w. 620 H) salah satu ulama dalam mazhab Al-Hanabilah juga membolehkan sembelihan wanita. Berikut petikan fatwa beliau mengutip Ibnul Mundzir dalam kitabnya Al-Mughni :

 

أجمع كل من نحفظ عنه من أهل العلم، على إباحة ذبيحة المرأة والصبي


Para ahli ilmu yang kami kenal telah bersepakat atas bolehnya sembelihan wanita dan anak-anak.[5]

Namun demikian lepas dari kebolehannya, apabila seorang wanita takut melihat darah dan juga merasa ngeri atau jijik kalau melihat proses penyembelihan hewan, bahkan ada yang menjerit bahkan ada yang menutup mata, maka tidak boleh gegabah.

Sebab sikap seperti itu sedikit banyak  akan ikut mempengaruhi proses penyembelihan, sehingga dikhawatirkan akan menggangu bahkan beresiko gagal penyembelihan. Bicara sah nya tentu sah-sah saja, tetapi perlu juga berhati-hati agar jangan sampai menimbulkan masalah.

 

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc., MA

 

[1] Muhammad bin Hasan Asy-Syaibani, Asy-Syarhu Ash-Shaghir, jilid 5 hal. 400

[2] Al-Badri, At-Taj wa Al-Iklil, jilid 4 hal.310

[3] Al-Mawardi, Al-Hawi Al-Kabir, jilid 15 hal. 92

[4] An-Nawawi, Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab, jilid 9 hal. 76

[5] Ibnu Qudamah, Al-Muhgni, jilid 9 hal. 402


Baca Lainnya :

Bolehkah Saya Sebagai Wanita Pergi Haji Tanpa Suami atau Mahram?
10 September 2016, 03:01 | Haji > Haji Berbagai Keadaan | 34.777 views
Diqurbankan Oleh Perusahaan Tempat Bekerja
8 September 2016, 05:44 | Qurban Aqiqah > Qurban | 8.129 views
Benarkah Puasa Tanggal 9 Dzulhijjah Harus Mengacu Kepada Wuquf di Arafah?
3 September 2016, 03:30 | Puasa > Puasa Sunnah | 20.773 views
Pedoman Panitia Penyembelihan Hewan Qurban
2 September 2016, 06:01 | Qurban Aqiqah > Qurban | 31.235 views
Bisakah Perusahaan Melakukan Penyembelihan Hewan Qurban?
1 September 2016, 09:12 | Qurban Aqiqah > Qurban | 9.445 views
Kapan Peran Ayah sebagai Wali Nikah Boleh Digantikan?
30 July 2016, 23:00 | Pernikahan > Wali | 37.910 views
Sulit Memahami Terjemahan Al-Quran
29 July 2016, 10:24 | Al-Quran > Tafsir | 13.103 views
Bagaimana Ketentuan dan Tata Cara Mengqadha' Shalat?
27 July 2016, 16:30 | Shalat > Shalat Qadha | 378.887 views
Tidak Ada Air Untuk Wudhu Tidak Ada Tanah Untuk Tayammum
22 July 2016, 06:20 | Shalat > Kewajiban Shalat | 16.488 views
Makna Iedul Fithri dan Hubungannya Dengan Tradisi
16 July 2016, 19:59 | Puasa > Idul Fithr | 7.400 views
Apakah Bayi Wafat Karena Keguguran Harus Dishalati?
4 July 2016, 05:15 | Shalat > Shalat jenazah | 15.061 views
Apakah Harta Bisa Kena Zakat Dua Kali?
3 July 2016, 09:12 | Zakat > Pengertian Zakat dan Batasannya | 14.751 views
Puasa Syawwal atau Bayar Qadha Dulu
1 July 2016, 20:43 | Puasa > Puasa Sunnah | 19.301 views
Menggerakkan Jari Saat Tahiyat, Mana yang Sunnah?
1 July 2016, 04:35 | Shalat > Shalat sunah | 28.304 views
Sesama Pendukung Zakat Profesi Masih Beda Pendapat
28 June 2016, 08:00 | Zakat > Zakat Profesi | 14.862 views
Puasa Sudah Batal, Apakah Masih Wajib Berimasak Menahan Diri Dari Makan dan Minum?
22 June 2016, 13:21 | Puasa > Membatalkan Puasa | 17.856 views
Tukar Uang Receh Menjelang Lebaran, Ribakah?
21 June 2016, 02:34 | Muamalat > Jual-beli | 25.177 views
Puasalah Kamu Akan Sehat, Ternyata Hadits Palsu?
16 June 2016, 02:19 | Hadits > Status Hadits | 23.374 views
Zakat untuk Janin
14 June 2016, 15:22 | Zakat > Zakat Fithr | 8.427 views
Junub dalam Keadaan Puasa Dapat Membatalkan Puasa?
8 June 2016, 02:00 | Puasa > Membatalkan Puasa | 15.670 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,010,772 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

9-8-2020
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:21 | Maghrib 17:58 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img