Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tawaf di Kubur Imam Asy-Syafi'i | rumahfiqih.com

Tawaf di Kubur Imam Asy-Syafi'i

Sun 4 March 2007 23:56 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 6.741 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr wb

Sebelumnya syukran ana ucapkan buat ustaz...

Ana mau tanya saya pernah membaca artikel yang ustaz tulis dalam jawaban' membangun kubur dalam masjid'

Kenapa ustaz katakan bodoh orang-orang yang tawaf, padahal pada hakikatnya mereka bukan tawaf, melainkan sedang berziarah?

Syukran kastiran jazakumullah khairal jaza....

Wassalamu'alaikum...

Ahmad yusuf

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Seandainya ziarah kubur yang dilakukan oleh sebagian muslimin itu sesuai dengan tata cara dan aqidah yang diajarkan Rasulullah SAW, maka ziarah itu merupakan ibadah.

Namun ketika tata cara dan niatnya sudah melewati garis batas yang dibenarkan, tentu saja hal itu malah menjadi kemungkaran. Bahkan malah bisa menjerumuskan sampai kepada titik kemusyrikan.

Al-Imam As-Syafi'i adalah seorang imam mujtahid fiqih besar yang diakui karya oleh seluruh ulama dunia sepanjang masa. Karya ijtihad beliau selalu menghiasi lembar-lembar kitab syariah. Bahkan boleh dibilang, seandainya tidak ada beliau, entah seperti apa jadinya dunia ilmu fiqih.

Sangat wajar bila sebagai muslim, kita menaruh hormat dan takzim kepada beliau, atas ilmu dan jasa-jasa beliau yang mungkin tidak akan pernah lagi ada tandingannya.

Namun cara kita menghormati beliau tidak selalu bisa dibenarkan, apalagi sampai melakukan tawaf di sekeliling kubur beliau. Bahkan lebih parah lagi, ternyata kubur beliau justru terletak di dalam masjid. Masjidnya sendiri dinamakan masjid Al-Imam Asy-syafi'i, terletak di salah satu sudut kota Cair, ibu kota Mesir.

Ketika kami pernah mendatangi masjid itu, kami lihat sendiripemandangan yang sangat kontradiktif. Sebagian peziarah secara massal melakukan ritual khusus, sambil membaca lafaz-lafaz tertentu, mereka bergerak mengelilingi kubur beliau yang tepat di tengah-tengahmasjid itu.

Sepanjang yang kami tahu sejak belajar di fakultas syariah, belum pernah ada syariat untuk melakukan tawaf di sekelilingsebuah kubur. Tak peduli kubur siapa pun, termasuk kubur Al-Imam As-Syafi'i atau kubur Rasulullah SAW sekalipun.

Berziarah ke kuburhukumnya sunnah, namun kalau tata laksana ziarah itu sampai membentuk sebuah ritual tawaf, tentu tidak bisa dibenarkan. Apalagi dengan niat untuk meminta sesuatu kepada ahli kubur itu. Jelas tindakan yang telah keliru besar. Sebab kita diharamkan untuk meminta kepada kuburan, atau kepada roh orang yang sudah wafat. Bahkan meski hanya sekedar menjadi tawassul sekali pun.

Kita belum pernah mendengar ada murid-murid beliau yang melakukan tawaf seperti itu. Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Al-Bukhari, Imam Muslim, Imam Al-Ghazali, Imam An-Nawawi, Al-Mawardi, serta ulama-ulama besar lainnya yang berada di dalam barisan mazhab Asy-Syafi'i tidak pernah melakukan ritual seperti itu di kubur guru mereka.

Lalu mengapa tiba-tiba ada segelintir orang yang melakukan hal seperti itu? Apalagi yang bisa disebut kalau bukan sebuah kebodohan?

Tentu kita tidak bergembira melihat fenomena ini, justru kita sedih. Tanpa harus menyebut siapa yang melakukannya, kita berkewajiban untuk menjelaskan bahwa tindakan seperti itu bukan tindakan yang benar. Bertawaf di sekeliling kubur siapa pun, bahkan kubur nabi Muhammad SAW, adalah sebuah kekeliruan besar. Apalagi kalau sampai menganggapnya ritual ibadah, maka hukumnya bid'ah dhalalah.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Celana atau Sarung Menutup Sampai Mata Kaki
4 March 2007, 23:55 | Hadits > Syarah Hadits | 7.946 views
Daging Anjing
2 March 2007, 04:08 | Kuliner > Hewan | 5.566 views
Keaslian Al-Qur'an Secara Logika
2 March 2007, 01:57 | Umum > Akidah | 5.892 views
Hukum Nikah Jarak Jauh
1 March 2007, 04:06 | Pernikahan > Akad | 6.293 views
Apakah Ber-KB Itu Dosa?
28 February 2007, 08:35 | Kontemporer > Fenomena sosial | 6.923 views
Mengapa Harus Memilih Islam?
28 February 2007, 07:50 | Aqidah > Islam | 6.474 views
Asuransi Kesehatan Konvensional, Haramkah?
28 February 2007, 04:14 | Muamalat > Asuransi | 6.445 views
Menghilangkan Tradisi Kejawen
27 February 2007, 07:51 | Kontemporer > Fenomena sosial | 6.804 views
Jika Anak Bertanya Tuhan Ada di Mana?
27 February 2007, 01:07 | Aqidah > Allah | 10.010 views
Berdosakah Imam Malik Saat Mengatakan Qunut Subuh Bid'ah
27 February 2007, 00:13 | Shalat > Qunut | 8.717 views
Muamalah Gadai Dalam Islam
26 February 2007, 23:44 | Muamalat > Gadai | 12.666 views
Sikap yang Terbaik Masalah Perbedaan Qunut
26 February 2007, 00:19 | Shalat > Qunut | 7.147 views
Terlambat Shalat Jumat, Harus Bagaimana?
23 February 2007, 08:09 | Shalat > Shalat Jumat | 7.411 views
Mas Kawin Tidak Sama dengan yang Diucapkan Dalam Akad
23 February 2007, 03:46 | Pernikahan > Mahar | 6.109 views
Apakah Hukumnya Musik Menurut Islam?
22 February 2007, 07:39 | Umum > Hukum | 28.408 views
Bid'ah di Tengah Kita
22 February 2007, 03:58 | Umum > Bidah | 7.796 views
Berwudhu' Tanpa Melepas Sepatu
21 February 2007, 06:43 | Thaharah > Wudhu | 9.049 views
Syarat Sebuah Hadits Shahih
20 February 2007, 02:39 | Hadits > Musthalah Hadits | 6.853 views
Al-Quran Bukan Berbahasa Arab, Benarkah?
20 February 2007, 01:54 | Al-Quran > Qiraat | 7.084 views
Hukum Mengubur Ari-Ari Bayi
18 February 2007, 23:34 | Umum > Hukum | 34.693 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,191,016 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

29-9-2020
Subuh 04:23 | Zhuhur 11:45 | Ashar 14:52 | Maghrib 17:51 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img