Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Hukum Mengadakan Walimah dan Wajibkah Menghadiri Undangan Walimah? | rumahfiqih.com

Hukum Mengadakan Walimah dan Wajibkah Menghadiri Undangan Walimah?

Mon 19 October 2015 07:53 | Nikah | 3.943 views

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ustadz yang dirahmati Allah. Terkait masalah walimah ada yang ingin saya tanyakan :

1. Apa hukum menyelenggarakan walimah, wajibkah atau hanya sunnah saja?

2. Buat yang diundang menghadiri walimah, apakah hukum sudah pasti wajib atau ada pendapat yang lain?

Demikian pertanyaan kami, wassalam

Jawaban :

 Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

A. Hukum Mengadakan Walimah

Jumhur ulama mengatakan bahwa mengadakan acara walimah pernikahan adalah sunah muakkadah. Dalilnya adalah hadits-hadits Rasulullah SAW berikut ini : 

أَنَّهُ r أَوْلَمَ عَلَى صَفِيَّةَ بِتَمْرٍ وَسَمْنٍ وَأَقِطٍ

Rasulullah SAW mengadakan walimah untuk Shafiyah dengan hidangan kurma, minyak dan aqt. (HR. Bukhari)

أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ

Undanglah orang makan walau pun hanya dengan hidangan seekor kambing. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Buraidah ra berkata bahwa ketika ali bin Abi Thalib melamar Fatimah ra, Rasulullah SAW bersabda,"Setiap pernikahan itu harus ada walimahnya. (HR. Ahmad)

Al-Hafiz Ibnu Hajar mengomentari hadits ini dengan ungkapan la ba'sa bihi

B. Hukum Menghadiri Walimah

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum menghadiri undangan walimah. Sebagian mengatakan wajib atau fardhu `ain, sebagian lagi mengatakan fardhu kifayah dan sebagian lagi mengatakan sunnah.

1. Fardhu

Pendapat jumhur ulama terdiri dari mazhab Al-Malikiyah, Asy-Syafi'iyah dan Al-Hanabilah. Mereka sepakat mengatakan bahwa menghadiri undangan walimah hukumnya fardhu.

Namun kewajiban ini tergantung jenis undangannya juga. Kalau undangannya bersifat umum, tanpa menyebut nama tertentu, maka tidak ada kewajiban harus menghadirinya. Sebaliknya, bila undangannya ditujukan secara pribadi, baik lewat tulisan atau lewat orang yang diutus untuk menyampaikan undangan, maka barulah ada kewajiban untuk menghadirinya.

Az-Zarqani dalam kitab Syarahnya menyebutkan bahwa tidak termasuk wajib hadir bila teks undangannya sendiri tidak mengikat. Misalnya tertulis dalam undangan 'apabila Anda berkenan hadir', maka hadir atau tidak hadir terserah apakah pihak yang diundang berkenan atau tidak. [1]

Dalil yang digunakan oleh pendapat ini di antaranya adalah hadits berikut ini :

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيمَةِ فَلْيَأْتِهَا

Apabila kamu diundang walimah maka datangilah. (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu juga ada hadits lain yang menyebutkan bahwa orang yang tidak menghadiri undangan walimah, termasuk disebut telah bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya.

شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيمَةِ يُدْعَى لَهَا الأْغْنِيَاءُ وَيُتْرَكُ الْفُقَرَاءُ وَمَنْ تَرَكَ الدَّعْوَةَ فَقَدْ عَصَى اللَّهَ وَرَسُولَهُ

Makanan yang paling buruk adalah makanan walimah, bila yang diundang hanya orang kaya dan orang miskin ditinggalkan. Siapa yang tidak mendatangi undangan walimah, dia telah bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya. (HR. Muslim)

Di antara hikmah dari menghadiri walimah menurut para ualam, akan menambah keterpautan dan ikatan hati. Sedangkan tidak menghadirinya akan menimbulkan madharat dan keterputusan silaturrahmi. [2]

2. Sunnah

Pendapat kedua dari para ulama tentang hukum menghadiri undangan walimah adalah sunnah. Pendapat ini didukung oleh beberapa ulama mazhab Al-Hanafiyah dan Asy-Syafi'iyah, dan salah satu versi pendapat mazhab Al-Hanabilah. Ibnu Taimiyah termasuk yang berpendapat bukan wajib tetapi sunnah.

Dasar pendapat ini karena menghadiri walimah berarti memakan makanan dan harta milik orang lain. Dan seseorang tidak diwajibkan untuk mengambil harta orang lain yang tidak diinginkannya.

Sehingga paling tinggi kedudukannya hanya sunnah, tidak sampai kepada wajib. Karena pada hakikatnya menghadiri walimah itu seperti orang menerima pemberian harta. Sehingga bila harta itu tidak diterimanya, maka hukumnya boleh-boleh saja. Dan bila diterima hukumnya hanya sebatas sunnah saja.[3]

3. Fardhu Kifayah

Sedangkan pendapat ketiga dari hukum menghadiri walimah adalah fardhu kifayah. Di antara para ulama yang berpendapat seperti ini adalah sebagian pendapat Asy-Syafi'iyah dan sebagian pendapt Al-Hanabilah.

Dengan demikian, apabila sebagian orang sudah ada yang menghadiri walimah itu, maka bagi mereka yang tidak menghadirinya sudah tidak lagi berdosa.

Adapun kesimpulan hukumnya fardhu kifayah berlandaskan kepada esensi dan tujuan walimah, yaitu sebagai media untuk mengumumkan terjadinya pernikahan serta membedakannya dari perzinaan. Bila sudah dihadiri oleh sebagian orang, menurut pendapat ini sudah gugurlah kewajiban itu bagi tamu undangan lainnya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc., MA

[1] Syarah Az-Zarqani, jilid 1 hal. 52

[2] Al-Hawi li Al-Mawardi, jilid 12 hal. 193

[3] Hasyiyatu Ibnu Abdini, jilid 5. hal. 221


Baca Lainnya :

Amalan Apa Saja yang Dilakukan Terkait 10 Muharram?
16 October 2015, 08:19 | | 9.730 views
Darah Apa Saja Yang Hukumnya Tidak Najis?
15 October 2015, 04:20 | | 3.531 views
Apakah Klaim Asuransi Kematian Harus Dibagi Menurut Hukum Waris?
14 October 2015, 17:21 | | 3.512 views
Teknis Mengerjakan Penggantian Shalat Beda Waktu Dan Berjamaah
13 October 2015, 09:00 | | 4.482 views
Teknis Mengganti Shalat Yang Ditinggalkan Selama Bertahun-tahun
12 October 2015, 06:23 | | 31.158 views
Haruskah Menyegerakan Pembagian Waris?
10 October 2015, 08:00 | | 4.160 views
Apakah Cucu Yang Ayahnya Wafat Duluan Terhijab Oleh Saudara Ayah?
7 October 2015, 16:59 | | 3.558 views
Ojek Khusus Perempuan, Mungkinkah?
6 October 2015, 10:41 | | 8.308 views
Mengapa Kita Wajib Belajar Ilmu Mawaris?
5 October 2015, 11:21 | | 12.582 views
Bolehkah Anak Yang Banyak Jasa Pada Orang Tua Dapat Warisan Lebih Besar?
2 October 2015, 07:24 | | 3.879 views
Keunggulan Waqaf Dari Zakat
30 September 2015, 18:08 | | 3.182 views
Bisakah Satu Ekor Kambing Untuk Satu Keluarga?
27 September 2015, 05:50 | | 14.899 views
Status Ikatan Suami Istri Jika terjadi Khulu'
25 September 2015, 04:38 | | 4.249 views
Biar Tidak Terlalu Padat, Bolehkah Haji Di Bulan Lain?
24 September 2015, 19:12 | | 9.835 views
Menjawab Tuduhan Islam Tidak Menyayangi Hewan Kala Idul Adha
23 September 2015, 07:00 | | 4.543 views
Fatwa Syeikh Al-Ustaimin : Tiap Negara Puasa Arafah Sesuai Dengan Ketentuan Pemerintah Masing-masing
22 September 2015, 01:00 | | 16.866 views
Menyakini Lebaran Haji Hari Kamis, Bolehkah Hari Rabu Sudah Qurban?
21 September 2015, 07:00 | | 3.764 views
Bolehkah Menyembelih Aqiqah Bukan Kambing Tapi Sapi?
20 September 2015, 19:50 | | 3.984 views
Sejak Lahir Belum Diaqiqahkan Orang Tua, Haruskah Mengaqiqahkan Diri Sendiri?
15 September 2015, 04:40 | | 6.986 views
Orang Tidak Shalat Ikut Patungan Qurban Sapi, Apakah Menggugurkan Qurban Yang Lain?
11 September 2015, 06:13 | | 3.579 views
Menentang Pembagian Waris Islam Kekal di Neraka
10 September 2015, 06:00 | | 4.586 views
Kalau Pembagian Harta Waris Harus Disegerakan Lalu Ibu Harus Tinggal Dimana?
9 September 2015, 18:57 | | 5.367 views
Bolehkah Tujuh Orang Patungan Sapi Dengan Niat Berbeda-beda?
8 September 2015, 04:50 | | 4.066 views
Dalam Keadaan Yang Bagaimana Menunda Shalat Jadi Lebih Utama?
3 September 2015, 10:25 | | 6.951 views
Bolehkah Membeli Hewan Qurban Dengan Uang Hutang?
31 August 2015, 23:37 | | 5.217 views
Syarat Orang Yang Hajinya Dibadalkan dan Syarat Orang Yang Membadalkan
30 August 2015, 05:03 | | 3.726 views
Mengapa Panitia Diharamkan Menjual Kulit Hewan Qurban?
28 August 2015, 06:21 | | 6.159 views
Bolehkah Kita Qurban Untuk Orang Tua Yang Sudah Wafat?
26 August 2015, 05:45 | | 6.421 views
Tidak Mau Bi'at dengan Jamaah Apakah Mati Jahiliyah?
24 August 2015, 11:10 | | 8.086 views
Mana Lebih Utama Haji Qiran, Ifrad atau Tamattu'?
21 August 2015, 11:15 | | 3.083 views
Bolehkah Kita Membuat Mazhab Sendiri Di Luar Mazhab Empat?
15 August 2015, 06:06 | | 4.694 views
Lima Perbedaan Mendasar Antara Haji dan Umrah
14 August 2015, 03:30 | | 11.052 views
Tiga Versi Lafadz Tasyahhud Yang Berbeda
13 August 2015, 04:50 | | 6.332 views
Bagaimana Proses Munculnya Mazhab Fiqih, Apakah Merupakan Gerakan Sempalan?
12 August 2015, 03:00 | | 4.641 views
Apakah Mazhab Itu Bentuk Perpecahan Umat?
11 August 2015, 06:00 | | 3.766 views
Kenapa Puasa Wajib Diqadha' Tapi Shalat Tidak Wajib Diqadha'?
10 August 2015, 04:35 | | 5.493 views
Shalat Idul Fithr dan Idul Adha : Mana Yang Lebih Utama, di Masjid atau di Lapangan?
8 August 2015, 06:03 | | 3.328 views
Bolehkah Kita Tidur di dalam Masjid?
7 August 2015, 03:01 | | 4.599 views
Menikah di Luar Negeri Tanpa Kehadiran Wali
5 August 2015, 09:13 | | 6.271 views
Apa Yang Dibaca Pada Saat Sujud Dan Ketentuannya
2 August 2015, 03:12 | | 84.450 views
Haramkah Gaji Satpam di Bank Konvensional?
1 August 2015, 08:10 | | 17.460 views
Fasakh dan Talak : Perbedaan dan Persamaannya
31 July 2015, 06:45 | | 8.089 views
Teknis Rujuk Setelah Menjatuhkan Talaq, Haruskah Ada Saksi?
30 July 2015, 16:05 | | 9.362 views
Haruskah Jadi Ulama Dulu Baru Boleh Dakwah?
29 July 2015, 07:13 | | 16.924 views
Terlanjur Menikahi Pacar Ternyata Dahulu Pernah Berzina
28 July 2015, 07:18 | | 63.092 views
Puasa Syawal Haruskah Berturut-Turut?
19 July 2015, 23:15 | | 11.780 views
Persamaan dan Perbedaan Shalat Idul Fithri dan Idul Adha
17 July 2015, 02:02 | | 9.373 views
Bolehkah Kami Yang Domisili di Jepang Shalat Id di Rumah Tanpa Khutbah?
16 July 2015, 17:20 | | 5.371 views
Benarkah Ada Kewajiban Zakat Atas Madu?
14 July 2015, 08:11 | | 4.557 views
Shalat Ied dan Shalat Jumat Dalam Satu Hari
14 July 2015, 02:57 | | 9.296 views

TOTAL : 2.278 tanya-jawab | 20,466,646 views