Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Benarkah Arah Kiblat Masjid Nabawi Tidak Presisi? | rumahfiqih.com

Benarkah Arah Kiblat Masjid Nabawi Tidak Presisi?

Mon 14 November 2016 08:01 | Shalat | 4.179 views

Pertanyaan :
Apakah arah kiblat dari bangungan masjid harus 100% presisi? Sah atau tidak bila kita shalat di masjid yang bangunannya tidak presisi 100% ke arah ka'bah? Bagaimana dengan masjid Nabawi sendiri, apakah juga sudah 100% presisi?

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,

Kalau kita mengukur menggunakan Google Earth maka kita mengukur arah dan jarak antara dua titik permukaan bumi,  termasuk arah dan jarak antara Masjid Al-Haram di Mekkah dan Masjid An-Nabawi di Madinah.

Caranya dengan menarik garis lurus dari masjid Al-Haram Mekkah ke Masjid Nabawi di Madinah atau sebaliknya. Maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini :

 

Dari gambar ini jelas sekali bahwa arah kiblat dari Masjid Nabawi di Madinah ke Masjid Al-Haram di Mekkah secara umum arahnya ke Selatan. Namun kalau mau lebih presisi, sebenarnya tidak pas arah Selatan, tetapi agak bergeser arah ke timur sedikit beberapa derajat.

Dasarnya bisa dapatkan dari koordinat lokasi kota Mekkah yaitu 21°25′LU 39°49′BT, sedangkan koordinat lokasi kota Madinah yaitu 24°28′LU 39°36′BT. Jadi dari angka koordinat kedua kota itu memang posisi Madinah sedikit lebih ke Barat dan kota Mekkah justru sedikit lebih ke Timur.

Sementara kalau kita perhatikan di layar Google Earth, ternyata bangunan Masjid An-Nabawi sendiri benar-benar lurus ke arah Selatan. Padahal kalau mau presisi secara 100% mengarah ke Ka'bah atau Masjid Al-Haram atau kota Mekkah, maka arahnya agak geser ke Timur sedikit saja. Silahkan perhatikan gambar jepretan Google Earth di bawah ini.

Lalu bagaimana kita menyikapinya?

Dalam hal ini nampaknya memang ada dua kemungkinan :

1. Kekeliruan Google Earth

Tentu saja keakuratan hasil pengukuran menggunakan Google Earth ini masih terbuka untuk dikritisi, apakah valid atau tidak. Silahkan nanti para ahli menjawab masalah ini .

Tetapi yang jelas memang arah Masjid An-Nabawi di Madinah memang tidak 100% presisi luruh ke arah kota Mekkah.

2. Memang Tidak Harus Presisi

Kemungkinan kedua boleh jadi memang arah kiblat itu tidak harus 100% presisi, dalam arti agak melenceng sedikit pun jadilah. Toh di zaman Nabi SAW pun juga belum ada alat yang bisa mengukur arah sampai tingkat presisi di bawah satu digit untuk jarak yang ratusan atau ribuan kilometer.

Dan secara logika memang sulit untuk mengharuskan kita shalat dengan tingkat presisi sampai ukuran meter, kalau jaraknya sudah terlalu jauh.

Sebagai ilustrasi sederhana, misalnya seorang sniper atau penembak jitu. Mungkin dia masih bisa menembak dengan tepat satu sasaran apabila jaraknya masih di bawah 800 meter. Syaratnya senapannya harus menggunakan tripod atau menempel pada sesuatu yang baku. Tapi kalau jaraknya sudah melebihi 1000 meter atau lebih, maka tingkat kemungkinan pelurunya tepat sasaran menjadi berkurang.

Sekarang coba bayangkan bila jaraknya sejauh lebih dari 400-an km dari Madinah ke Mekkah, maka sudah pasti peluru si sniper akan meleset jauh kemana-mana, meskipun objek sasarannya sebesar bangunan Ka'bah. Asal tahu saja bahwa Ka'bah Musyarrafah itu berukuran 12,84 x 11,53 meter saja, seperti data di bawah ini :

Amat sangat wajar kalau meleset bidikannya. Padahal sniper itu menggunakan tripod untuk menembak, kalau handheld atau senapannya di pegang pakai tangan, pasti lebih meleset lagi. Sebab badan manusia pasti bergerak-gerak dalam setiap nafasnya. Sekali bernafas pasti bergeser jauh sekali.

Maka logika bahwa seorang itu harus shalat dengan menghadap kiblat 100% presisi itu agak sulit dilakukan, meskipun masjidnya sudah 100% presisi. Karena sesunggunnya yang wajib menghadap kitab itu bukan masjidnya, melainkan orangnya.

Dan apalagi kita yang tinggal di Jakarta, dimana jaraknya ke Mekkah bisa mencapai 9.000 km. Bila sniper senior di Indonesia ditugaskan untuk menembak Ka'bah pakai sinar infra merah atau laser gun dengan cara digenggam tangan, maka sinarnya akan bergeser-geser terus bukan cuma ke Mekkah, tetapi bisa sampai Madinah, Mesir, Sudan, Yaman, Jordan atau malah sampai Paris London.

Demikian juga orang shalat, pasti kalau diukur secara presisi 100% akurat, maka tidak mungkin bisa terjadi. Sebab selama dia bernafas, maka arah kiblatnya akan terus bergeser-geser tidak berhenti.

Lain halnya kalau dia sudah mati, mungkin bisa tepat arahnya 100% presisi. Tapi kalau orang sudah mati percuma juga, toh shalatnya juga tidak sah.

Wasslamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.,MA


Baca Lainnya :

Benarkah Bir 3% Alkohol Dihalalkan Mufti Kerajaan Saudi Arabia?
10 November 2016, 09:30 | | 7.909 views
Berapa Kilometer Jarak Bolehnya Mengqashar Shalat?
9 November 2016, 05:00 | | 6.818 views
Kulit Bangkai Bisa Menjadi Suci Kalau Disamak?
1 November 2016, 18:45 | | 5.852 views
Cara Mengganti Shalat Yang Ditinggalkan Dua Tahun
30 October 2016, 01:32 | | 13.471 views
Mengapa Makna Ayat-ayat Alquran Sering Berbeda?
28 October 2016, 12:03 | | 10.656 views
Bolehkah Kita Bertayammum Hanya Memakai Debu pada Dinding Rumah atau Kursi Pesawat?
27 October 2016, 06:40 | | 5.094 views
Perang Sesama Muslim dan Saling Berbunuhan, Jihadkah?
25 October 2016, 15:47 | | 17.938 views
Sadar dan Tahu Saat Melakukan Dosa Besar, Bagaimana Cara Bertaubat?
23 October 2016, 04:10 | | 2.132 views
Bolehkah Minum Air Kencing Unta?
19 October 2016, 04:40 | | 3.806 views
Hukum Makan Daging Buaya : Halalkah?
17 October 2016, 07:40 | | 5.760 views
Wali Nikah Bukan Ayah Kandung
16 October 2016, 06:17 | | 24.586 views
Adakah Zakat Atas Tanah Gusuran?
14 October 2016, 10:00 | | 2.518 views
Tax Amnesty, Pajak Dalam Pandangan Syariah: Wajib atau Haram?
2 October 2016, 06:59 | | 28.031 views
Adakah Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun
1 October 2016, 18:25 | | 19.474 views
Sudah Mampu Secara Harta, Bolehkah Menunda Pergi Haji?
22 September 2016, 05:12 | | 14.708 views
Bolehkah Wanita Menyembelih Hewan Qurban atau Aqiqah?
15 September 2016, 02:20 | | 4.535 views
Bolehkah Saya Sebagai Wanita Pergi Haji Tanpa Suami atau Mahram?
10 September 2016, 03:01 | | 10.180 views
Diqurbankan Oleh Perusahaan Tempat Bekerja
8 September 2016, 05:44 | | 5.084 views
Benarkah Puasa Tanggal 9 Dzulhijjah Harus Mengacu Kepada Wuquf di Arafah?
3 September 2016, 03:30 | | 9.247 views
Pedoman Panitia Penyembelihan Hewan Qurban
2 September 2016, 06:01 | | 15.854 views
Bisakah Perusahaan Melakukan Penyembelihan Hewan Qurban?
1 September 2016, 09:12 | | 5.247 views
Benarkah Haram Potong Rambut dan Kuku Bila Mau Berqurban?
10 August 2016, 07:17 | | 26.107 views
Kapan Peran Ayah sebagai Wali Nikah Boleh Digantikan?
30 July 2016, 23:00 | | 12.593 views
Sulit Memahami Terjemahan Al-Quran
29 July 2016, 10:24 | | 9.761 views
Bagaimana Ketentuan dan Tata Cara Mengqadha' Shalat?
27 July 2016, 16:30 | | 101.286 views
Tidak Ada Air Untuk Wudhu Tidak Ada Tanah Untuk Tayammum
22 July 2016, 06:20 | | 6.501 views
Makna Iedul Fithri dan Hubungannya Dengan Tradisi
16 July 2016, 19:59 | | 2.352 views
Apakah Bayi Wafat Karena Keguguran Harus Dishalati?
4 July 2016, 05:15 | | 7.367 views
Apakah Harta Bisa Kena Zakat Dua Kali?
3 July 2016, 09:12 | | 9.445 views
Menggerakkan Jari Saat Tahiyat, Mana yang Sunnah?
1 July 2016, 04:35 | | 12.935 views
Sesama Pendukung Zakat Profesi Masih Beda Pendapat
28 June 2016, 08:00 | | 8.877 views
Puasa Sudah Batal, Apakah Masih Wajib Berimasak Menahan Diri Dari Makan dan Minum?
22 June 2016, 13:21 | | 6.901 views
Tukar Uang Receh Menjelang Lebaran, Ribakah?
21 June 2016, 02:34 | | 13.148 views
Puasalah Kamu Akan Sehat, Ternyata Hadits Palsu?
16 June 2016, 02:19 | | 16.847 views
Zakat untuk Janin
14 June 2016, 15:22 | | 5.217 views
Junub dalam Keadaan Puasa Dapat Membatalkan Puasa?
8 June 2016, 02:00 | | 7.329 views
Menikahi Wanita Hamil, Haruskah Nikah Ulang Pasca Kelahiran?
7 June 2016, 02:47 | | 70.643 views
Doa Buka Puasa Allahumma Laka Shumtu Bukan Hadits Shahih?
6 June 2016, 08:45 | | 12.196 views
Amalan Nisfu Syaban
22 May 2016, 02:20 | | 26.777 views
Hadits Tentang Nisfu Sya'ban dan Dalil-Dalilnya
21 May 2016, 05:05 | | 299.712 views
Hukum Hadiah dari Suatu Perlombaan yang Berasal dari Uang Pendaftaran
18 May 2016, 05:00 | | 20.430 views
Benarkah Hukum Imunisasi Mutlak Haram?
14 May 2016, 04:50 | | 46.187 views
Metode Hisab Untuk Penetapan Ramadhan & Syawwal
11 May 2016, 06:15 | | 7.655 views
Haruskah Kita Berobat Dengan Pengobatan Nabawi?
9 May 2016, 07:00 | | 9.440 views
Bolehkah Menjamak Shalat Tanpa Sebab Safar, Takut atau Hujan
7 May 2016, 08:45 | | 14.602 views
SMS Berhadiah PILDACIL, Haramkah?
29 April 2016, 16:36 | | 5.068 views
Mengapa Zakat Hadiah Tidak Bisa Diqiyas Dengan Zakat Rikaz
28 April 2016, 18:00 | | 5.146 views
Mereka Yang Diharamkan Berfatwa
24 April 2016, 20:22 | | 7.701 views
Memanggil 'Mama' untuk Isteri Termasuk Zhihar?
23 April 2016, 08:01 | | 10.895 views
Benarkah Zakat Profesi Itu Cuma Hasil Ijtihad?
22 April 2016, 06:41 | | 16.782 views

TOTAL : 2.278 tanya-jawab | 20,477,078 views