Titip Doa | rumahfiqih.com

Titip Doa

Ahmad Zarkasih, Lc Thu 26 September 2013 14:56 | 7178 views

Bagikan via

Kalau sudah masuk akhir bulan Dzulqo’dah seperti sekarang ini, sudah mulai banyak kloter-kloter Jemaah Indonesia yang sudah berangkat menuju tanah suci untuk ibadah haji. Dan biasanya, para Jemaah sering sekali membawa titipan dari keluarga atau kerabatnya di tanah air, yaitu titipan doa.

Orang Indonesia, atau lebih tepatnya beberapa kalangan di pinggiran kota atau daerah sering sekali titip-titipan doa dengan saudaranya yang mau berangkat haji. Nitip doa maksudnya itu meminta didoakan oleh saudarnya yang berhaji ke Tanah Haram sana, karena bagaimanapun keutamaan berdoa di Tanah Haram sangat besar dan termasuk dalam tempat-tempat istijabah.

“Bang, ane nitip doa ya nanti. Kalo depan ka’bah, jangan lupa doain ane biar makin,……”

“Nanti di raudhoh, ane nitip doa ye! Doain ane ama bini ane biar bisa nyusul kaya ente pegih haji!”

Begitu kiranya redaksi kalimat yang sering kita dengar. Bahkan saking banyaknya permintaan titipan doa, ada Jemaah yang membuat list titip doa di buku diary mereka yang nantinya mereka bawa ke tanah suci. Niatnya biar tidak kelupaan untuk mendoakan saudaranya, karena bagaimanapun titipan doa juga amanah.

Sebenarnya bukan hanya dalam hal keberangkatan haji, praktek titip-titipan doa ini juga sering dilakukan di luar itu. Bahkan hampir setiap hari, orang Indonesia banyak yang melakukannya. Tidak jarang kita temuka orang yang bertemu dengan kawan atau siapapun yang yang mengatakan:

“Mas/Mba, Doain aku ya! Aku sebentar lagi mau,…….”

Apalagi kalau bertemu dengan ustadz atau kiyai, pasti minta lebih banyak lagi titipan doa.

“Yai, mohon doanya, biar saya bisa ,……”,

“Pak ustadz, jangan lupa kalo sholat malem doakan kami juga biar,…….”

Itu semua sejatinya adalah praktek titip doa, karena kita menitipkan doa kita agar didoakan juga oleh orang lain, terlebih jika ia orang sholeh dalam selipan doa-doa mereka. Berharap dengan banyaknya orang yang berdoa untuk kita, keinginan dan cita-cita semakin dekat, karena banyak yang meminta. Dan praktek ini sangat baik sekali.

Doa kok Dititip?

Sayangnya belakangan ini, atau entah sejak kapan, ada beberapa kalangan yang malah mencibir prkatek yang sudah sejak lama dilakukan oleh kebanyak orang Indonesia, bahkan ini diprkatekan oleh semua muslim sejagad raya sejak zaman kenabian.

Mereka beralasan bahwa prkatek titip doa itu tidak sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Allah melalui ayat Quran-Nya:

“dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku” (QS Al-Baqarah 186)

Mereka menganggap dengan ayat ini, bahwa seseorang tidak perlu lagi meminta orang untuk mendoakan atau titip-titipan doa, karena Allah swt itu dekat dengan hambaNya, dan karena dekat ya tidak perlu lagi meminta orang lain, langsung saja kepada yang dekat.

Memang sejatinya begitu, tapi bukan berarti praktek titip doa itu disalahkan dan tidak dibenarkan. Meminta orang untuk mendoakan bukan berarti tidak meyakini bahwa Allah itu dekat, bukan begitu mikirnya. Akan tetapi memang syariah ini membolehkan prkatek titip doa.

Syariah ini memberikan kita keistimewaan, bahwa ada beberapa tempat dan beberapa waktu yang sering disebut dengan Mahallu Istijabat Al-Du’a (tempat-tempat/keadaan yang dimana doa akan dikabulkan), seperti waktu sepertiga malam, ba’da Ashar menjelang maghrib di hari Jumat. Kalau tempat ada Raudhoh-nya masjid Nabawi, Hijir Ismail dan sebagainya.

Apakah jika orang mengejar waktu dan tempat-tempat tersebut untuk berdoa dikatakan bahwa ia tidak meyakini kalau Allah itu dekat sehingga ia harus mencari-cari waktu dan tempat khusus? Kan tidak begitu juga logikanya. Memang syariah menyediakan itu untuk kita bisa manfaatkan.

Dalam syariah, praktek ini disebut dengan istilah Al-Tawassul bil-Ahya (bertawassul dengan orang yang hidup). Yaitu meminta didoakan oleh orang, terlebih jika itu orang sholeh untuk hajat yang sedang diinginkan kepada Allah. Memintanya kepada Allah, tapi melalui lisan doanya orang sholeh tersebut. Orang Indonesia saja yang menamakannya titip doa.  

Dan praktek ini sudah dilakukan sejak zaman sahabat, ketika Nabi saw masih hidup. Tidak ada satupun ulama yang berpendapat bahwa Al-Tawassul bil-Ahya itu dilarang, ulama sejagad raya ini telah bersepakat kebolehannya.

Dan bagi yang dititipi doa, ini sebuah amal buat dia sebagai tambahan kebaikan. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa jika kita meminta ampun untuk saudara muslim kita, kita mendapat satu kebaikan dari jumlah muslim yang didoakan. Bayangkan kalau yang kita doakan itu muslim sejagad, berapa kebaikan yang kita peroleh?

Nabi Mengajarkan Titip doa

Sadar atau tidak sadar ternyata Nabi saw sejak dulu telah mengajarkan kita praktek titip doa ini. Banyak dari kalangan sahabat yang meminta didoakan oleh Nabi saw, dan sama sekali Nabi tidak mengatakan kepada mereka: “berdoa sendiri saja, Allah swt itu dekat!” tidak pernah ada riwayat seperti itu, akan tetapi Nabi meng-iya-kan dan mendoakan mereka semua. Apa itu bukan praktek titip doa namanya? Itu sama saja Nabi dititipkan doa oleh para sahabat.

Dalam riwayat Imam Tirmidzi (5/569) melalui sahabat Utsman bin Hunaif, Nabi saw pernah didatangi oleh seorang yang buta. Beliau meminta kepada Nabi saw untuk didoakan agar butanya itu diangkat oleh Allah swt dan dia bisa melihat kembali lagi. Apakah Nabi menolak? Sama sekali tidak. kalau memang tidak boleh, pastilah Nabi menolak.

Ada lagi dari riwayat Imam Muslim dalam kitab Shahihnya, diceritakan bahwa Nabi saw sedang khutbah Jumat kemudian ada seorang yang masuk masjid dan langsung berdiri meminta kepada Nabi saw mendoakan keadaan kampungnya yang sedang paceklik:

يَا رَسُول اللَّهِ هَلَكَتِ الأَمْوَال وَانْقَطَعَتِ السُّبُل فَادْعُ اللَّهُ يُغِيثُنَا . فَرَفَعَ رَسُول اللَّهِ يَدَيْهِ ، ثُمَّ قَال : اللَّهُمَّ أَغِثْنَا . اللَّهُمَّ أَغِثْنَا . اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

“wahai Nabi harta kami hancur, jalan-jalan (rezeki) telah terputus. Berdoalah kepada Allah untuk menolong kami”, kemudian Rasul saw mengangkat tangannya dan berdoa: “ya Allah tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami”

Seketika langit mulai mendung dan menurunkan hujan lebat sejak jumat itu sampai juma berikutnya, terus menerus tidak berhenti.

Atau juga riwayat Muslim (hadits no. 2542) yang masyhur sekali di telinga kita, yaitu cerita tentang khoirut-tabi’in (sebaik-baiknya tabi’in) Uwais Al-Qorni Al-Yamani, dimana ketika itu Nabi memerintahkan Umar bin Khoththob untuk meminta kepada Uwais agar didoakan dan dimintakan ampun kepada Allah swt.

سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: «يَأْتِي عَلَيْكُمْ أُوَيْسُ بْنُ عَامِرٍ مَعَ أَمْدَادِ أَهْلِ الْيَمَنِ، …..لَهُ وَالِدَةٌ هُوَ بِهَا بَرٌّ، لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللهِ لَأَبَرَّهُ، فَإِنِ اسْتَطَعْتَ أَنْ يَسْتَغْفِرَ لَكَ فَافْعَلْ»

Umar berkata: “Aku mendengar Rasul saw bersabda: akan datang nanti Uwais bin ‘Amir bersama rombongan dari Yaman…. Dia punya ibu yang ia sangat berbekati sekali kepada ibunya, kalau dia bersumpah kepada Allah, pastilah Allah mengabulkannya, kalau kamu bisa memintakan ampun kepada Allah melalui dia, maka lakukanlah”

Maka ketika musim haji datang, Umar ra menunggu-nunggu kedatangan rombongan dari Yaman guna mencari Uwais Al-Qorni agar bisa didoakan oleh beliau. Akhirnya bertemua juga dengan Uwais dan meminta dimohonkan ampun kepada Allah untuknya atas rekomendasi dari Rasul saw.   

Manusia sekelas Umar ra, yang sudah dijanjikan surga oleh Allah swt saja masih disuruh untuk menitipkan doanya kepada Uwais Al-Qorni. Apakah tidak bisa Umar berdoa sendiri? Apa doa seorang Amirul-Mukminin tidak dikabul oleh Allah swt, kurang mustajab gitu?

Lalu siapa kita tiba-tiba malah melarang untuk memintakan doa kepada orang lain yang jauh lebih sholeh dari kita. Jadi mulai sekarang sering-sering titip doa ke orang-orang sholeh. Dengan kedekatakannya insyaAllah hajat kita terkabul.

Wallahu A’lam

Bagikan via


Baca Lainnya :

Adakah Qadha' Sholat Bagi Orang Yang Telah Meninggal?
Dr. Isnan Ansory, Lc, MA | 22 September 2013, 11:34 | 15.482 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 9.811 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 5.508 views
Ekstrimisme Dalam Beragama
Dr. Isnan Ansory, Lc, MA | 15 September 2013, 12:22 | 4.059 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 4.418 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 1.428 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 3.579 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 4.837 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 7.070 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 3.763 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 3.172 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 4.570 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 6.607 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 10.529 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 4.038 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 3.882 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 5.308 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 10.590 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 5.147 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 4.707 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 6.937 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 9.607 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 7.190 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 3.971 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 12.585 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 7.085 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 8.095 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 5.182 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 4.462 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 6.073 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 3.448 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 39.391 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 4.538 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 11.200 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 4.882 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 4.980 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 3.955 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 5.723 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 6.715 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 4.212 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 3.635 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 4.053 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 4.238 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 4.769 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 3.929 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 6.560 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 6.223 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 4.793 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 3.078 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 4.468 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 3.578 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 6.056 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 3.857 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 4.018 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 3.727 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 5.142 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 3.413 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 4.030 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 5.793 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 3.150 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 4.684 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.406 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 5.185 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 3.816 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 10.072 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 6.281 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 4.507 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 5.690 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 5.660 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 9.763 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 7.022 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 4.587 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 4.690 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 7.178 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 9.811 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 5.508 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 4.418 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 4.731 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 6.332 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 4.445 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 4.989 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 6.881 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 3.418 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 5.272 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 5.238 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 4.352 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 6.130 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 5.388 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 4.053 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 3.588 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 14.756 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 8.158 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 4.677 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 6.852 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 4.151 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 5.341 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 4.885 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 4.509 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 5.417 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 4.961 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 6.723 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 5.112 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 4.353 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 3.566 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 7.493 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 4.185 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 4.196 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 4.361 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 6.254 views