Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah | rumahfiqih.com

Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah

Ahmad Zarkasih, Lc Sun 8 December 2013 12:56 | 7087 views

Bagikan via

Dalam kitabnya, Raudhoh Al-Nadzir wa Junnah Al-Munadzir, di bab Taqlid, Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi (620H) menyebutkan ijma’ (konsensus) para sahabat bahwa seorang awam boleh taqlid (mengikuti) mujtahid atau madzhab dalam masalah-masalah syar’i yang furu’i (cabang), bahkan bukan cuma boleh, tapi wajib taqlid.

Sama sekali tidak diwajibkan seorang awam untuk mengetahui dalil, cukup bagi seorang awam untuk mengetahui hukum suatu masalah, dan menjalankan ibadah sesuai hukum yang ia ketahui walau tidak tahu dalil. Dan cukup baginya fatwa ulama yang ia ikuti, atau guru yang ia belajar kepadanya.

Ibnu Qudamah membantah pendangan Al-Qadariyah yang berpendapat bahwa seorang awam juga wajib mengetahui dalil dari hukum-hukum masalah atau juga ibadah yang ia lakukan.

Beliau mengatakan bahwa anggapan itu tidak benar, karena menyeselisihi ijma’ sahabat. Dan ijma’ sahabat adalah salah satu sumber dalil yang disepakati, yang mana ulama bersepakat bahwa menyelisih ijma’ adalah berdosa.

Ulama yang bermadzhab Hanbali ini mengatakan bahwa dulu juga para sahabat tidak semuanya ahli fiqih atau ahli ilmu. Sahabat pun derajatnya berbeda-beda, ada yang mujtahid dan ada juga yang awam yang tidak mampu berijtihad. Dan para sahabat ketika itu beribadah dengan berdasarkan hasil ijtihad sahabat lain yang derajatnya memang mujtahid, seperti Abu Bakar, Umar, Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud dan yang lainnya.

Lebih jelas lagi bahwa ketika sahabat yang mujtahid ini ditanya tentang suatu masalah, mereka menjawab pertanyaan itu. Dan sama sekali mereka tidak menyuruh sahabat yang lain untuk berijtihad. Mereka tidak mengatakan: “Berijtihadlah!”.

Kalau seandainya seorang awam harus mengetahui dalil dan mereka tidak mampu untuk itu, pastilah para sahabat tidak akan menjawab pertanyaan mereka semua. Pasti mereka menyuruh sahabat yang lainnya untuk berijtihad, karena haram ber-taqlid.

Dan mustahil semua orang mampu mengetahui dalil dari setiap amalan ibadah yang dikerjakan. Tidak semua orang punya akses untuk  mempelajari 'alat-alat' untuk berijtihad, seperti ilmu bahasa arab, ilmu Al-Quran yang bersangkutan dengan masalah, ilmu hadits-hadits atas hukum yang terkait, serta ilmu Thuruq Fahm Al-Hadits (cara memahami hadits), dan tentu saja yang paling penting adalah ilmu ushul fiqh,  Tanpa semua itu, seseorang tidak boleh berijtihad.

Kalau pun secara ekstrim kita berandai-andai bahwa semua orang pasti mampu menguasai semua ilmu di atas, tetap saja masih menyisakan masalah. Kalau semuanya jadi mujtahid, pastilah akan terjadi ketimpangan dan ketidakseimbangan dalam hidup ini. Ini justru akan membuat dunia ini kacau balau, lalu siapa yang jadi petani dan memenuhi piring rumah kita dengan nasi?

Siapa nantinya yang menjadi tabib dan dokter guna mengobati orang yang sakit? Siapa juga yang nantinya menekuni bidang astronomi yang akan meneliti pergerakan bulan untuk mengetahui awal bulan? Siapa juga nantinya yang fokus menekuni disiplin ilmu lain yang memang manusia membutuhkan itu.

Karena semua jadi mujtahid, kehidupan ini pastilah rusak dan tidak teratur, karena semua bergerak di bidang yang sama. Tentu ini bukan suatu hal yang baik.

Maka itu cukuplah bagi awam, mengetahui hukum walau tidak tahu dalil. Cukup baginya ber-Taqlid dan mengikuti para imam madzhab yang memang ijtihadnya sudah diakui dan muktamad. Karena sama sekali tidak ada kewajiban untuk berijtihad bagi seorang awam.

Siapa Yang Harus Diikuti?

Kemudian yang jadi pertanyaan ialah siapa yang harus diikuti (di-taqlidi)?

Ibnu Qudamah juga punya pembahasan soal pertanyaan itu, beliau menjelaskan dengan redaksi kalimat seperti ini:

ولا يستفتي العامي إلا من غلب على ظنه انه من أهل الاجتهاد بما يراه من انتصابه للفتيا بمشهد من أعيان العلماء وأخذ الناس عنه

Seorang Muqallid tidak dibolehkan bertanya (meminta fatwa) kecuali kepada ia yang memang diduga kuat olehnya bahwa ia adalah seorang mujtahid dengan apa yang ia lihat bahwa orang tersebut itu layak berfatwa dan juga dengan kesaksian para ulama lain, serta banyaknya orang yang mengambil ilmu darinya.

Setelah itu muncul lagi pertanyaan lain, yaitu “bagaimana jika di depan kita itu banyak mujtahid, harus pilih yang mana?”, beliau menjawab:

وإذا كان في البلد مجتهدون فللمقلد مساءلة من شاء منهم. ولا يلزمه مراجعة الأعلم، كما نقل في زمن الصحابة؛ إذ سأل العامّة الفاضل والمفضول في أحوال العلماء

Kalau seandainya dalam satu negeri terdapat banyak mujtahid, maka seorang awam punya keleluasaan untuk bertanya kepada siapa yang ia mau. Dan tidak harus ia mencari yang paling pandai, sebagaimana dulu para sahabat juga bertanya kepada ulama yang fadhil (unggul) dan juga yang mafdhul (diunggulkan) dari ulama-ulama mereka.

Jadi memang tidak ada keharusan bagi seorang awam untuk mencari lebih dulu, mana yang paling pandai atau cerdas dari para ulama tersebut untuk dimintai fatwa atau diikuti pendapatnya.

Imam Ibnu Qudamah menjelaskan bahwa seorang awam tidak mungkin bisa mengetahu mana yang lebih utama dan lebih unggul dalam hal keilmuan dari ulama-ulama tersebut. Malah sering kali mereka tertipu dengan penampilan luar saja, dan karena itu bisa ia meminta fatwa ke ulama yang diungguli (mafdhul), padahal ada yang lebih unggul (afdhol).

Dan memang untuk mengetahui seorang ulama itu lebih cerdas dan lebih pandai dibanding yang lain, itu membutuhkan bukti dan telisik yang dalam yang seorang awam tidak bisa mencapai itu. Sama seperti ia tidak bisa mencapai sebuah kesimpulan hukum masalah dari dalil-dalil yang ada.

Bagaimana Bertaqlid Yang Baik?

Kemudian juga muncul pertanyaan, “bagaimana cara bertaqlid yang baik?”.

Bertaqlid yang baik ialah mengikuti fatwa ulama yang memang dipercayai dan tidak menyalahkan orang lain yang mengambil dan mengikuti fatwa berbeda dari ulama lain yang berbeda dengan ulama yang kita ikuti.

Imam Ibnu Qudamah mengataka bahwa pada hakikatnya tidak ada yang lebih baik di antara pendapat-pendapat dari masing-masing ulama tersebut. Semuanya adalah pendaapt yang sudah baik, karena merupakan hasil dari ijtihad mereka, dan ijtihad mereka telah mendapat legalitas dari Allah SWT.

[لأنه ليس قول بعضهم أولى من البعض]

Karena pendapat satu tidak lebih baik diantara yang lainnya.

Karena memang kesemuanya itu baik, dan tidak ada yang lebih baik diantara keduanya, maka tidak dibenarkan untuk saling menyalahkan siapa yang mengambil fatwa berbeda dari ulama yang berbeda. Syariat ini memberikan keleluasaan untuk memilih siapa kita harus mengikuti.

Jadi sama sekali tidak diperkenankan untuk menyalahkan atau menghina bahkan menuduh dengan tuduhan yang semestinya tidak keluar dari mulut seorang muslim kepada saudara muslim lainnya sendiri.

Imam Ahmad Pun Tidak Marah

Untuk menguatkan apa yang sudah dijelaskan tentang taqlid ini dan kebolehan meminta fatwa kepada ulama walaupun ada ulama lain yang diduga lebih cerdas, Imam Ibnu Qudamah menutup pembahasannya dengan sebuah riwayat dari Imam Ahmad bin Hanbal yang pernah ditanya oleh Hasan bin Basyar, salah seorang sahabat dan juga murid Imam Ahmad.

Beliau bertanya kepada Imam Ahmad tentang masalah yang berkaitan dengan talak, lalu Imam Ahmad menjawab,"Kalau itu dilakukan, maka berdosa”. Husain bertanya lagi,"Bagaimana bila Aku menanyakan hal ini kepada  ulama lain dan jawaannya berbeda jawaban Anda, seperti ulama di Rushafah (Iraq)?”. Dengan tegas Imam Ahmad menjawab: “Ya!”

Sama sekali Imam Ahmad tidak marah dan tidak melarang Husain untuk mengikuti fatwa ulama lain yang berbeda dengan fatwanya. Beliau tidak memaksa Husain mengikutinya dan tidak juga menyalahkan ulama lain yang berfatwa beda dengan beliau -rahimahullah rahmah wasi’ah-.

Wallahu a’lam

Bagikan via


Baca Lainnya :

Lupa Baca Bismillah Saat Menyembelih
Aini Aryani, Lc | 7 December 2013, 10:30 | 5.143 views
Mengandung Babi Atau Pernah Menjadi Babi
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 6 December 2013, 09:51 | 9.040 views
Taqwa & Fujur (Dua Sisi Yang Berbeda)
Aini Aryani, Lc | 29 November 2013, 22:44 | 4.489 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 5.400 views
Taklid Kepada Bukhari dan Muslim
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 25 November 2013, 23:19 | 5.951 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Kalau Awam Boleh Ijtihad
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 September 2017, 08:03 | 2.274 views
Mampu atau Tidak Berkurban? Ini Standarnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2017, 06:31 | 2.105 views
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 2.530 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 4.836 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 6.694 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 8.236 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 5.849 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 4.416 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 5.870 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 7.824 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 11.856 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 5.431 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 4.811 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 6.364 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 12.113 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 6.136 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 5.768 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 8.209 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 10.963 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 8.319 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 4.937 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 13.760 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 7.969 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 9.135 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 6.214 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 5.197 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 7.006 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 4.290 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 41.151 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 5.469 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 12.653 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 5.921 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 5.870 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 4.854 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 6.624 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 8.009 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 5.217 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 4.405 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 4.860 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 5.119 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 5.601 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 4.727 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 7.505 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 7.099 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 5.652 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 3.928 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 5.272 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 4.237 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 6.929 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 4.714 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 5.029 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 4.676 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 6.066 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 4.285 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 4.896 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 6.733 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 3.964 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 5.737 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 8.741 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 6.498 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 4.767 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 11.057 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 7.087 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 5.400 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 6.632 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 6.591 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 10.657 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 8.177 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 5.460 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 5.434 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 8.155 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 11.042 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 6.539 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 5.384 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 5.673 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 7.511 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 5.564 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 6.147 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 7.738 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 4.232 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 6.225 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 6.224 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 5.332 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 7.067 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 6.449 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 5.056 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 4.509 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 15.925 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 9.528 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 5.497 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 8.191 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 5.052 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 6.169 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 5.900 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 5.342 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 6.295 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 5.886 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 7.698 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 6.055 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 5.254 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 4.493 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 8.632 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 5.182 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 4.997 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 5.255 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 7.198 views
PENULIS :
Ahmad Zarkasih, Lc106 tulisan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA57 tulisan
Hanif Luthfi, Lc., MA52 tulisan
Ahmad Sarwat, Lc., MA46 tulisan
Isnan Ansory, Lc, MA26 tulisan
Sutomo Abu Nashr, Lc20 tulisan
Aini Aryani, Lc19 tulisan
Galih Maulana, Lc16 tulisan
Ali Shodiqin, Lc13 tulisan
Firman Arifandi, Lc., MA12 tulisan
Muhammad Abdul Wahab, Lc11 tulisan
Isnawati, Lc9 tulisan
Muhammad Ajib, Lc., MA9 tulisan
Siti Chozanah, Lc6 tulisan
Tajun Nashr, Lc6 tulisan
Faisal Reza4 tulisan
Ridwan Hakim, Lc2 tulisan
Muhammad Aqil Haidar, Lc1 tulisan
Muhammad Amrozi, Lc1 tulisan
Luki Nugroho, Lc0 tulisan
Azizah, Lc0 tulisan
Wildan, Lc0 tulisan
Syafri, Lc0 tulisan
Ipung Multinigsih, Lc0 tulisan