Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak? | rumahfiqih.com

Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?

Ahmad Zarkasih, Lc Thu 2 January 2014 05:01 | 4611 views

Bagikan via

Mungkin banyak yang bertanya perihal calo secara umum (khususnya calo tiket), dan agen resmi atau sales. Masalahnya muncul karena adanya perbedaan hukum antara praktek kedua, padahal sejatinya apa yang dilakukan keduanya sama saja, yaitu sama-sama menjadi perantara antara penjual dan pembeli.

Namanya saja calo, sudah pasti itu perantara antara penjual (pemilik barang) dengan pembeli. Tapi kenapa calo diharamkan, dan agen resi serta sales atau yang semisalnya tidak diharamkan juga. Kenapa ada perbedaan padahal hakikat keduanya sama.

Jadi pembahasan ini masuk dalam pembahasan tentang prantara dalam jual beli.

Perantara [سمسرة] (Samsarah)

Dalam pembahasan fiqih Muamalah, praktek perantara antara penjual dan pembeli sering disebut dengan istilah Samsarah [سمسرة], sedangkan yang bekerja sebagai perantara disebut dengan istilah Simsaar [سمسار] atau Dallaal [دلال].

Secara bahasa, samsarah mempunyai arti sama dengan praktek dagang. Sedangkan secara istilah, samsarah mempunyai arti sama dengan apa yang dikenal sebagai calo dalam kamus bahasa Indonesia, yaitu; perantara antara penjual dan pembeli.

Imam Ibnu ‘Abdin, ulama besar dari kalangan Hanafiyah dalam Hasyiyah-nya (5/39) mengatakan bahwa samsarah itu ialah:

الَّذِي يَدْخُلُ بَيْنَ البَائِعِ وَالمـُشْتَرِي مَتَوَسِّطاً لإِمْضَاءِ البَيْعِ

“Pihak yang masuk di tengah antara penjual dan pembeli agar terjadi jual-beli”

Maka siapapun orang yang berdiri sebagai perantara antara penjual dan pembeli, ia disebut dalam istilah muamalah sebagai Simsaar. Dan pekerjaan ini bukanlah sesuatu yang diharamkan.

Ini juga pernah dipraktekkan oleh sahabat Úrwah Al-Bariqi yang menjadi perantara antara Nabi shallahu ‘alayh wasallam, yang ketika itu ingin membeli kambing untuk kurban dan memeberikannya satu dinar. Namun dengan  kepintarannya, Urwah berhasil membeli 2 kambing dengna satu dinar lalu menjual satu kambing yang telah dibeli dengan seharga satu dinar. Akhirnya ia kembali kepada Nabi dengan membawa satu kambing dan satu dinar. (HR. Tirmidzi)

Calo = Perantara?

Kalau dilihat dari pengertian yang telah dibahas diatas, agen tiket, travel, sales atau semisalnya itu masuk dalam kategori samsarah, dan itu sah-sah saja, tidak ada yang melanggar syariah. Mereka hanya menjadi perantara penjualan antara penjual dan pembeli, bahkan mereka menjadi perantar resmi yang mendapat stempel resmi dari penjual asli.

Dan secara sekilas pun calo tiket itu juga masuk dalam kegiatan ini, yaitu kegiatan perantara. Lalu kenapa calo dihukumi haram?

Secara sekilas, iya! Tapi sejatinya calo yang ada itu bukanlah calo dalam arti perantara yang dibenarkan dalam syariah. Apa yang dilakukan selama ini oleh calo itu ialah kejahatan [dzulm] dalam jual beli, dan sama sekali tidak masuk dalam kategori samsarah atau perantara, karena memang bukan perantara.

Mereka bukanlah perantara, akan tetapi mereka sejatinya penjual namun dengan harga yang mencekik pembeli, bukan hanya itu, ia juga memborong dan menghabiskan semua tiket, sehingga orang yang butuh tidak punya cara lain kecuali membeli dari calo dan tentu dengan harga yang sudah dilipatgandakan.

Mereka awalnya berkedok sebagai pembeli, lalu menghabiskan semua tiket yang ada, lalu menjualnya dengan harga yang sudah dilipatgandakan. Jadi, sama sekali itu bukan praktel perantara, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh agen-agen travel atau juga sales. Mereka murni menjadi penengah antara penjual dengan pembeli dan tidak ada yang disembunyikan atau juga ditinggikan harganya.

Menimbun [احتكار] (Ihtikar)

Parahnya lagi, mereka ini bukan hanya mencekik pembeli dengan harga yang sangat tinggi melebihi harga normal, calo juga melakukan pelanggaran lainnya, yaitu menimbun barang yang sedang dibutuhkan. Dalam syariah praktek kotor ini disebut dengan istilah Iktikar [احتكار].

Imam Ibnu ‘Abdiin dalam Hasyiyah-nya (3/161) memberikan definisi untuk ihtikar itu sendiri, dan defenisi inilah yang juga disepakati oleh ulama madzhab lain, hanya saja berbeda redaksi:

اشْتِرَاءُ طَعَامٍ وَنَحْوِهِ وَحَبْسُهُ إِلَى الْغَلاءِ

“membeli makanan atau sejenis (barang kebutuhan), dan menimbunnya sampai waktu (harga menjadi) mahal”.

Ulama sepakat atas keharaman peminbunan komoditi yang memang dibutuhkan oleh orang banyak, karena memang praktek menimbun komoditi ini adalah praktek yang dzolim dan sudah barang tentu mempersulit orang banyak.

Dan yang dilakukan oleh calo itu ialah praktek menimbun, mereka memborong semua tiket yang mana status tiket ketika itu ialah komoditi yang urgent dan memang snagat dibutuhkan sekali oleh orang banyak. Dan orang sedang sangat sibuk sekali mencari tiket itu namun tidak ada, yang ada hanya tiket yang sudah diborong oleh para calo, dengan demikian calo menjadi rujukan utama bagi banyak orang dan seenaknya lah mereka menjual dengan harga yang mencekik.

Sebagaimana teori umum dalam ilmu ekonomi, bahwa permintaan yang melonjak tapi barang langka, akan menjadikan barang itu menjadi mahal sekali.

Jadi jelas, bahwa calo bukanlah perantara yang dibolehkan, melainkan ia adalah kejahatan dalam system jual beli. Banyak kerugian yang dihasilkan dari praktek ini, baik itu bagi si penjual asli dan juga pembeli. Karena banyaknya kedzaliman inilah, praktek percaloan itu dilarang.

Calo = Kartel Penjahat

Sejatinya, penamaan calo untuk mereka yang bekerka seperti ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena kalau kita buka kamus bahasa Indonesi, kata calo itu berarti perantara antara penjual dan pembeli, yaitu perantara yang baik yang memang itu juga dibenarkan dalam syariah.

Tapi calo yang ada sekarang ini, bukanlah perantara, melainkan lebih dekat kepada prilaku kejahatan yang merugikan banyak orang. Dan system kerja mereka pun tidak individual, melainkan bekerja secara sistemik dan teratur.

Bahkan mereka sudah menjadi kartel dengan sekumpulan orang yang berpraktek sama dengan tujuan mencekik pembeli dan merauo keuntungan sebesar-besarnya.     

Wallahu a’lam  

Bagikan via


Baca Lainnya :

Tidak Semua Harus Menjadi Mujtahid
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 28 December 2013, 01:01 | 4.205 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.326 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 5.107 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 3.747 views
Berlebihan Dalam Menjalankan Agama
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 16 December 2013, 12:56 | 7.393 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 1.342 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 3.484 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 4.748 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 6.995 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 3.691 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 3.117 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 4.492 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 6.497 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 10.428 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 3.969 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 3.812 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 5.246 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 10.493 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 5.074 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 4.650 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 6.856 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 9.519 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 7.101 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 3.909 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 12.505 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 6.998 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 8.020 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 5.121 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 4.389 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 5.988 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 3.392 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 38.842 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 4.478 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 11.106 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 4.790 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 4.910 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 3.886 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 5.645 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 6.647 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 4.155 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 3.576 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 4.004 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 4.173 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 4.677 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 3.866 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 6.509 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 6.153 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 4.732 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 3.018 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 4.420 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 3.498 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 5.989 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 3.790 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 3.944 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 3.669 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 5.052 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 3.357 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 3.970 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 5.719 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 3.099 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 4.611 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.326 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 5.107 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 3.747 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 9.980 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 6.216 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 4.444 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 5.628 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 5.589 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 9.703 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 6.937 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 4.519 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 4.635 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 7.100 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 9.718 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 5.439 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 4.348 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 4.674 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 6.279 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 4.389 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 4.915 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 6.809 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 3.367 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 5.203 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 5.158 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 4.299 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 6.054 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 5.314 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 3.987 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 3.514 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 14.671 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 8.099 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 4.625 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 6.789 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 4.087 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 5.269 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 4.832 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 4.438 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 5.364 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 4.884 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 6.658 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 5.048 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 4.299 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 3.503 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 7.423 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 4.116 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 4.115 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 4.283 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 6.168 views