Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak? | rumahfiqih.com

Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?

Ahmad Zarkasih, Lc Thu 2 January 2014 05:01 | 4326 views

Bagikan via

Mungkin banyak yang bertanya perihal calo secara umum (khususnya calo tiket), dan agen resmi atau sales. Masalahnya muncul karena adanya perbedaan hukum antara praktek kedua, padahal sejatinya apa yang dilakukan keduanya sama saja, yaitu sama-sama menjadi perantara antara penjual dan pembeli.

Namanya saja calo, sudah pasti itu perantara antara penjual (pemilik barang) dengan pembeli. Tapi kenapa calo diharamkan, dan agen resi serta sales atau yang semisalnya tidak diharamkan juga. Kenapa ada perbedaan padahal hakikat keduanya sama.

Jadi pembahasan ini masuk dalam pembahasan tentang prantara dalam jual beli.

Perantara [سمسرة] (Samsarah)

Dalam pembahasan fiqih Muamalah, praktek perantara antara penjual dan pembeli sering disebut dengan istilah Samsarah [سمسرة], sedangkan yang bekerja sebagai perantara disebut dengan istilah Simsaar [سمسار] atau Dallaal [دلال].

Secara bahasa, samsarah mempunyai arti sama dengan praktek dagang. Sedangkan secara istilah, samsarah mempunyai arti sama dengan apa yang dikenal sebagai calo dalam kamus bahasa Indonesia, yaitu; perantara antara penjual dan pembeli.

Imam Ibnu ‘Abdin, ulama besar dari kalangan Hanafiyah dalam Hasyiyah-nya (5/39) mengatakan bahwa samsarah itu ialah:

الَّذِي يَدْخُلُ بَيْنَ البَائِعِ وَالمـُشْتَرِي مَتَوَسِّطاً لإِمْضَاءِ البَيْعِ

“Pihak yang masuk di tengah antara penjual dan pembeli agar terjadi jual-beli”

Maka siapapun orang yang berdiri sebagai perantara antara penjual dan pembeli, ia disebut dalam istilah muamalah sebagai Simsaar. Dan pekerjaan ini bukanlah sesuatu yang diharamkan.

Ini juga pernah dipraktekkan oleh sahabat Úrwah Al-Bariqi yang menjadi perantara antara Nabi shallahu ‘alayh wasallam, yang ketika itu ingin membeli kambing untuk kurban dan memeberikannya satu dinar. Namun dengan  kepintarannya, Urwah berhasil membeli 2 kambing dengna satu dinar lalu menjual satu kambing yang telah dibeli dengan seharga satu dinar. Akhirnya ia kembali kepada Nabi dengan membawa satu kambing dan satu dinar. (HR. Tirmidzi)

Calo = Perantara?

Kalau dilihat dari pengertian yang telah dibahas diatas, agen tiket, travel, sales atau semisalnya itu masuk dalam kategori samsarah, dan itu sah-sah saja, tidak ada yang melanggar syariah. Mereka hanya menjadi perantara penjualan antara penjual dan pembeli, bahkan mereka menjadi perantar resmi yang mendapat stempel resmi dari penjual asli.

Dan secara sekilas pun calo tiket itu juga masuk dalam kegiatan ini, yaitu kegiatan perantara. Lalu kenapa calo dihukumi haram?

Secara sekilas, iya! Tapi sejatinya calo yang ada itu bukanlah calo dalam arti perantara yang dibenarkan dalam syariah. Apa yang dilakukan selama ini oleh calo itu ialah kejahatan [dzulm] dalam jual beli, dan sama sekali tidak masuk dalam kategori samsarah atau perantara, karena memang bukan perantara.

Mereka bukanlah perantara, akan tetapi mereka sejatinya penjual namun dengan harga yang mencekik pembeli, bukan hanya itu, ia juga memborong dan menghabiskan semua tiket, sehingga orang yang butuh tidak punya cara lain kecuali membeli dari calo dan tentu dengan harga yang sudah dilipatgandakan.

Mereka awalnya berkedok sebagai pembeli, lalu menghabiskan semua tiket yang ada, lalu menjualnya dengan harga yang sudah dilipatgandakan. Jadi, sama sekali itu bukan praktel perantara, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh agen-agen travel atau juga sales. Mereka murni menjadi penengah antara penjual dengan pembeli dan tidak ada yang disembunyikan atau juga ditinggikan harganya.

Menimbun [احتكار] (Ihtikar)

Parahnya lagi, mereka ini bukan hanya mencekik pembeli dengan harga yang sangat tinggi melebihi harga normal, calo juga melakukan pelanggaran lainnya, yaitu menimbun barang yang sedang dibutuhkan. Dalam syariah praktek kotor ini disebut dengan istilah Iktikar [احتكار].

Imam Ibnu ‘Abdiin dalam Hasyiyah-nya (3/161) memberikan definisi untuk ihtikar itu sendiri, dan defenisi inilah yang juga disepakati oleh ulama madzhab lain, hanya saja berbeda redaksi:

اشْتِرَاءُ طَعَامٍ وَنَحْوِهِ وَحَبْسُهُ إِلَى الْغَلاءِ

“membeli makanan atau sejenis (barang kebutuhan), dan menimbunnya sampai waktu (harga menjadi) mahal”.

Ulama sepakat atas keharaman peminbunan komoditi yang memang dibutuhkan oleh orang banyak, karena memang praktek menimbun komoditi ini adalah praktek yang dzolim dan sudah barang tentu mempersulit orang banyak.

Dan yang dilakukan oleh calo itu ialah praktek menimbun, mereka memborong semua tiket yang mana status tiket ketika itu ialah komoditi yang urgent dan memang snagat dibutuhkan sekali oleh orang banyak. Dan orang sedang sangat sibuk sekali mencari tiket itu namun tidak ada, yang ada hanya tiket yang sudah diborong oleh para calo, dengan demikian calo menjadi rujukan utama bagi banyak orang dan seenaknya lah mereka menjual dengan harga yang mencekik.

Sebagaimana teori umum dalam ilmu ekonomi, bahwa permintaan yang melonjak tapi barang langka, akan menjadikan barang itu menjadi mahal sekali.

Jadi jelas, bahwa calo bukanlah perantara yang dibolehkan, melainkan ia adalah kejahatan dalam system jual beli. Banyak kerugian yang dihasilkan dari praktek ini, baik itu bagi si penjual asli dan juga pembeli. Karena banyaknya kedzaliman inilah, praktek percaloan itu dilarang.

Calo = Kartel Penjahat

Sejatinya, penamaan calo untuk mereka yang bekerka seperti ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena kalau kita buka kamus bahasa Indonesi, kata calo itu berarti perantara antara penjual dan pembeli, yaitu perantara yang baik yang memang itu juga dibenarkan dalam syariah.

Tapi calo yang ada sekarang ini, bukanlah perantara, melainkan lebih dekat kepada prilaku kejahatan yang merugikan banyak orang. Dan system kerja mereka pun tidak individual, melainkan bekerja secara sistemik dan teratur.

Bahkan mereka sudah menjadi kartel dengan sekumpulan orang yang berpraktek sama dengan tujuan mencekik pembeli dan merauo keuntungan sebesar-besarnya.     

Wallahu a’lam  

Bagikan via


Baca Lainnya :

Tidak Semua Harus Menjadi Mujtahid
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 28 December 2013, 01:01 | 3.980 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.063 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 4.769 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 3.507 views
Berlebihan Dalam Menjalankan Agama
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 16 December 2013, 12:56 | 7.112 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 992 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 3.131 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 4.202 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 6.696 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 3.378 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 2.845 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 4.172 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 5.965 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 10.055 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 3.695 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 3.543 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 4.974 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 10.094 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 4.745 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 4.415 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 6.558 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 9.243 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 6.073 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 3.620 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 12.193 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 6.757 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 7.743 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 4.856 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 4.170 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 5.726 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 3.137 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 38.469 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 4.199 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 10.772 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 4.508 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 4.640 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 3.566 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 5.349 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 6.379 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 3.870 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 3.315 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 3.752 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 3.898 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 4.416 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 3.635 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 6.273 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 5.901 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 4.496 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 2.784 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 4.193 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 3.211 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 5.765 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 3.512 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 3.724 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 3.428 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 4.572 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 3.121 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 3.738 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 5.488 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 2.884 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 4.326 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.063 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 4.769 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 3.507 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 9.742 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 5.907 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 4.215 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 5.409 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 5.331 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 9.487 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 6.653 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 4.323 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 4.457 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 6.631 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 9.423 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 5.151 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 4.108 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 4.439 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 6.095 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 4.162 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 4.660 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 6.586 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 3.152 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 4.955 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 4.940 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 4.053 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 5.811 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 5.066 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 3.767 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 3.229 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 14.355 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 7.791 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 4.367 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 6.530 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 3.865 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 4.972 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 4.587 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 4.147 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 5.127 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 4.615 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 6.351 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 4.802 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 4.061 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 3.262 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 7.113 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 3.857 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 3.846 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 4.040 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 5.670 views