Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi | rumahfiqih.com

Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi

Ahmad Zarkasih, Lc Fri 31 January 2014 06:18 | 5190 views

Bagikan via

Ibaratnya seperti orang yang bernyanyi. Dalam bernyanyi, orang yang bernyanyi tidak pada satu level yang sama, dari cara bernyanyi, bagus tidaknya suara, dan aksennya pun terlihat, mana yang ‘bisa’ bernyanyi dan mana yang tidak ‘bisa’. Semuanya tidak sama.

Ada yang baru pada level ‘suka’ bernyanyi, ada yang lebih tinggi levelnya, yaitu orang yang mulai masuk kelas vocal karena memang ingin jadi penyanyi sungguhan. Setelah itu, masuk level yang lebih tinggi, yaitu penyanyi tapi masih amatir, dengan jam terbang yang masih minim. Makin banyak jam terbang dan tampilnya, si penyanyi yang awalnya hanya ‘suka’ menyanyi ini berubah menjadi penyanyi professional yang banyak jadi rujukan penyanyi-penyanyi level amatir.

Baru ‘Suka’ Menyanyi

Kalau levelnya baru ‘suka’, sepertinya semua orang suka menyanyi dan suaranya pun bukan suara penyanyi, biasa saja bahkan bisa dikatakan suaranya jelak. Biasanya mereka suka mendengar radio, android media player, atau juga lihat-lihat video penyanyi pro di youtube. Nyanyi biasanya di kamar sendirian atau di tolet, nyanyi depan umum tidak berani, masih malu-malu, hanya siulan-siulan kecil saja. Ini yang sadar kalau dia baru berada pada level ‘suka’ saja.

Yang tidak sadar, agak mengkhawatirkan. Karena mereka tidak malu-malu bernyanyi depan umum dengan keyakinan bahwa suaranya bagus, indah dan enak didengar, padahal itu menurut dirinya pribadi aja, karena aslinya jelek sekali. Bahkan ada juga yang berani ikut perlombaan skala nasional, atau malah bikin konser.

Mereka sama sekali tidak tahu bagaimana bernyanyi yang benar, mereka hanya tahu materi yang sudah jadi saja, yaitu lagu-lagu yang banyak di radio atau video-video di youtube. Teknik bersuara sama sekali nihil, dan buta tentang teknik mengucapkan huruf vocal dalam bernyanyi. Ya iyalah, bisa nyanyi Cuma hasil liat-liat di youtube dan dengar-dengar di radio saja, bagaimana bisa jadi penyanyi.

Biasanya, orang yang baru pada level ‘suka’ menyanyi ini, paling jago dalam mengomentari orang lain bernyanyi. Bahkan penyanyi professional pun tak lewat dari kritikannya, kurang lepaslah-lah, kurang asik-lah, jelek banget-lah, ngga kaya biasa-nya lah. Pokoknya serba kurang. Maklum mereka tidak mnegerti bagaimana caranya bernyanyi, ya akhirnya asal komentar saja.

Murid Kelas Vocal

Level berikutnya itu ialah level yang lebih elegan dan terhormat. Berawal dari suka, dan ingin jadi penyanyi, akhirnya ia daftar kelas vocal dan mulai belajar benyanyi dari guru-guru vocal yang ahli. Di kelas ini mereka digembleng oleh para penyanyi-penyanyi professional, bukan hanya bagaimana bernyanyi, tapi juga materi-materi yang itu tidak didapatkan di seliweran dunia maya kecuali di kelas-kelas vocal.

Dan bukan hanya itu, mereka juga diajarkan attitude dan sopan santun, karena mereka adalah penyanyi yang nantinya punya banyak fans, lembaga vocal mengajarkan bagaimana caranya bersikap menjadi seorang star yang banyak diikuti orang. Jadi selain bisa jadi penyanyi yang hebat, mereka juga menjadi orang terhormat dan tidak sombong karena kehebatannya dalam bernyanyi.

Penyanyi Profesional

Nah ini level yang paling tinggi dalam dunia bernyanyi, yaitu jadi penyanyi professional. Mereka semua sama, awalnya suka, lalu mulai berani masuk kelas vocal dan mengikuti pembelajaran, kemudian banyak tampil sambil terus mnegasah kemampuan. Seiring berjalannya waktu, banyaknya tampil dan banyaknya pengalaman, membuat penyanyi ini menjadi lebih matang dan semakin matang hingga akhirnya sampai pada level Profesional.

Kalau masih level ‘suka’, biasanya mereka sering umbar suara, padahal bernyanyi benar tak bisa, tapi selalu tampil dan meresa paling juara. Berbeda dengan penyanyi professional. Bisanya mereka terkesan ogah umbar suara, karena suaranya mahal, tidak bisa asal menyanyi. Ya benar saja, kalau sudah professional, bayaran untuk sekali nyanyi pun mahal sekali.

Dan penyanyi professional, biasanya hanya tertawa dan senyum-senyum saja kalau melihat banyak penyanyi dengan level ‘bisa’ itu bernyanyi atau mengkritiknya bernyanyi. Dan memang mereka tidak akan ambil pusing dengan kritikan itu, karena datang dari orang yang tidak paham bagaimana bernyanyi.

Level-Level Aktifis Ilmu Syariah

Nah, sepertinya itu sama dengan ilmu syariah, fiqih lebih spesifiknya. Orang yang menggandrunginya berada pada level-level tertentu, ada yang baru pada level ‘suka’ dengan ilmu syariah, ada yang sudah masuk ke level pembelajar serius dengan masuk ke fakultas-fakultas syariah, dan ada yang sudah sampai pada level ekspert (ulama) yang mana ilmunya itu bukan lagi sebatas teori, tapi beliau aplikasikan untuk kemaslahatan umat.

Kalau baru level ‘suka’, rasanya banyak dan itu bagus. Memang harus ‘suka’ dengan ilmu syariah, tapi ingat juga bahwa levelnya masih sangat rendah. Karena level yang rendah itu, baiknya berlaku sesuai levelnya. Jangan sampai salah dan gegabah. Jangan asal main komentar kalau ilmu masih minim, apalagi sampai-sampai bikin konser dengan hanya pengetahuan yang sedikit.

Tahu materi syariah hanya dari baca-baca apa yang berseliweran di dunia maya, melihat yang sudah jadinya saja, tidak tahu bagaimana proses terlahirnya dan pembetukannya. Mereka ikut perguruan syariah atau kuliah syariah, pesantren pun mereka ikuti, tapi sayang itu hanya kuliah weekend yang hanya sekali dua kali dalam sepekan. Pesantren pun mereka ikuti, tapi pesantren kilat.

Mungkin diwajarkan kalau mereka asal komen dan gampang emosian kalau melihat ada yang berbeda, ya mungkin memang ilmunya belum sampai. Tapi ya harus sadar level diri sendiri.

Tapi menjadi lebih mulia, kalau yang levelnya tadi ‘suka’ dengan syariah berubah menjadi pembelajar serius dengan masuk perguruan-perguruan atau fakultas-fakultas syariah dan mnedalam secara serius tentang ilmu syariah. Bukan hanya dapat materi sepekan sekali, dan bukan juga dari dunia maya, melainkan langsung mengambil dari kitab-kitab ulama yang muktamad dengan bimbingan para guru yang juga mumpuni di bidangnya.

Pembelajar Serius Belajar Adab

Yang masuk ke kelas-kelas syariah ini, bukan hanya belajar syariah, akan tetapi mereka juga belajar adab dan sikap santun, dan sopan dengan mereka yang berbeda, sebagaimana orang-orang yang masuk kelas vocal, mereka diajarkan attitude sebagai penyanyi. Jadi, kelak ketika si Tholib ‘Ilmi ini menjadi ulama, mereka tetap bersikap baik, dan tidak asal menyalahkan mereka yang berbeda.

Seiring berjalannya waktu, si pembelajar syariah yang serius ini pun dengan banyak berguru, membaca, dan mengkaji, akhirnya menjadi ulama yang banyak menjadi rujukan orang bertanya dalam masalah syariah. Mereka tidak sumbar sesumbar mereka yang baru menginjak level ‘suka’, dan mereka pun sadar banyak kritikan yang datang.

Namun mereka lebih concern untuk mengaplikasikan ilmunya demi kemaslahatan umat dibanding menyibukkan diri dengan debat-debat masalah ‘jadul’ dengan para pembelajar lebel ‘suka’. Karena yang mereka tahu, ilmu itu untuk diamalkan guna tercipta kemaslahatan, bukan untuk menyalahkan, apalagi unjuk gigi adu kehebatan dengan yang lain. Bukan itu gunanya ilmu syariah.

Tidak Ada Yang Tercela

Tapi dalam syariah, tidak ada level yang buruk, semuanya baik. Level ‘suka’, pembelajar, bahkan level ulama, karena semuanya itu diperintahkan oleh Allah swt dan memujinya. Bahkan tidak terhitung hadits Nabi saw yang memuji para penuntut ilmu,

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ

“Barang siapa yang menelusuri jalan untuk menunut ilmu, maka ia telah menelusuri jalan ke surga” (HR. Tirmidzi)

Tapi kembali harus sadar, pada level mana kita sehingga kita tahu bagaimana caranya bersikap, dan menghormati ulama-ulama dengan keilmaun yang jauh di atas kita.

Wallahu a’lam.  

Bagikan via


Baca Lainnya :

Ijab dan Qabul
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 29 January 2014, 07:25 | 6.759 views
Ustadz Jadi Apa?
Hanif Luthfi, Lc | 28 January 2014, 07:28 | 5.443 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 3.468 views
Menyadarkan Muqallid
Hanif Luthfi, Lc | 25 January 2014, 12:23 | 4.755 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 4.082 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 1.481 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 3.662 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 4.930 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 7.136 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 3.830 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 3.229 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 4.667 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 6.677 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 10.602 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 4.093 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 3.941 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 5.376 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 10.699 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 5.203 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 4.748 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 7.006 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 9.678 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 7.258 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 4.021 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 12.659 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 7.137 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 8.148 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 5.243 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 4.523 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 6.131 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 3.507 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 39.554 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 4.598 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 11.289 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 4.941 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 5.031 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 4.003 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 5.783 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 6.771 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 4.269 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 3.700 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 4.100 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 4.285 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 4.820 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 3.966 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 6.619 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 6.285 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 4.833 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 3.130 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 4.518 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 3.626 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 6.103 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 3.919 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 4.091 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 3.787 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 5.190 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 3.468 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 4.082 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 5.856 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 3.205 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 4.743 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.484 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 5.253 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 3.877 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 10.142 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 6.334 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 4.556 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 5.735 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 5.711 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 9.811 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 7.096 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 4.634 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 4.736 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 7.227 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 9.861 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 5.570 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 4.474 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 4.772 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 6.396 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 4.498 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 5.043 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 6.982 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 3.464 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 5.337 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 5.299 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 4.408 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 6.190 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 5.451 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 4.105 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 3.647 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 14.831 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 8.231 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 4.720 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 6.903 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 4.201 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 5.405 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 4.933 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 4.553 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 5.469 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 5.021 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 6.780 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 5.168 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 4.410 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 3.609 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 7.563 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 4.240 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 4.256 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 4.409 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 6.307 views