Tanda Orang Faham (Faqih) itu Pendek Khutbahnya | rumahfiqih.com

Tanda Orang Faham (Faqih) itu Pendek Khutbahnya

Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA Fri 15 February 2013 10:42 | 5629 views

Bagikan via

Berinteraksi dengan orang yang faham itu memang sangat menyenangkan. Orang tua yang faham dengan anak-anakya akan menjadi orang tua yang paling dicintai. Guru yang faham dengan murid biasanya akan menjadi guru favorit. Tetangga yang faham dengan keadaan tetangga sekitarnya akan menjadi tetangga teladan. Imam yang faham dengan kondisi makmumnya akan dirindu kehadirannya. Dan khotib yang faham dengan kondisi jama’ahnya pasti enak didengarkannya.

Penulis pikir begitulah model kehidupan kita di dunia ini. Maka sebaliknya jika ada khotib yang tidak faham dengan kondisi jama’ah resah mendengarkannya, imam yang tidak faham dengan makmumnya akan kurang disukai, guru yang tidak faham dengan muridnya akan sedikit dibenci, dan orang tua yang tidak faham dengan anaknya biasanya akan menjadi orang tua yang kurang dibanggakan.

Khutbah Jum’at

Para ulama mengatakan bahwa khutbah jumat itu bagian dari syarat sahnya sholat jum’at. Artinya jika tidak ada khutbah maka sholat jumat itu tidak sah. Untuk itulah biasanya dari jauh hari pengurus masjid akan menyampaikan petugas khutbah disetiap jumatnya dengan maksud agar khutbah jumat itu bisa lebih teratur dan maksimal.

Ada banyak versi dalam berkhutbah jum’at, semua boleh dipakai, walaupun kita juga harus tahu kondisi dimana kita berkhutbah, jika di Indonesia maka versi khutbah mazhab Syafi’i  bisa menjadi acuan pertama:  

1.      Versi pertama

Pemaknaan khutbah itu diserahkan kepada adat kebiasaan setempat, maka setiap ucapan yang tersusun yang itu bagi sebuah masyarakat sudah termasuk dalam kategori khutbah bagi mereka, maka sah berkhutbah dengan yang seperti ini, sebagaimana sahnya jika itu dilakukan berdiri, atau duduk, khutbah dua kali atau hanya satu kali, baik menggunakan bahasa Arab atau memakai bahasa lainnya (Inggris, Jepang, Cina, Indonesia, Jawa, Sunda, Sumatera, dll).

Mereka juga berpendapat boleh berkhutbah walau dengan lafazh tahmid, tasbih, tahlil saja, karena yang diminta dalam al-Qur’an hanya dzikir secara umum, firman Allah :

فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ  

Versi seperti ini yang diambil oleh mazhab Abu Hanifah. Hanya saja khutbah itu harus dilaksanakan sebelum sholat.

2.      Versi kedua

Berkhutbah dengan kategori sependek-pendek khutbah dalam bahasa Arab, contohnya hanya dengan mengucap:

اتَّقُوا اللَّهَ فِيمَا أَمَرَ ، وَانْتَهُوا عَمَّا عَنْهُ نَهَى وَزَجَر

“Bertaqwalah kalian kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan, dan jauhilah apa yang Dia larang”

Hanya dengan mengucapkan itu saja sudah sah khutbahnya, walau tanpa ada tambahan yang lainnya. Namun tidak sah jika hanya bertasbih, tahlil, dan takbir saja.

Versi yang kedua harus memakai khutbah dua kali, tidak sah bagi mereka jika hanya khutbah satu kali saja. Kerana Rosul SAW dalam berkhutbah jum’at selalu memakai dua kali khutbah. Pendapat ini adalah pendapat mazhab Maliki.  

3.      Versi ketiga

Versi berikut ini dengan memakai dua kali khutbah dan harus memenuhi beberapa ketentuan berikut:

  1. Harus ada puji-pujian
  2. Harus ada sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan memakai lafazh sholawat yang sudah masyhur
  3. Harus ada wasiat ketakwaan, dengan lafazh yang tidak mengikat. Artinya boleh berwasiat dengan variasi berbeda asalkan itu bermakna wasiat kepada ketakwaan.
  4. Berdo’a (pada khutbah kedua)
  5. Di dalam khutbah itu ada membaca ayat al-Qur’an (disunnahkan membacanya pada khutbah pertama).

Adapun poin a, b, dan c harus ada pada khutbah pertama dan kedua. Versi seperti ini bersandar kepada cara berkhutbahnya Rosul SAW. Dan yang ini lebih dikenal di Indonesia karena ini yang dipakai oleh mazhab Imam syafi’i.  

4. Versi keempat

Versi yang keempat ini juga memakai dua kali khutbah, dengan memperhatikan poin-poin berikut:

  1. Ada puji-pujian
  2. Juga ada sholawatnya
  3. Ada mau’izhohnya (nasehat) karena sebenarnya inilah inti khutbah.
  4. Membaca ayat al-Qur’an
  5. Mengeraskan suara
  6. al-Muwalah (berurutan atau tidak diselang waktu) antara khutbah pertama dengan kedua, juga tidak diselang waktu antara khutbah kedua dengan sholat. Dan yang terakhir ini adalah versi Imam Ahmad bin Hambal.

Pendek Khutbahya

Setelah memperhatikan versi khutbah yang sudah ada, maka barulah perhatian berikutnya adalah menghimpun khutbah itu dalam durasi yang tidak terlalu panjang. Sehingga khutbah yang singkat, padat dan mengena itu bisa tercapai.

Untuk itulah menurut hemat penulis para khotib itu tidak perlu lagi mengulang pujia-pujian dan sholawat yang memang biasanya sudah disebutkan diawali dengan redaksi berbahasa Arab, ada baiknya langsung saja ke dalam konten khutbah yang ingin disampaikan.

Mumpung jama’ah yang hadir masih segar, kesempatan ini jangan disia-siakan hanya untuk mengulang hal-hal yang mereka semua sudah mengetahuinya. Para khotib juga harus berlomba dengan ngantuk yang biasanya akan menghampiri sebagian besar jama’ah yang hadir.

Alangkah sia-sianya kita, jika poin khutbah itu tersampaikan justru disaat sebagian besar jama’ah jumat  dalam keadaan ngantuk atau tertidur. Ini sebuah kesia-siaan yang semestinya tidak terjadi.

Maka khutbah yang singkat itu tentunya menjadi pilihan. Apa lagi jika berkhutbah di kota-kota besar yang sebagian jama’ahnya adalah para pekerja, mereka tidak punya banyak waktu, untuk seterusnya harus melanjutkan pekerjaan mereka kembali.

Penulis pikir 20 menit adalah waktu maksimal untuk menyampaikan khutbah yang menarik, padat dan mengena. Jika ada yang ingin mendengar lebih lama mungkin tema khutbah bisa dilanjutkan setelah selesai mengerjakan sholat, dengan membuat semacam halaqoh kecil bagi siapa yang ingin menambah pengetahuan dari sang khotib.

Untuk itulah Rasul SAW mengingatkan:

إنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَ قَصْرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فَقْهَهِ

“Sesungguhnya panjangnya shalat seseorang dan pendeknya khutbah merupakan tanda kedalaman fiqihnya.” (HR. Muslim)

 

Wallahu A’lam Bisshowab

M. Saiyid Mahadhir

Bagikan via


Baca Lainnya :

Antara Kitab Fiqih Sunnah dan Shahih Fiqih Sunnah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 14 February 2013, 16:45 | 9.923 views
Islam Cenderung Patriarkal, Benarkah?
Aini Aryani, Lc | 12 February 2013, 14:15 | 4.364 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 4.827 views
Mukaddimah: Sejarah Methodologis Fiqih (Part 1)
Sutomo Abu Nashr, Lc | 9 February 2013, 10:51 | 4.344 views
Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah, Seberapa Penting?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 8 February 2013, 10:17 | 36.092 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Faidah Fiqih Dari Kisah Nabi Khidhr dan Musa AS
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 5 December 2016, 06:29 | 1.549 views
Peruntukan Daging Qurban
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 12 September 2016, 15:47 | 2.191 views
Beberapa Hal yang Disukai Dalam Penyembelihan Qurban
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 6 September 2016, 09:13 | 2.183 views
Menjual Kulit dan Memberi Upah Panitia Qurban
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 2 September 2016, 10:34 | 2.472 views
Tidak Boleh Potong Rambut dan Kuku
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 30 August 2016, 11:47 | 2.683 views
Sifat Shalat: Membaca Doa Iftitah
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 23 August 2016, 11:45 | 2.243 views
Sifat Shalat: Berdiri Bagi yang Mampu
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 19 July 2016, 10:28 | 1.708 views
Khutbah Idul Fitri 1437 H; Tauladan Nabi Yusuf as Untuk Hidup yang Harmonis
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 5 July 2016, 12:46 | 2.710 views
Tiga Kelompok Manusia di Bulan Ramadhan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 1 June 2016, 09:15 | 3.167 views
Israk dan Mikraj Dalam Tinjauan Fiqih
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 6 May 2016, 05:00 | 2.912 views
4 Hal Terkait Niat Puasa Ramadhan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 30 April 2016, 12:05 | 2.839 views
Nafkah Istri dan Orang Tua, Mana yang Harus Diutamakan?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 18 March 2016, 22:07 | 2.454 views
Jadilah Seperti Anak Adam (Habil)
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 1 March 2016, 10:21 | 1.710 views
Tanda Tangan Mewakili Tuhan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 1 February 2016, 09:00 | 1.961 views
Darah Karena Keguguran, Istihadhah atau Nifas?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 25 November 2015, 00:00 | 2.339 views
Belum Aqiqah Tidak Boleh Berqurban?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 15 September 2015, 15:11 | 5.171 views
Patungan Siswa Apakah Bisa Disebut Qurban?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 4 September 2015, 12:13 | 4.677 views
Shalat Dhuha Berjamaah, Bolehkah Hukumnya?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 27 August 2015, 12:06 | 4.649 views
Hanya Tahu Hak dan Lupa Kewajiban
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 15 August 2015, 06:00 | 2.630 views
Bagaimana Cara Mandi Wajib Yang Benar?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 13 August 2015, 12:24 | 5.446 views
Wasiat Harta Al-Marhum
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 5 August 2015, 11:34 | 2.506 views
Harus Qadha Dulu Baru Boleh Puasa Syawal?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 1 August 2015, 12:20 | 3.274 views
Siapa Saja Yang Wajib Kita Nafkahi?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 26 July 2015, 12:44 | 3.421 views
Perempuan: Tarawih Di Rumah atau Di Masjid?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 26 June 2015, 05:00 | 4.569 views
Qiyamul Lail, Tarawih dan Tahajjud
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 22 June 2015, 06:00 | 5.643 views
Melafazkan Niat Puasa Sesudah Sholat Tarawih
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 19 June 2015, 13:45 | 4.719 views
Hari Arafah dan Puasa Arafah Tidak Boleh Berbeda?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 26 September 2014, 11:26 | 36.735 views
Tafsir Pendidikan: Bismillah
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 8 September 2014, 10:52 | 5.447 views
Menunggu Hasil Sidang Itsbat
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 27 June 2014, 09:04 | 3.867 views
Mengapa Langsung Iqamah?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 2 April 2014, 05:00 | 11.588 views
Aqad dan Resepsi
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 27 March 2014, 11:19 | 5.398 views
Mengapa Bagian Istri Lebih Sedikit Ketimbang Saudara?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 5 March 2014, 05:06 | 4.914 views
Label Halal Makanan, Pentingkah?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 3 March 2014, 06:20 | 5.047 views
Imam Malik bin Anas; Ulama High Class
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 23 February 2014, 05:56 | 5.332 views
Menghadiri Undangan Walimah, Wajibkah?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 9 February 2014, 06:00 | 8.411 views
Haruskah Membiayai Walimah Dengan Harga Yang Mahal?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 5 February 2014, 06:02 | 4.623 views
Kitab Percaya Diri dan Kitab Tahu Diri
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 1 February 2014, 06:00 | 4.680 views
Ijab dan Qabul
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 29 January 2014, 07:25 | 7.132 views
Mengapa Kita Tidak Boleh Berbeda?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 21 January 2014, 08:44 | 4.942 views
Tidak Semua Harus Menjadi Mujtahid
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 28 December 2013, 01:01 | 4.696 views
Huruf Waw dan Pengambilan Hukum Fiqih
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 14 December 2013, 17:16 | 4.549 views
Lahir Sebelum Enam Bulan Usia Pernikahan, Bagaimanakah Perwaliannya?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 29 October 2013, 06:24 | 9.253 views
Madzhab Ustadz
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 26 October 2013, 13:02 | 5.299 views
Edisi Tafsir: Wanita Baik Untuk Laki-Laki yang Baik
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 24 October 2013, 05:26 | 14.704 views
Hak Waris Anak Dalam Kandungan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 11 October 2013, 07:49 | 4.598 views
Mudik, Berbuka atau Tetap Berpuasa?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 2 August 2013, 08:03 | 4.012 views
Suntik: Apakah Membatalkan Puasa?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 12 July 2013, 14:25 | 4.989 views
Bahasa Arab dan Pemahaman Syariah
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 20 June 2013, 00:18 | 4.317 views
Nasihat Cinta Dari Seorang Guru
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 7 June 2013, 06:54 | 4.933 views
Percobaan Akad Nikah
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 4 May 2013, 11:15 | 5.071 views
Main Hape Saat Khutbah Jumat
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 23 April 2013, 06:55 | 6.103 views
Imam Ahmad bin Hanbal Punya Kontrakan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 12 April 2013, 17:24 | 4.449 views
Habis Aqad Nikah Langsung Talak
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 29 March 2013, 08:42 | 4.728 views
Sholatnya Orang Mabuk
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 20 February 2013, 15:59 | 5.108 views
Tanda Orang Faham (Faqih) itu Pendek Khutbahnya
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 15 February 2013, 10:42 | 5.629 views
Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah, Seberapa Penting?
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 8 February 2013, 10:17 | 36.092 views
Edisi Tafsir: Pornografi dan Pornoaksi dalam Penjelasan al-Quran
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA | 10 January 2013, 18:28 | 5.040 views
PENULIS :
Ahmad Zarkasih, Lc106 tulisan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA57 tulisan
Hanif Luthfi, Lc., MA52 tulisan
Ahmad Sarwat, Lc., MA46 tulisan
Isnan Ansory, Lc, MA26 tulisan
Sutomo Abu Nashr, Lc20 tulisan
Aini Aryani, Lc19 tulisan
Galih Maulana, Lc14 tulisan
Ali Shodiqin, Lc13 tulisan
Muhammad Abdul Wahab, Lc11 tulisan
Firman Arifandi, Lc., MA11 tulisan
Muhammad Ajib, Lc., MA9 tulisan
Isnawati, Lc8 tulisan
Siti Chozanah, Lc6 tulisan
Tajun Nashr, Lc6 tulisan
Faisal Reza4 tulisan
Ridwan Hakim, Lc2 tulisan
Muhammad Aqil Haidar, Lc1 tulisan
Muhammad Amrozi, Lc1 tulisan