Ulama Dikenal Karena Tulisannya | rumahfiqih.com

Ulama Dikenal Karena Tulisannya

Hanif Luthfi, Lc., MA Wed 7 May 2014 11:05 | 4540 views

Bagikan via

Mungkin tidak terlalu banyak dari kita, khususnya pemuda Islam hari ini, yang menyadari bagaimana agungnya peradaban ilmu sejarah kita. Salah satunya yang mau saya sebut disini adalah budaya menuliskan ilmu yang mereka miliki.

Sebut saja silsilah ketersambungan kitab-itab dalam madzhab Syafi’i. Awalnya, Al-Imam Asy-Syafi'i
(w. 204 H) sebagai guru besar nan agung itu menuliskan sebuah kitab. Orang menyebutnya dengan sebutan Al-Umm Imam Syafi’i. Lalu salah satu muridnya, Al-Muzani  (w. 264 H) meringkasnya, kemudian dikenal nama kitab itu Mukhtashar al-Muzani.

Ternyata ringkasan itu dibuatkan syarahnya menjadi Nihayat al-Mathlab fi Dirayah al-Madzhab oleh Imam Haramain al-Juwaini (w. 478 H).

Kitab Nihayat al-Mathlab fi Dirayah al-Madzhab karya Imam Haramain al-Juwaini (w. 478 H) : diringkas menjadi al-Basith oleh Imam al-Ghazali (w. 505 H) : diringkas lagi oleh al-Ghazali (w. 505 H) menjadi al-Wasith : diringkas lagi menjadi al-Wajiz : diringkas lagi menjadi Khulashah, kesemuanya karya Imam al-Ghazali (w. 505 H)

Kitab Al-Wajiz karya Imam al-Ghazali : diringkas menjadi al-Muharrar oleh Imam Rafi’i (w. 624 H). Lantas Kitab Al-Muharrar karya Imam Rafi’i (w. 624 H) : diringkas menjadi Minhajut Thalibin oleh Imam an-Nawawi (w. 676 H).

Ternyata kitab Minhajut Thalibin karya Imam an-Nawawi (w. 676 H) : diringkas menjadi Manhaj at-Thullab karya Imam Zakariyya al-Anshari (w. 926 H). Lalu disyarah sendiri oleh Imam Zakariyya al-Anshari (w. 926 H) menjadi Fathu al-Wahhab

Perlu dicatat bahwa selain diringkas dan dan disyarah, kitab Minhajut Thalibin ini juga disyarah kembali menjadi Tuhfat al-Muhtaj oleh Ibnu Hajar al-Haitami (w. 974 H). Dan disyarah juga menjadi Mughni al-Muhtaj oleh al-Khatib as-Syarbini (w. 977 H).  Dan juga disyarah menjadi Nihayat al-Muhtaj oleh Syamsuddin ar-Ramli (w. 1004 H).

Sementara kitab Al-Wajiz karya Imam al-Ghazali (w. 505 H) : disyarah menjadi dua kitab lagi yaitu as-Syarhu as-Shaghir dan as-Syarhu al-Kabir dan diberi nama al-Aziz oleh Imam Rafi’i (w. 624 H).

Kitab Al-Aziz ini kemudian diringkas menjadi ar-Raudhah atau Raudhatu at-Thalibin wa Umdat al-Muftiin oleh Imam Nawawi (w. 676 H). Lalu kitab Ar-Raudhah atau Raudhatu at-Thalibin wa Umdat al-Muftiin karya Imam Nawawi ini diringkas menjadi Raudhu at-Thalib oleh Imam Ibn al-Maqarri al-Yamani (w. 837 H).

Kemudian kitab Raudhu at-Thalib karya Imam Ibn al-Maqarri al-Yamani (w. 837 H) : disyarah menjadi Asna al-Mathalib oleh Imam Zakariyya al-Anshari (w. 926 H)

Di sisi lain, kitab Mukhtashar al-Muzani (w. 264 H) : disyarah juga menjadi al-Hawi al-Kabir oleh Imam al-Mawardi (w. 450 H).

Disyarah-diringakas-disyarah lagi-diringkas lagi.... dan seterusnya

Sepertinya para ulama dahulu tak jemu-jemunya menulis dan menulis. Mungkin menulis bagi mereka ibarat bernafas, jika tak menulis artinya mati.

Entah tulisan mereka bakalan dipamerin di bookfair atau tidak. Entah tulisan mereka bakalan menjadi best seller atau tidak. Sepertinya para ulama itu tak memikirkan royalty hasil tulisan mereka. Mereka menulis semata-mata ingin memberikan manfaat kepada orang lain.

Hebatnya, kitab-kitab ulama yang ditulis sekian ratus tahun yang lalu, sampai saat ini pun masih selalu dibaca dan dipelajari di seluruh penjuru dunia. Nama-nama mereka selalu disebut dalam setiap dialog keagamaan. Do'a-do'a kebaikan selalu tercurahkan kepada mereka, yang dengan penuh keikhlasan menularkan ilmu yang bermanfaat kepada generasi-generasi yang mungkin tak terbayangkan sebelumnya oleh mereka.

Sungguh benar perumpamaan yang digambarkan dalam Q.S ar-Ra'du: 17;

فأما الزبد فيذهب جفاء وأما ما ينفع الناس فيمكث فى الأرض كذلك يضرب الله الأمثال

"Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, Maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan"

Mari menulis yang sehat, menulis yang bermanfaat, menulis yang akan dinikmati oleh lintas generasi. Masalah royalti, biar Allah subhanau wa ta'ala saja yang mengaturnya.

Bagikan via


Baca Lainnya :

Meninggalkan Sholat Karena Ragu-ragu Darah Haid Sudah Berhenti atau Belum
| 5 May 2014, 09:41 | 4.360 views
Pesantren, Solusi Sekolah Murah Yang Tidak Murahan
| 4 May 2014, 05:41 | 2.968 views
Memperbaiki Moral Umat
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 3 May 2014, 05:16 | 4.699 views
Sentuhan Kulit Dengan Lawan Jenis, Batalkah Wudhunya?
| 2 May 2014, 05:40 | 4.804 views
Ketika Ahli Waris Ada yang Menghilang
| 1 May 2014, 08:12 | 3.131 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Kuis Bidah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 1 December 2016, 09:58 | 2.798 views
Memahami Persoalan itu Setengah dari Jawaban
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 September 2016, 16:17 | 1.893 views
As-Shalatu Jamiatun atau as-Shalata Jamiatan, Mana Yang Benar?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 8 March 2016, 11:31 | 2.828 views
Ziarah Kubur Nabi itu Haram Menurut Madzhab Hanbali, Benarkah?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 8 November 2015, 20:20 | 4.752 views
Siapakah yang Disebut Anak Yatim?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 22 October 2015, 17:26 | 3.703 views
Susahnya Mengamalkan Hukum Waris Islam di Indonesia
Hanif Luthfi, Lc., MA | 15 October 2015, 13:54 | 4.112 views
Bertanyalah Dalil Kirim Pahala al-Fatihah Kepada Imam Ahmad bin Hanbal (w. 241 H)!
Hanif Luthfi, Lc., MA | 3 September 2015, 12:01 | 26.487 views
Wiridan dan Hizib Ibnu Taimiyyah al-Hanbali (w. 728 H)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 14 August 2015, 10:00 | 6.194 views
Kekurangtepatan Terhadap Pemahaman Pernyataan Ulama Terkait Harus 11 Rakaat
Hanif Luthfi, Lc., MA | 25 June 2015, 11:00 | 5.489 views
Dalil-Dalil yang Dipakai Dalam Membid'ahkan Tarawih Lebih 11 Rakaat
Hanif Luthfi, Lc., MA | 24 June 2015, 11:00 | 5.648 views
Apakah Benar Bahwa Shalat Tarawih Lebih Dari 11 Rakaat Adalah Bid'ah?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 23 June 2015, 11:00 | 5.741 views
Proses Pensyariatan Puasa Ramadhan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 2 June 2015, 12:41 | 4.695 views
Apakah Ada Hadits Dhaif dalam Musnad Ahmad?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 13 May 2015, 17:00 | 5.837 views
Apa Saja Kitab Fiqih Madzhab Ahli Hadits?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 21 April 2015, 21:03 | 6.672 views
Madzhab Fiqih Ahli Hadits
Hanif Luthfi, Lc., MA | 21 April 2015, 13:36 | 5.917 views
Shalat Jum'at Tidak Ditempat yang Biasa Disebut Masjid, Bolehkah?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 9 April 2015, 21:21 | 7.332 views
Bolehkah Bagi Musafir, Shalat Jum'at Dijama' Dengan Shalat Ashar?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 27 March 2015, 11:02 | 9.014 views
Hadits Nabi Bisa Jadi Menyesatkan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 13 March 2015, 11:11 | 9.650 views
Benarkah Ishaq bin Rahawaih Meletakkan Tangan Diatas Dada Saat Shalat?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 6 February 2015, 20:54 | 5.742 views
Letak Bersedekap Ketika Shalat: Sebab Perbedaan dan Dalilnya
Hanif Luthfi, Lc., MA | 5 February 2015, 20:21 | 9.105 views
Meletakkan Tangan Diatas Dada Bukan Pendapat Ulama Madzhab Empat
Hanif Luthfi, Lc., MA | 4 February 2015, 19:31 | 10.159 views
Sudah Belajar Ushul Fiqih Tetapi Masih Taqlid
Hanif Luthfi, Lc., MA | 14 January 2015, 06:46 | 6.125 views
Kenapa Imam At-Thabari Didzalimi? (bag. 2)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 30 November 2014, 12:00 | 6.428 views
Imam At-Thabari Yang Terdzalimi
Hanif Luthfi, Lc., MA | 29 November 2014, 12:00 | 7.169 views
Beasiswa Abu Hanifah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 27 August 2014, 15:49 | 5.087 views
Kiat-kiat Shalat di Kereta Api
Hanif Luthfi, Lc., MA | 17 July 2014, 08:18 | 9.400 views
Bener tapi Kurang Pener
Hanif Luthfi, Lc., MA | 6 July 2014, 21:32 | 6.387 views
Hari yang Meragukan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 29 June 2014, 00:57 | 4.464 views
Ka Yauma atau Ka Yaumi?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 10 May 2014, 00:00 | 4.641 views
Ulama Dikenal Karena Tulisannya
Hanif Luthfi, Lc., MA | 7 May 2014, 11:05 | 4.540 views
Why: Siapa untuk Bertanya Kenapa
Hanif Luthfi, Lc., MA | 30 April 2014, 12:20 | 6.982 views
Sujud Dengan Tangan atau Lutut: Khilafiyyah Abadi
Hanif Luthfi, Lc., MA | 5 April 2014, 18:00 | 7.185 views
Jika Dhaif Suatu Hadits
Hanif Luthfi, Lc., MA | 2 April 2014, 22:32 | 5.240 views
Model Penulisan Kitab Hadits
Hanif Luthfi, Lc., MA | 24 March 2014, 13:41 | 4.358 views
Kartubi : Lahir Hidup dan Wafat di Jawa
Hanif Luthfi, Lc., MA | 12 March 2014, 06:55 | 6.194 views
Khilafiyah Dalam Menshahihkan dan Mendhaifkan Hadits: Sebuah Keniscayaan (bag. 2)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 27 February 2014, 06:00 | 5.516 views
Khilafiyah Dalam Menshahihkan dan Mendhaifkan Hadits: Sebuah Keniscayaan
Hanif Luthfi, Lc., MA | 26 February 2014, 12:00 | 6.266 views
Sejarah Perjalanan Ilmu Hadits (bag. 2)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 19 February 2014, 01:01 | 5.946 views
Sejarah Perjalanan Ilmu Hadits (bag.1)
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 February 2014, 15:00 | 4.402 views
Ustadz Jadi Apa?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 28 January 2014, 07:28 | 6.218 views
Menyadarkan Muqallid
Hanif Luthfi, Lc., MA | 25 January 2014, 12:23 | 5.455 views
Qunut Shubuh : Al-Albani VS Ibnul Qayyim
Hanif Luthfi, Lc., MA | 23 January 2014, 05:45 | 10.424 views
Serupa Tapi Tak Sama: Nama-Nama Ulama bag. 2
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 October 2013, 14:38 | 4.821 views
Serupa Tapi Tak Sama: Nama-Nama Ulama bag. 1
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 October 2013, 11:37 | 5.465 views
As-Syathibi: Pakar Bid'ah yang Dituduh Ahli Bid'ah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 17 August 2013, 07:32 | 11.165 views
Mata Kaki Harus Menempel?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 10 August 2013, 15:35 | 24.761 views
Tantangan Qawaid Fiqhiyyah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 21 June 2013, 03:03 | 7.792 views
Puber Religi?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 18 May 2013, 20:02 | 6.531 views
Shubuh Wajib Berhenti
Hanif Luthfi, Lc., MA | 24 April 2013, 00:45 | 6.868 views
Menghukumi atau Menghakimi: Corak Fiqih Baru?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 17 April 2013, 15:12 | 6.174 views
With Us Or Against Us : Corak Fiqih Baru?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 1 April 2013, 07:04 | 5.853 views
Antara Kitab Fiqih Sunnah dan Shahih Fiqih Sunnah
Hanif Luthfi, Lc., MA | 14 February 2013, 16:45 | 11.311 views
PENULIS :
Ahmad Zarkasih, Lc106 tulisan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA57 tulisan
Hanif Luthfi, Lc., MA52 tulisan
Ahmad Sarwat, Lc., MA46 tulisan
Isnan Ansory, Lc, MA26 tulisan
Sutomo Abu Nashr, Lc20 tulisan
Aini Aryani, Lc19 tulisan
Galih Maulana, Lc16 tulisan
Ali Shodiqin, Lc13 tulisan
Firman Arifandi, Lc., MA12 tulisan
Muhammad Abdul Wahab, Lc11 tulisan
Isnawati, Lc9 tulisan
Muhammad Ajib, Lc., MA9 tulisan
Siti Chozanah, Lc6 tulisan
Tajun Nashr, Lc6 tulisan
Faisal Reza4 tulisan
Ridwan Hakim, Lc2 tulisan
Muhammad Aqil Haidar, Lc1 tulisan
Muhammad Amrozi, Lc1 tulisan
Luki Nugroho, Lc0 tulisan
Azizah, Lc0 tulisan