Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik? | rumahfiqih.com

Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?

Ahmad Zarkasih, Lc Fri 18 July 2014 05:40 | 6999 views

Bagikan via

Satu yang harus diketahui bahwa Allah swt menjadikan para sahabat ridhwanullah ‘alaihim tidak dalam keadaan yang makshum (terjaga dari kesalahan). Justru Allah swt menjadikan mereka semua manusia yang bisa bersalah sebagai teladan bagi umat setelahnya, serta memperlihatkan kepada kita contoh terbaik dari lingkungan generasi terbaik.

Kesalahan yang ada dan dilakukan oleh para sahabat ridhwanullah ‘alaihim adalah bentuk kesempurnaan kebaikan yang Allah swt anugerahkan kepada mereka, dan bukan sebuah aib bagi mereka.

Bagaimana?

Seandainya Allah swt menjadikan para sahabat terjaga dari kesalahan, tidak ada dari mereka yang berbuat pelanggaran syariah, lalu dari mana kita belajar bagaimana caranya ber-muamalah dan berinteraksi dengan pelanggar syariah? Dengan pelaku maksiat?

Kita adalah umat yang bisa salah bahkan sering melakukan kesalahan dan pelanggaran syariah. Lalu Bagaimana kita menyikapi ketika terjadi pelanggaran syariah lingkungan kita kalau lingkungan generasi yang menjadi panutan; lingkungan sahabat tidak ada dari mereka yang berbuat salah?

Itu hikmah kenapa Allah swt tidak menjadikan para sahabat itu makshum, agar kita mengerti dan tahu bagaimana tuntunan yang baik menghadapi seorang pelaku maksiat dan dosa.

Kita sangat tahu dan sangat hapal beberapa riwayat tentang sahabat yang berzina, ada juga sahabat yang berhubungan suami istri di tengah hari Ramadhan, ada sahabat yang meminum khamr, ada juga dari mereka yang melakukan pelanggaran syariah lainnya.

Untuk apa? untuk kita tahu dan belajar bagaimana contoh terbaik dari generasi terbaik dan manusia terbaik untuk mensikapi saudara kita yang melakukan kesalahan.

Jangan Jadi Penolong Setan

Salah satu kisah yang dicontohkan oleh Nabi saw dalam mensikapi orang yang berbuat salah ialah kisah yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a dalam shahih al-Bukhari (Bab hudud, No. 6283) tentang salah seorang sahabat yang meminum khamr.

Setelah dicambuk oleh Nabi saw, sang peminum khamr pulang dan ketika melewati para sahabat yang menyaksikan pecambukan, beberapa sahabat mencacinya, menghardiknya dan menghinanya sebagai pendosa, dan melaknatnya, serta mendoakannya jauh dari rahmat Allah swt.

Mendengar hinaan yang diucapkan para sahabat itu, Rasul langsung menegurnya dan mengatakan:

لاَ تَكُونُوا عَوْنَ الشَّيْطَانِ عَلَى أَخِيكُمْ

“janganlah kalian jadi penolong setan atas saudaramu itu!”

Dalam riwayat yang lain (shahih al-bukhari, No. 6282) dalam pristiwa yang sama. Ketika mendengar cacian, hinaa dan laknat yang dilayangkan para sahabat lain kepada peminum khamr tersebut, Rasul saw mengatakan:

لَا تَلْعَنُوهُ فَوَاللَّهِ مَا عَلِمْتُ إِنَّهُ يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

“jangan kalian laknat dia!!! Demi Allah! Sungguh aku tidak mengetahuinya kecuali dia memang benar cinta Allah swt dan Rasul-Nya”

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fath al-Baari (12/67) menjelaskan maksud “jangan jadi penolong setan!”, beliau katakan:

“Setan ingin menggoda dan menghiasi manusia dengan kemaksiatan. Ketika sudah bermaksiat, maka akan timbul orang lain yang marah, karena marah ia akan mencacinya, menghinanya serta melaknatnya. Dan itulah tujuan setan, mendoakan keburukan. Jadi orang yang menghina pendosa itu seakan-akan telah mengimplemetasikan tujuan setan, karena itu disebut penolongnya. Dan ini jelas bahwa dilarang mendoakan keburukan bagi mereka para pelaku kesalahan.”

Pelajaran

Dari peristiwa sahabat yang meminum khamr, kita bisa ambil pelajaran:

1] Kita belajar tentang bagaimana hukuman minum khamr dan penegakan hukuman bagi mereka yang melanggar hadd (hukum) dengan dicambuknya ia oleh Nabi saw.

2] Kita tahu bagaimana bersikap kepada pelaku dosa, yaitu tetap beramah dan santun. Tidak menghardiknya, melaknatknya dan juga tidak mendoakannya keburukan, tiak juga menjauhkannya dari rahmat Allah swt. sebagaimana larangan Nabi kepada para sahabat yang menghina. Justru kita harus mengajaknya kepada kebenaran dengan santun, karena ia berada di jalan yang salah mestinya diajarkan mana yang benar makin dijatuhkan dengan cacian dan hinaan yang justru malah membuat ia maki enggan bergaul dengan mereka yang ‘katanya’ rajin ibadah tapi malah mencacinya.

3] Allah swt pun menakdirkan ada sahabat lain yang menghina supaya kita tahu bagaimana caranya bersikap kepada mereka yang menghina pendosa untuk kita tidak menghina balik.

4] –ini yang terpenting- kita tidak diajarkan untuk buta akan kebaikan yang telah lakukan hanya karena ia berbuat kesalahan. Lihat bagaimana Nabi sawt justru memuja peminum khamr tersebut dengan mengatakan: “Ia adalah orang yang cinta Allah san Rasul-Nya!”. dengan pujian itu ai jadi malu untuk berdosa lagi dan akhirnya terus makin membaik dan jadi orang shalih. Bukan dihina yang akhirnya malah terus jauh dari ketaatan kepada Allah swt.

Ia jelas-jelas peminum khamr, tapi Rasul saw tidak menutupi kebaikannya bahwa ia adalah orang yang cinta kepada Allah swt dan Nabi-Nya. sehingga ia merasa diterima dan termotivasi untuk terus beribadah dan menutupinya keburukannya dengan ketaatan yang banyak. Dan akhirnya ia benar-benar meninggalkan kebiasaan minum khamr-nya tersebut.  

Kita Juga [Pasti] Pendosa

Ini yang kita pelajari dari Rasul saw dan dari lingkungan generasi muslim terbaik; generasi sahabat bagaimana bersikap kepada mereka yang melakukan kesalahan dan dosa.

Jadi kesalahan yang ia lakukan itu bukan berarti legalitas untuk kita bisa menghina dan mencacinya serta menutup mata bahwa ia punya banyak kebaikan di balik kesalahan yang ia lakukan itu. Akhirnya kita tetap bisa berhusnu-dzon kepada sesama muslim dan terjaga dari su’u-dzon.

Dengan melihat kebaikan satu sama lain, itu yang membuat kita semakin cinta dengan yang lain. Karena adanya cinta ini, kita makin bisa dan mampu mengajak orang lain –walaupun pendosa- kepada jalan kebenaran. Karena tidak mungkin kita mengajak orang lain kepada Allah swt yang maha Cinta namun dengan jiwa yang murka. Bagaimana bisa murka mengajak kepada cinta?

Kita juga harus sadar bahwa kita adalah makhluk biasa yang pasti bersalah dan melakukan dosa. Bayangkan jika kita dala posisi pendosa itu, dihina, dicaci, dilaknat, apakah kita menginginkan itu semua? Ataukah kita ingin kesalahan kita dimaafkan? Begitu juga ia yang melakukan kesalahan. Tidak ada seorang pun yang cuka dicaci dan dihina, semua ingin dimengerti dan dipahami.

Jadi bersikap santun jauh akan lebih baik dan lebih melunakan hati yang keras dibanding dengan sikap kasar dan serampangan. Dan memang begitulah harusnya berdakwa, tetap menjaga kesantunan. Orang yang bersalah itu harus diajarkan bukan terus-terusan disalahkan.

Tetap Santun

Kisah menarik yang terkait masalah di atas ialah sebagaimana yang dikutip oleh Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya al-Bidayah wa al-Nihayah (10/217) tentang pemuda yang mendatangi khalifah Harun al-Rasyid yang ketika itu sedang berthawaf di masjidil-haram dan memarahinya dengan suara yang keras.

Mungkin ada salah satu kebijakan khalifah Harun al-Rasyid yang merugikan dia beserta kaumnya atau ada kesalahan lain yang dilakukan oleh Harun al-Rasyid yang ketika itu memang menjabat sebagai Amirul-Mukminin.

Tapi dengan tenang Harun al-Rasyid menjawab luapan amarah pamuda tersebut setelah membuatnya tenang dan tidak marah lagi:

قَدْ بَعَثَ اللَّهُ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ إِلَى مَنْ هُوَ شَرٌّ مِنِّي فَأَمَرَهُ أَنْ يَقُولَ لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا

“Allah swt telah mengutus orang yang jauh lebih baik dari anda untuk memberi peringatan kepada orang yang jauh lebih buruk dari saya. Dan Allah memerintahkan ornag tersebut untuk berkata ramah dan santun.”

Maksud kata-kata khalifah tersebtu ialah bahwa Allah swt telah mengutus Nabi Musa dan Nabi Harun dan mereka tentu jauh lebih baik dari anak muda itu, untuk memberi peringatan kepada Fir’aun yang mana jauh lebih buruk daripada Harun al-Rasyid. Dan Allah swt tetap memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun untuk berkata yang santun.

اذْهَبَا إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى (43) فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى

“Pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, Sesungguhnya Dia telah melampaui batas; Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut". (Thaaha: 44)

-wallahu a’lam-

Bagikan via


Baca Lainnya :

Kiat-kiat Shalat di Kereta Api
Hanif Luthfi, Lc | 17 July 2014, 08:18 | 8.635 views
Ibadah Terbawa Suasana
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 14 July 2014, 04:49 | 4.339 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 8.022 views
Tarawih : Ibadah Ramadhan Yang Paling Banyak Godaannya
Ahmad Sarwat, Lc., MA | 9 July 2014, 07:47 | 4.964 views
Bener tapi Kurang Pener
Hanif Luthfi, Lc | 6 July 2014, 21:32 | 5.565 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 1.346 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 3.486 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 4.748 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 6.998 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 3.696 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 3.122 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 4.493 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 6.500 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 10.432 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 3.970 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 3.814 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 5.249 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 10.495 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 5.076 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 4.654 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 6.859 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 9.522 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 7.104 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 3.913 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 12.510 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 6.999 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 8.022 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 5.126 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 4.393 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 5.991 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 3.392 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 38.846 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 4.481 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 11.110 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 4.793 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 4.911 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 3.888 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 5.648 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 6.649 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 4.157 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 3.577 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 4.004 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 4.173 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 4.678 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 3.868 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 6.512 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 6.156 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 4.737 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 3.020 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 4.421 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 3.498 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 5.992 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 3.793 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 3.946 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 3.672 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 5.057 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 3.360 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 3.971 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 5.719 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 3.102 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 4.612 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.330 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 5.113 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 3.749 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 9.983 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 6.217 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 4.446 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 5.630 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 5.590 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 9.704 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 6.937 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 4.520 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 4.637 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 7.104 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 9.720 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 5.444 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 4.350 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 4.674 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 6.279 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 4.392 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 4.917 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 6.810 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 3.368 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 5.205 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 5.161 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 4.301 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 6.056 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 5.315 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 3.988 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 3.515 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 14.674 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 8.099 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 4.627 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 6.791 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 4.088 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 5.269 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 4.833 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 4.439 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 5.367 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 4.885 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 6.660 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 5.049 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 4.304 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 3.506 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 7.426 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 4.119 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 4.115 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 4.285 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 6.169 views