Banci Jadi Imam, Boleh? | rumahfiqih.com

Banci Jadi Imam, Boleh?

Ahmad Zarkasih, Lc Thu 12 March 2015 12:47 | 4513 views

Bagikan via

Beberapa waktu yang lalu, ramai dibicarakan di media sosial perdebatan yang timbul akibat salah satu isi materi buku Fiqih untuk kelas 2 Madrasah Ibtidaiyyah yang memuat bahwa seorang banci boleh jadi Imam, dan disertai syaratnya. Disebutkan dalam buku fiqih untuk anak-anak itu bahwa banci boleh jadi Imam asalkan makmumnya adalah kaum wanita. Sedangkan jika makmumnya laki-laki atau kaum sejenisnya (banci) itu tidak bisa.

Orang-orang yang mengetahui buku ini pun akhirnya mengeluarkan reaksi yang beragam; ada yang geram, ada juga yang terlihat santai dan menilainya biasa, dan ada juga yang kebingungan sambil bertanya-tanya, apakah memang boleh banci jadi Imam.

Maka dari itu, kita dudukkan dulu masalahnya biar lebih jelas dan runut. Sejatinya kalau kita buka literasi-literasi fiqh lintas madzhab memang disebutkan nama "banci" ini yaitu dengan istilah "khutsa" [خنثى]. Nah, akan tetapi perlu diperjelas apakah banci itu sama dengan "khuntsa"? saya meyakini tidak sama. Sangat berbeda. Banci dalam artian umum yang banyak dikenal masyarakat adalah seseorang yang berjenis kelamin laki-laki akan tetapi bertindak seperti wanita. Dan bahkan sekilas ia lebih wanita daripada wanita asli pada umumnya; dari mulai gaya berjalan, berbicara hingga make up yang digunakan.

Kalau yang seperti ini jelas dilarang dalam agama, dan termasuk dosa besar karena adanya laknat yang diturunkan oleh Allah s.w.t. kepada makkhluk ini. dalam hadits disebutkan:

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ

Dari Ibn Abbas r.a., : "Rasul s.a.w. melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan orang wanita yang menyerupai laki-laki". (HR. al-BUkhari)

Siapa itu "Khuntsa"?

Kalau dalam literasi fiqih, "khuntsa" bukanlah seperti itu maksud banci dalam artian pemahaman kebanyakan orang sekarang ini. "khuntsa" adalah orang yang mempunyai 2 alat kelamin yang aktif. Atau orang tidak punya kelamin dari 2 jenis yang ada, ia hanya punya lubang di bagian tubuhnya untuk kencing. Dalam kitab al-Hawi al-Kabir (8/168), karangan Imam al-Mawardi, beliau mengutip perkataan Imam al-Syafi'i:

الْخُنْثَى هُوَ الَّذِيْ لَهُ ذَكَرٌ كَالرِّجَالِ، وَفَرْجٌ كَالنِّسَاءِ، أَوْ لَا يَكُوْنُ لَهُ ذَكَرٌ وَلَا فَرَجٌ، وَيَكُوْنُ لَهُ ثَقْبٌ يَبُوْلُ مِنْهُ

"khuntsa adalah orang yang punya penis seperti laki-laki dan juga 'farj' seperti wanita, atau ia yang tidak punya keduanya, dan hanya punya lubang air seni untuk kencing."   

 Nah kemudian, "khuntsa"  ini pun terbagi lagi menjadi 2 jenis;

1.        Khuntsa non-Musykil,

2.      Khuntsa Musykil.

1] khuntsa Non-Musykil

Musykil [مشكل] sendiri dalam bahasa Arab berarti bermasalah, jadi khuntsa non-musykil adalah khuntsa yang tidak bermasalah. Disebut tidak bermasalah karena kelaminnya bisa jelas diketahui dengan cara melihat, mana yang aktif dan mana yang tidak aktif. Kelaminnya ditentukan dengan alat kelaminnya yang aktif, atau bisa juga dengan gejala kejiwaan yang menentukan kelaminnya, seperti adanya haidh, jelas ini wanita. Intinya ada tanda yang nyata tentang kejelasan kelaminnya dan tanda itu berjalan normal. 

2] Khuntsa Musykil

Ini yang sulit, karena itu disebut musykil (bermasalah), karena tidak ada tanda yang nyata tentang kejelasan kelaminnya. Bisa jadi karena ia punya 2 kelamin yang sama-sama aktif, atau juga tidak punya keduanya akan tetapi hanya lubang kencing saja. Maka untuk menentukannya butuh penelitian yang mendalam, tentu dikerjakan oleh ahli bidang medis.

Dalam kitabnya "al-Mughni" (6/336), Imam Ibnu Qudamah meriwayatkan sebuh hadits bahwa Nabi s.a.w pernah didatangkan khuntsa dari kaum Anshar, dan untuk menentukan kelaminnya, beliau meminta untuk dilihat dari mana air seninya keluar pertama kali atau sebelum baligh, maka itulah jenis kelamin yang harus dihukumi. Beliau juga menukil riwayat dari Imam Ali r.a. bahwa untuk menentukannya kalau 2 kelaminnya aktif atau tidak punya keduany, yaitu dengan dihitung jumlah tulang rusuknya. Karena rusuk wanita biasanya lebih banyak dari rusuk laki-laki.

Ulama lain juga demikian, untuk menentukannya yaitu terus dicari mana indikasi yang paling kuat dan paling banyak, dari mulai gejala-gejala tubuh seperti tumbuhnya bulu pada kemaluan, ketiak, jeni air mani, atau juga bentuk tubuh yang kalau wanita biasanya mempunya dada yang lebih besar dari laki-laki. Mana tanda yang paling banyak, ke laki-laki atau perempuan, di situlah ia dihukumi. 

Itu khuntsa, sedangkan banci berbeda lagi. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, banci itu punya arti 2; pertama sebagai orang yang punya kelamin ganda (khuntsa), dan bisa juga berarti orang laki yang bergaya kewanitaan. Dan kalau kita buka kata ‘bencong’, kita hanya akan mendapati kamus itu meminta kemabli merujuk kata ‘banci’, artinya memang dalam bahasa Indonesia, banci dan bencong punya arti yang sama. Dan ini jelas berbeda dengan khuntsa dalam pemahaman ulama fiqh.   

Khuntsa (muyskil) Boleh Jadi Imam

Semua ulama sepakat dan tidak ada yang menyelisih, bahwa khuntsa boleh dan sah menjadi imam shalat, akan tetapi hanya untuk kaum wanita saja. Sedangkan untuk kaum laki dan sejenisnya (khuntsa), semua sepakat melarangnya. Dibolehkan bagi kaum wanita dengan alasan ia diragukan ke-laki-laki-annya, kalau sudah diragukan, maka tidak bisa untuk laki-laki dan sejenisnya juga. Akan tetapi tetap sah untuk wanita, walaupun madzhab al-Malikiyah memakruhkannya.

Imam Nawawi dalam kitabnya Raudhah al-Thalibin (7/29) mengatakan:

فَيُجْعَلُ مَعَ النِّسَاءِ رَجُلًا، وَمَعَ الرِّجَالِ امْرَأَةً

"(khuntsa) itu dijadikan laki-laki jika bersama wanita, dan dijadikan wanita jika bersama laki-laki."

Yang jadi perdebatan hanya masalah teknisnya saja, yaitu di mana Imam khuntsa ini berdiri? Di depan kah, layaknya seorang imam laki-laki? Atau bersama di tengah-tengah shaff layaknya Imam wanita? Jumhur ulama berpendapat ia berada di depan para Jemaah wanita tersebut, tidak bersama mereka di tengah-tengah.

Banci (Bencong) jadi Imam?

Nah, permasalahannya sekarang, apakah boleh banci jadi imam. Di atas sudah disinggung bahwa banci tidak sama dengan khuntsa. Maka kita kembalikan kepada pengertian banci itu sendiri, bahwa ia adalah laki-laki sejati yang berpenampilan dan berkepribadian seperti wanita.

Jadi, sejatinya ia adalah laki-laki, maka hukumnya adalah hukum laki-laki. Karena ia laki-laki, tentu boleh jadi Imam bagi siapapun, selama memang ia mengerti hukum-hukum shalat dan bacaan rukun dalam shalatnya tidak keliru. loh tapi kan dia banci? Ya. Dia banci, tapi sejatinya ia adalah laki-laki yang boleh jadi Imam selama ia paham ilmunya. Adapun statusnya banci, dan banci adalah dosa besar, itu membuatnya menjadi laki-laki yang fasiq. Dan laki-laki fasiq tidak terlarang menjadi Imam menurut jumhur ulama dari madzhab al-Hanafiyah, al-Malikiyah dan al-Syafi'iyyah. Akan tetapi semua sepakat ke-makruh-an shalat di belakangnya.

Karena memang sama sekali tidak disyaratkan prilaku baik untuk jadi Imam. Yang disyaratkan adalah ilmunya tentang shalat. Jadi baik atau tidak baik perangainya, kalau memang shalatnya sah, maka sah juga menjadi Imam. Intinya ketika ia shalat menjadi Imam, tentu ia harus berpenampilan sebagai laki-laki tulen.

Dan hanya Imam Ahmad bin Hanbal yang melarang seorang faiqh jadi Imam, baik kefasiqannya itu tersembunyi atau terang-terangan. Baik faisqnya itu dalam akidah atau perbuatan. (kasysyaf al-Qina' 1/474)

Ini didasarkan hadits riwayat Imam Ibnu Majah yang status shahihnya masih diperdebatkan.

لاَ تَؤُمَّنَّ امْرَأَةٌ رَجُلاً ، وَلاَ يَؤُمُّ أَعْرَابِيٌّ مُهَاجِرًا ، وَلاَ يَؤُمُّ فَاجِرٌ مُؤْمِنًا ، إِلاَّ أَنْ يَقْهَرَهُ بِسُلْطَانٍ يَخَافُ سَيْفَهُ وَسَوْطَهُ

"wanita tidak boleh jadi imam laki-laki, dan seorang Badui terlarang jadi Imam bagi kaum Muhajir, dan orang yang Fajir (fasiq) tidak bisa menjadi imam bagi kaum mukmin, kecuali jika ia dipaksa oleh penguasa dengan pedang dan cambuknya". (HR. Ibnu Majah)

Wallahu a’lam

Bagikan via


Baca Lainnya :

Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 4.361 views
Benarkah Tubuh Wanita Haid Itu Najis?
Muhammad Abdul Wahab, Lc | 16 February 2015, 00:01 | 4.104 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 5.857 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 11.341 views
Benarkah Ishaq bin Rahawaih Meletakkan Tangan Diatas Dada Saat Shalat?
Hanif Luthfi, Lc., MA | 6 February 2015, 20:54 | 5.330 views

more...

Semua Tulisan Penulis :
Kalau Awam Boleh Ijtihad
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 September 2017, 08:03 | 1.464 views
Mampu atau Tidak Berkurban? Ini Standarnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2017, 06:31 | 1.485 views
Lebih Utama Tidak Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 December 2016, 17:36 | 1.928 views
Wajah Santun Dakwah Nabi Muhammad
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2016, 10:45 | 4.239 views
Kalau Ada Pertanyaan 'Mana Dalil?'
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 January 2016, 06:01 | 5.733 views
Dilema 'Mujtahid' Kekinian
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 January 2016, 06:56 | 7.611 views
Muslim itu Yang Baik Sosialnya, Bukan Hanya Yang Rajin Ibadah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2015, 06:28 | 4.347 views
Nabi SAW Tidak Anti Kepada Non-Muslim
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 November 2015, 05:26 | 3.752 views
Belajar Fiqih itu Santai
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2015, 07:51 | 5.233 views
Berguru Kepada Mesin Pencari Gugel
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 March 2015, 22:42 | 7.238 views
Ternyata, Shalat Wajib Hanya Satu!
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 March 2015, 10:01 | 11.162 views
Banci Jadi Imam, Boleh?
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 March 2015, 12:47 | 4.513 views
Bersiwak di Masjid Hukumnya Makruh
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 February 2015, 20:30 | 4.361 views
Mana Yang Boleh dan Tidak Boleh Berbeda
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2015, 06:36 | 5.857 views
Nabi Tidak Mengerjakan, Berarti Itu Haram?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2015, 06:31 | 11.341 views
Shalat Zuhur Setelah Shalat Jumat
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 January 2015, 14:02 | 5.622 views
Satu Kampung Hanya Boleh Ada Satu Jumat, Begitukah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 9 January 2015, 08:37 | 5.188 views
Tidak Tahu Sok Tahu, Tahu Tapi Belagu
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 November 2014, 10:24 | 7.557 views
Shalat untuk Menghormati Waktu, Apa dan Bagaimana?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 October 2014, 08:36 | 10.282 views
Kufu', Syarat Sah Nikah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 August 2014, 11:20 | 7.669 views
Kawin Paksa, Masih Zaman?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 August 2014, 04:53 | 4.431 views
Puasa Syawal Hukumnya Makruh, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 July 2014, 22:32 | 13.246 views
Kenapa Sahabat Melakukan Dosa, Padahal Mereka Generasi Terbaik?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2014, 05:40 | 7.489 views
Miskin Ilmu Jago Ngambek
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2014, 08:02 | 8.572 views
Apakah Kita Cinta Nabi?
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 June 2014, 08:21 | 5.710 views
Semangat Ramadhan Harus Dengan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2014, 06:24 | 4.806 views
Niat Berbuat Buruk Tidak Terhitung Dosa, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 June 2014, 09:47 | 6.548 views
Merubah Kelamin, Bagaimana Jatah Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 5 June 2014, 08:27 | 3.875 views
Jual Beli Kucing, Haramkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 June 2014, 06:20 | 40.211 views
Kanibalisasi Madzhab
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 May 2014, 09:31 | 5.002 views
Mau Ikut Nabi apa Ikut Ulama?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 May 2014, 20:00 | 11.840 views
Tarjih Antara 2 Hadits Yang Bertentangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 May 2014, 21:40 | 5.370 views
Lawan Tapi Mesra
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 April 2014, 12:48 | 5.430 views
Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Baqir
Ahmad Zarkasih, Lc | 1 April 2014, 09:01 | 4.363 views
Professor Harfu Jarr
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 March 2014, 21:58 | 6.153 views
Madzhab Fiqih Zaidiyah
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2014, 21:37 | 7.165 views
Imam Malik, Hadits Mursal dan Amal Ahli Madinah
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 March 2014, 06:31 | 4.663 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 4)
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 March 2014, 07:02 | 4.033 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 3)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 March 2014, 05:09 | 4.457 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 March 2014, 06:14 | 4.709 views
Mengenal Madzhab-Madzhab Fiqih (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 March 2014, 07:59 | 5.210 views
Pendapat Awam Tidak Masuk Hitungan
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 March 2014, 05:51 | 4.314 views
Bukan Mujtahid Kok Mentarjih?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 March 2014, 06:40 | 6.972 views
Mau Jadi Kritikus Madzhab Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 February 2014, 09:19 | 6.688 views
Jama' Sholat Tanpa Udzur, Bolehkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 February 2014, 06:11 | 5.165 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 February 2014, 09:24 | 3.499 views
Gono-Gini Antara Syariah dan Hukum Adat (Bag. 1)
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2014, 08:33 | 4.817 views
Lumbung Tanpa Padi
Ahmad Zarkasih, Lc | 15 February 2014, 05:52 | 3.928 views
Ijtihadnya Orang Awam
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 February 2014, 06:59 | 6.452 views
Membangun Keluarga Ahli Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 February 2014, 06:31 | 4.298 views
Hukum Yang Punya Sebab
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 February 2014, 06:45 | 4.566 views
Ulama Juga Harus Mengerti Sains
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 February 2014, 06:19 | 4.246 views
Beda Level Penyanyi dan Suka Menyanyi
Ahmad Zarkasih, Lc | 31 January 2014, 06:18 | 5.590 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi (bag. 2)
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 January 2014, 08:27 | 3.820 views
KHI : Kitab Suci Beraroma Kontroversi
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2014, 11:45 | 4.463 views
Belajar Bijak dalam Berbeda dari Ulama Salaf
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 January 2014, 18:21 | 6.224 views
Meninggal Bersama dalam Kecelakaan, Bagaimana Pembagian Warisnya?
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 January 2014, 16:25 | 3.573 views
Kenapa Calo Dilarang, dan Agen Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 2 January 2014, 05:01 | 5.169 views
Sepatu Yang Terbuat Dari Kulit Babi
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 December 2013, 19:18 | 7.988 views
Bolehkah Muslim Masuk Gereja atau Tempat Ibadah Agama Lain?
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 December 2013, 05:03 | 5.656 views
Pendapatku Benar Tapi Bisa Jadi Salah
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 December 2013, 06:44 | 4.282 views
Adakah Qadha' Sholat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 14 December 2013, 05:36 | 10.514 views
Belajar Taqlid dari Ibnu Qudamah
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 December 2013, 12:56 | 6.664 views
Fiqih Dulu dan Sekarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 November 2013, 18:42 | 4.925 views
Mayit Diadzab Karena Tangisan Keluarganya, Benarkah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 21 November 2013, 05:56 | 6.064 views
Menantang Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 12 November 2013, 08:44 | 6.103 views
Ilmu Fiqih Bukan Ilmu Sembarang
Ahmad Zarkasih, Lc | 7 November 2013, 16:54 | 10.170 views
Sholat di Masjid Yang Ada Kuburannya
Ahmad Zarkasih, Lc | 25 October 2013, 18:23 | 7.532 views
Nikah Punya Banyak Hukum
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 October 2013, 06:59 | 4.986 views
Jasa Penghulu Nikah Sirri
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 October 2013, 15:09 | 5.040 views
Titip Doa
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 September 2013, 14:56 | 7.626 views
Mengkritisi Slogan Kembali ke Al-Quran dan Sunnah
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 September 2013, 14:03 | 10.296 views
Tidak Bersedih Dengan Kematian Ulama Berarti Munafiq?
Ahmad Zarkasih, Lc | 16 September 2013, 10:10 | 6.076 views
Fatwa, Apakah Wajib Ditaati?
Ahmad Zarkasih, Lc | 6 September 2013, 09:22 | 4.841 views
Korupsi Bukan Pencurian, Tak Usah Potong Tangan
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 September 2013, 08:05 | 5.163 views
Hukum Mengambil Upah Dakwah
Ahmad Zarkasih, Lc | 29 August 2013, 15:42 | 6.765 views
Sholat Jumat Tapi Tidak Mendengarkan Khutbah
Ahmad Zarkasih, Lc | 23 August 2013, 08:52 | 4.927 views
Syubhat Bukan Haram
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 August 2013, 05:50 | 5.406 views
Haruskah Beri'tikaf dan Begadang di Malam Lailatul-Qodr
Ahmad Zarkasih, Lc | 30 July 2013, 03:43 | 7.302 views
Al-Tanaazul (Turun Tahta) Dalam Kajian Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 27 July 2013, 06:31 | 3.831 views
Hak Cipta Dalam Pandangan Syariah
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 July 2013, 08:49 | 5.746 views
Makna Jauf (Rongga) Dalam Pengertian Fiqih Puasa
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 July 2013, 10:19 | 5.658 views
Apakah Ada Istilah "Tajil" Dalam Syariah?
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 July 2013, 05:36 | 4.870 views
Tarawih 4 Rokaat 1 Salam, Boleh atau Tidak?
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 July 2013, 14:29 | 6.624 views
Setan Dibelenggu, Kenapa Masih Ada Yang Maksiat?
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 July 2013, 14:20 | 5.887 views
Yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadhan
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:37 | 4.530 views
Siapa Yang Wajib Puasa Ramadhan?
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 July 2013, 16:22 | 4.043 views
Dilema Punuk Unta
Ahmad Zarkasih, Lc | 3 July 2013, 05:40 | 15.313 views
Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 June 2013, 13:47 | 8.689 views
Almarhum Bukan Gelar
Ahmad Zarkasih, Lc | 19 June 2013, 05:22 | 5.025 views
Teka-Teki Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 11 June 2013, 08:04 | 7.227 views
Ustadz Anonim di Medsoc
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 June 2013, 06:09 | 4.575 views
Keanehan Hukum Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 May 2013, 19:12 | 5.766 views
Dokter dan Apoteker
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 May 2013, 09:30 | 5.327 views
Siapa Salah, Siapa Kena Getahnya
Ahmad Zarkasih, Lc | 20 May 2013, 20:45 | 4.877 views
Matang Sebelum Waktunya
Ahmad Zarkasih, Lc | 18 May 2013, 11:47 | 5.836 views
Masjid Kok Dikunci?
Ahmad Zarkasih, Lc | 28 April 2013, 01:44 | 5.424 views
Buku Fiqih Yang Tidak Fiqih
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 April 2013, 06:41 | 7.226 views
Galaunya Para Ulama
Ahmad Zarkasih, Lc | 13 April 2013, 17:40 | 5.568 views
Pengkhianat Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 4 April 2013, 05:00 | 4.792 views
Menulis, Proses Penyelamatan Ilmu
Ahmad Zarkasih, Lc | 26 March 2013, 16:44 | 3.982 views
Hukum Beli Barang Black Market
Ahmad Zarkasih, Lc | 8 March 2013, 07:00 | 7.931 views
Meng-kecil-kan yang Kecil, Mem-BESAR-kan yang Besar
Ahmad Zarkasih, Lc | 22 February 2013, 05:53 | 4.629 views
Ulama Pesanan
Ahmad Zarkasih, Lc | 17 February 2013, 08:01 | 4.577 views
Keistimewaan Ilmu Faraidh
Ahmad Zarkasih, Lc | 10 February 2013, 10:31 | 4.822 views
Ulama-ulama Bujang
Ahmad Zarkasih, Lc | 24 January 2013, 06:03 | 6.719 views
PENULIS :
Ahmad Zarkasih, Lc106 tulisan
Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc, MA57 tulisan
Hanif Luthfi, Lc., MA52 tulisan
Ahmad Sarwat, Lc., MA46 tulisan
Isnan Ansory, Lc, MA26 tulisan
Sutomo Abu Nashr, Lc20 tulisan
Aini Aryani, Lc19 tulisan
Galih Maulana, Lc14 tulisan
Ali Shodiqin, Lc13 tulisan
Muhammad Abdul Wahab, Lc11 tulisan
Firman Arifandi, Lc., MA11 tulisan
Muhammad Ajib, Lc., MA9 tulisan
Isnawati, Lc8 tulisan
Siti Chozanah, Lc6 tulisan
Tajun Nashr, Lc6 tulisan
Faisal Reza4 tulisan
Ridwan Hakim, Lc2 tulisan
Muhammad Aqil Haidar, Lc1 tulisan
Muhammad Amrozi, Lc1 tulisan