Jilid : 6 Juz : 3 | Ali Imran : 67
Ali Imran 3 : 67
Mushaf Madinah | hal. 58 | Mushaf Kemenag RI

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Kemenag RI 2019: Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, melainkan dia adalah seorang yang hanif ) lagi berserah diri (muslim). Dia bukan pula termasuk (golongan) orang-orang musyrik.
Prof. Quraish Shihab:

'1brahfm bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi. berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik. "


Prof. HAMKA:

Bukanlah Ibrahim itu seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, akan tetapi adalah seorang yang bersih dari kesesatan lagi Muslim, dan tidaklah dia dari seorang yang mempersekutukan.



TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

مَا كَانَ إِبْرَاهِيم

يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا

وَلَٰكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا

وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

🔐