| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang (hal) itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah besar (dosa) perkataan yang keluar dari mulut mereka. Mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Maka, boleh jadi engkau (Nabi Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an). |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ عَلَىٰ آثَارِهِمْ إِنْ لَمْ يُؤْمِنُوا بِهَٰذَا الْحَدِيثِ أَسَفًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di atas bumi sebagai perhiasan baginya agar Kami menguji mereka siapakah di antaranya yang lebih baik perbuatannya. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya sebagai tanah yang tandus lagi kering. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَإِنَّا لَجَاعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيدًا جُرُزًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Apakah engkau mengira bahwa sesungguhnya para penghuni gua dan (yang mempunyai) raq?m[443]) benar-benar merupakan keajaiban di antara tanda-tanda (kebesaran) Kami? |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu berdoa, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami.” |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Maka, Kami tutup telinga mereka di dalam gua itu[444]) selama bertahun-tahun. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kemudian Kami bangunkan mereka supaya Kami mengetahui manakah di antara dua golongan itu[445]) yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka tinggal (dalam gua itu). |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَ أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami menceritakan kepadamu (Nabi Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami menambahkan petunjuk kepada mereka. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kami meneguhkan hati mereka ketika mereka berdiri[446]) lalu berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi. Kami tidak akan menyeru Tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran.” |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَرَبَطْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ إِذْ قَامُوا فَقَالُوا رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَنْ نَدْعُوَ مِنْ دُونِهِ إِلَٰهًا ۖ لَقَدْ قُلْنَا إِذًا شَطَطًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Salah seorang dari para pemuda itu berkata kepada yang lain,) “Mereka itu kaum kami yang telah menjadikan tuhan-tuhan (untuk disembah) selain Dia. Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang jelas (tentang kepercayaan mereka)? Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir هَٰؤُلَاءِ قَوْمُنَا اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ آلِهَةً ۖ لَوْلَا يَأْتُونَ عَلَيْهِمْ بِسُلْطَانٍ بَيِّنٍ ۖ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا |