Apa Prioritas Dakwah Dalam Islam yang Shahih? | rumahfiqih.com

Apa Prioritas Dakwah Dalam Islam yang Shahih?

Mon 28 May 2007 23:24 | Dakwah > Metode dakwah | 5.761 views

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikumwr wb,

Ada beberapa yangingin sy tanyakan:

Apakah prioritas dalam berdakwah harus selalu dari aqidah?, karena ada sebagian kaum musliminyangmenekankan aqidah, tetapi menafikan yang muslimin yang lain yang berbeda dalam menentukan prioritas da'wahnya?

Syukron katsir,

Wass

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau kita bicara aqidah dalam kaitannya dengan langkah dan strategi dakwah, barangkali yang lebih tepatnya bukan prioritas atau mana yang harus didahulukan, tetapi aqidah adalah landasan yang perlu dibangun dengan baik dan kokoh. Sedangkan mana yang harus didahulukan untuk awalnya, kita sesuaikan dengan kebutuhan real di lapangan.

Misalnya, orang yang sedang ditimpa bencana alam dan rumahnya roboh, masak sih kita ceramahi tentang bahaya syirik? Tentu dakwah untuk mereka kita mulai dari memberi bantuan berupa makanan, pakaian bersih, rumah tempat tinggal, pengobatan gratis dan seterusnya.

Preman insyaf yang tidak punya penghasilan halal, perlu kita carikan pekerjaan halal yang mampu dikerjakannya. Itu lebih utama untuk kita perioritaskan ketimbang kita membahas bab-bab yang membatalkan syahadat. Buat apa bicara tentang syahadat secara panjang dan lebar, sementara kebutuhan hidupnya senin kamis dan teman-teman premannya menawarkan bisnis barang haram?

Petani miskin yang setiap hari dimiskinkan oleh sistem, panennya gagal diserang hama, hartanya habis dilahap rentenir, tentu perlu diberikan jalan keluar yang tepat ketimbang kita tatar dengan materi rububiyatullah, uluhiyatullah serta asma' wa shifat.

Jadi dakwah itu seharusnya memberi solusi dunia dan akhirat. Bukan hanya urusan aqidah semata. Meski aqidah itu merupakan landasan yang penting untuk dibangun secara kokoh, namun bukan berarti pintu gerbang utama dakwah itu harus selalu aqidah dan aqidah saja.

Bahkan boleh jadi jendela pertama kita menjalin hubungan kontak dengan objek dakwah lewat hal-hal yang sepele, misalnya kebetulan kepada teman yang punya hobi sama, atau kebetulan jadi rekan dagang dan bisnis, atau kebetulan langganan cukur rambut di pengkolan jalan.

Pembicaraan tidak harus selalu dimulai dari tema berat tentang aqidah, tetapi dari tema apa saja, syukur-syukur yang bisa memberi solusi nyata dan instan.

Akan tetapi kita tidak menafikan bahwa untuk membangun pribadi muslim yang baik, sisi aqidah perlu dibenahi secara baik. Namun tetap ada kisi-kisinya, sehingga kita masih bisa membedah lagi, pada bagian mana dari aqidah itu yang perlu ditekankan. Mana yang harus didahulukan dan mana yang masih mungkin terjadi beda pendapat.

Mengingat tidak semua materi dan point-point aqidah menjadi batas iman dan kufur, ada sebagian dari materi yang sebenarnya termasuk aqidah, namun tidak mengurangi nilai iman atau menambahinya. Seperti nama-nama surga dan neraka, meski termasuk bagian aqidah, tetapi bila ada orang yang tidak hafal nama-nama itu, tidak mengurangi nilai aqidahnya. Demikian juga dengan nama-nama malaikat, nabi dan seterusnya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Apakah Bulu atau Kotoran Anjing Sama Seperti Liur Anjing
27 May 2007, 23:36 | Thaharah > Najis | 9.509 views
Pak Ustadz Mazhabnya Apa?
27 May 2007, 10:01 | Ushul Fiqih > Mazhab | 9.212 views
Ibnu Arabi dan Islam Liberal
26 May 2007, 12:31 | Aqidah > Aliran-aliran | 7.593 views
Apakah Kami Perlu Akad Nikah Ulang?
24 May 2007, 23:57 | Pernikahan > Akad | 10.006 views
Tinggal di Bandung Kerja di Jakarta, Bisakah Shalat Safar?
23 May 2007, 23:36 | Shalat > Qashar | 6.110 views
Apakah Aplikasi Qur'an Pada Ponsel Termasuk Mushaf?
23 May 2007, 00:44 | Al-Quran > Mushaf | 8.695 views
Mohon Saran Belajar Ilmu Agama
22 May 2007, 00:16 | Dakwah > Belajar agama | 7.510 views
Al-Quran Diturunkan dengan 7 Huruf?
21 May 2007, 23:18 | Al-Quran > Qiraat | 15.003 views
Wudhu' yang Wajib dan yang Sunnah
21 May 2007, 22:30 | Thaharah > Wudhu | 12.422 views
Khilafiyah, Bukankah Kebenaran Hanya Satu?
19 May 2007, 22:16 | Ushul Fiqih > Ikhtilaf | 7.793 views
Suami Wafat Meninggalkan 1 Isteri, 3 Anak Laki dan 2 Anak Perempuan
18 May 2007, 21:38 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 8.269 views
Ayat yang Sekilas Bertentangan
16 May 2007, 23:41 | Al-Quran > Tafsir | 6.467 views
Al-Fatihah Dalam Shalat
16 May 2007, 23:19 | Shalat > Rukun Shalat | 7.540 views
Nabi Muhammad Buta Huruf
16 May 2007, 03:00 | Al-Quran > Khazanah | 6.986 views
Ritual Pasca Meninggal Dunia
16 May 2007, 02:58 | Umum > Ritual | 9.038 views
Kuburan di Depan Masjid
14 May 2007, 21:42 | Aqidah > Kuburan | 8.541 views
Ayah Menghibahkan 100% Hartanya kepada Ibu
14 May 2007, 21:05 | Mawaris > Masalah terkait waris | 6.084 views
Multi Level Marketing: Antara Halal dan Haram
13 May 2007, 23:18 | Muamalat > MLM | 7.863 views
Berapa Nishab Zakat Profesi?
13 May 2007, 22:21 | Zakat > Zakat Profesi | 12.830 views
Al-Quran VS Shahih Muslim Dalam Basmalah
13 May 2007, 22:19 | Al-Quran > Khazanah | 7.762 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,119,391 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

3-8-2021
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:58 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih