Tidak Puasa Ramadhan Tetapi Menjalankan Sholat Tarawih, Apa Hukumnya? | rumahfiqih.com

Tidak Puasa Ramadhan Tetapi Menjalankan Sholat Tarawih, Apa Hukumnya?

Thu 13 September 2007 23:16 | Puasa > Amalan terkait berpuasa | 6.433 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb,

Pak Ustadz, saya sedang hamil & tidak menjalankan puasa ramadhan, apa hukumnya bila saya menjalankan sholat tarawih walaupun saya tidak berpuasa ramadhan?

Mohon jawabannya & terima kasih.

Wassalam,

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Wanita yang sedang hamil memang termasuk kalangan yang diberi rukhsah (keringanan) untuk tidak menjalankan puasa. Baik karena mengkhawatirkan dirinya sendiri, atau pun karena mengkhawatirkan bayi yang sedang dikandungnya.

Dalil yang memperbolehkan tidak puasa bagi wanita hamil atau menyusui diqiyaskan dengan orang yang sedang sakit dan musafir (orang yang dalam perjalanan).

Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan, maka (dibolehkan berbuka dengan mengganti puasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. (QS. Al-Baqarah: 184)

Juga berdasarkan sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwasanya Allah memperbolehkan kepada musafir untuk tidak berpuasa, qashar dan jamak sholat. Begitu juga bagi orang yang sedang hamil dan menyusui, diperbolehkan tidak berpuasa (H.R. Ahmad dan Ashab al-Sunan dari Anas bin Malik).

Justru sebaiknya wanita hamil atau menyusui tidak berpuasa apabila puasa tersebut mengakibatkan terganggunya kesehatan ibu yang sedang hamil dan janin yang dikandungnya.

Tidak berpuasa karenahamil dan menyusui adalah alasan yangmaqbul (bisa diterima) oleh syariah dan memang diakui oleh para ulama. Sehingga bukan suatu dosa bila seorang ibu yang sedang hamil tidak berpuasa.

Dan tidak berpuasanya orang yang mendapat rukhsah tentu tidak ada kaitannya dengan ibadah lainnya. Ibadah lainnya tidak lantas terhalangi hanya lantaran diriya tidak puasa.

Bahkan ketika seseorang tidak berpuasa tanpa udzur syar'i sekalipun, ibadah lainnya tetap saja tidak terlarang untuk dikerjakan. Meski pun dia berdosa besar karena tidak mengerjakan salah satu rukun Islam. Namun dosanya itu tidak lantas menghalangi dirinya untuk melakukan ibadah yang lain.

Karena tiap ibadah itu sudah ada daftar syarat sah-nya tersendiri. Misalnya, agar shalat tarawih itu bisa dianggap sah, syaratnya seseorang harus muslim, aqil, baligh, suci dari hadats kecil dan besar. Sedangkan ketentuan bahwa seseorang harus mengerjakan pekerjaan wajib sebagai syarat syah-nya pekerjaan sunnah, sama sekali tidak ada kaitannya. Sebab masing-masing berdiri sendiri-sendiri. Tidak saling mempengaruhi dan juga tidak saling menghalangi.

Dalilnya adalah ayat yang sudah seringkali kita ulang-ulang:

Dan siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar zarrah, Allah akan melihatnya. Siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarrah, Allah pun aka melihatnya. (QS. Az-Zalzalah: 7-8)

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Tadarrus Menggunakan Pengeras Suara
13 September 2007, 22:30 | Al-Quran > Tilawah | 7.519 views
Puasa Masih Ada Sisa Makanan di Mulut, Batalkah?
13 September 2007, 01:48 | Puasa > Membatalkan Puasa | 8.225 views
Benarkah Hadits Ramadhan Awalnya Rahmat Adalah Hadits Dhaif?
13 September 2007, 01:31 | Hadits > Status Hadits | 6.783 views
Niat Puasa untuk Sebulan Penuh
12 September 2007, 02:32 | Puasa > Niat Puasa | 12.363 views
Benarkah Kewajiban Suami Mengurus Rumah Tangga?
11 September 2007, 02:05 | Pernikahan > Hak dan kewajiban | 10.232 views
Kawin Sesama Jenis Versi IAIN Semarang
11 September 2007, 01:11 | Kontemporer > Kelompok/Aliran | 6.742 views
Hal-Hal yang Membolehkan Tidak Puasa
10 September 2007, 21:37 | Puasa > Keringanan | 11.564 views
Puasa dan Produktifitas
10 September 2007, 08:02 | Puasa > Amalan terkait berpuasa | 6.148 views
Amalan Sunnah dan Anjuran di Bulan Ramadhan
10 September 2007, 02:37 | Puasa > Amalan terkait berpuasa | 8.866 views
Prosentase Waris 1 Anak Perempuan dan 2 Anak Laki
7 September 2007, 01:08 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 19.373 views
Sepi Saat Shalat Tarawih
6 September 2007, 02:56 | Shalat > Shalat Tarawih dan Witir | 6.083 views
Tadarus Al-Quran
5 September 2007, 01:09 | Al-Quran > Tilawah | 14.997 views
Menyelenggarakan Walimah Harus Pakai Hijab?
4 September 2007, 23:57 | Pernikahan > Walimah | 5.946 views
Niat Puasa Harus Tiap Malam atau di Awal Ramadhan Saja?
4 September 2007, 23:34 | Puasa > Niat Puasa | 7.215 views
Haruskah Mengganti Sholat yang Kita Tinggalkan?
4 September 2007, 11:13 | Shalat > Shalat Qadha | 6.933 views
Memakai Batu Akik Sebagai Cincin?
3 September 2007, 01:49 | Umum > Pakaian | 8.425 views
Pemikiran Tentang Pembangunan Masjid
3 September 2007, 01:22 | Umum > pemikiran dan aliran-aliran | 6.279 views
Apakah Harus Sholat Zhuhur Setelah Sholat Jumat?
31 August 2007, 02:04 | Shalat > Shalat Jumat | 17.324 views
Berapa Bagian Isteri yang Tidak Punya Anak
31 August 2007, 02:04 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 5.958 views
Benarkah Nabi Isa Punya Ayah?
30 August 2007, 02:39 | Aqidah > Nabi | 7.270 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,103,196 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

30-7-2021
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:58 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih