Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Emas Berstatus Digadaikan, Wajibkah Dizakati? | rumahfiqih.com

Emas Berstatus Digadaikan, Wajibkah Dizakati?

Fri 2 August 2013 23:57 | Zakat | 15.247 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamualaikum

Pak ustadz,

Saya mau menanyakan apabila kita punya perhiasan emas seberat  kurang lebih 100 gr  tetapi saat ini sedang dalam status digadaikan di pegadaian dan hingga saat ini blm bisa menebusnya bagaimanakah hukumnya?

Apakah tetap harus dikeluarkan zakatnya ataukah tidak?

Demikian pertanyaan saya. mohon pak ustadz bisa menjawabnya.

Wassalamualaikum

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kewaijban Zakat Emas

Emas dan perak bila telah memenuhi nishab dan haul, memang wajib dikeluarkan zakatnya. Di dalam Al-Quran Allah SWT berfirman tentang mereka yang tidak mengeluarkan zakat emas dan perak sebagai orang yang akan disiksa di neraka.

 

وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلاَ يُنفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللّهِ فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih (QS. At-Taubah : 34)

يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَـذَا مَا كَنَزْتُمْ لأَنفُسِكُمْ فَذُوقُواْ مَا كُنتُمْ تَكْنِزُونَ

Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu".(QS. At-Taubah : 35)

Sedangkan batasan nishab emas sebagaimana disebutkan dalam banyak hadits nabi adalah 85 gram. Angka ini sebenarnya hasil konversi dari aslinya yaitu 20 mitsqal..

لَيْسَ فِي أَقَل مِنْ عِشْرِينَ مِثْقَالاً مِنَ الذَّهَبِ وَلاَ فِي أَقَل مِنْ مِائَتَيْ دِرْهَمٍ صَدَقَةٌ

Emas yang kurang dari 20 mitsqal dan perak yang kurang dari 200 dirham tidak ada kewajiban zakat atasnya. (HR.Ad-Daruquthny)

Mitsqal adalah nama satuan berat yang dipakai di masa Rasulullah SAW. Berat emas 1 mitsqal setara dengan 1 3/7 dirham, setara juga dengan 100 buah bulir biji gandum, dan juga setara dengan 4,25 gram.

Dengan demikian, dengan mudah bisa dihitung bahwa nishab zakat emas adalah 20 mitsqal dikali 4,25 gram, sama dengan 85 gram. Maka bila jumlah emas yang dimiliki telah sama dengan 85 gram atau lebih, barulah ada kewajiban zakatnya.

Berstatus Milik Sendiri

Namun bagaimana dengan emas yang statusnya tidak jelas, seperti yang sedang digadaikan di atas?

Intinya bahwa hanya harta yang 100% milik kita saja yang wajib dikeluarkan zakatnya. Bila harta itu sudah berganti pemilik, baik dengan cara dijual atau dihibahkan kepada orang lain, maka kita sudah tidak lagi wajib mengeluarkan zakatnya.

Lalu bagaimana status harta yang sedang digadaikan? Apakah tetap wajib kita zakatkan?

Jawabnya tergantung dari isi akad gadai itu. Sebab di masa sekarang ini, orang sering menamakan suatu akad sebagai gadai, padahal isi perjanjiannya berbeda-beda. Jadi kita perlu sedikit teliti dan periksa dengan cermat materi akad yang disepakati kedua belah pihak.

Ada akad gadai yang sebenarnya sudah jadi jual-beli. Dimana ketika kita menggadaikan harta itu, sebenarnya kita sudah menjualnya. Bedanya, kita masih boleh membelinya lagi kapan-kapan, tentu dengan harga yang berbeda. Tetapi kalau tidak kita beli lagi dalam waktu tertentu, otomatis harta itu sudah bukan milik kita lagi.

Tetapi ada juga akad gadai yang intinya memang bukan jual-beli harta. Ketika kita menggadaikan suatu harta, statusnya cuma dijadikan barang jaminan. Pemiliknya tetap kita, dan tidak lah harta itu boleh dijual lagi (lelang) kepada siapapun, kecuali harus dengan seizin kita.

Kedua jenis akad di atas sering disebut begitu saja dengan istilah gadai. Kadang kita jadi bingung sendiri, karena kurang memperhatikan perbedaan antara keduanya.

1. Tidak Ada Kewajiban Zakat

Bila isi akadnya sesuai dengan yang pertama, yaitu pada hakikatnya kita sudah menjual harta kita, maka status harta itu sudah bukan milik kita lagi.

Dan oleh karena statusnya sudah bukan milik kita lagi, maka tidak ada kewajiban zakat dari pihak kita. Karena kita bukan lagi pemiliknya.

2. Ada Kewajiban Zakat

Sebaliknya, kalau akad gadai itu sebenarnya lebih merupakan barang titipan, dimana harta itu cuma berfungsi sebagai jaminan atas hutang yang dapatkan, maka status harta itu masih milik kita.

Dan kalau status harta itu masih milik kita, tetap ada kewajiban zakat atasnya. Walaupun secara fisik, barang itu tidak berada di tempat kita.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Pernikahan Beda Jamaah
31 July 2013, 04:36 | Nikah | 13.632 views
Fiqih I'tikaf Lengkap
29 July 2013, 21:43 | Puasa | 28.088 views
Jumlah Takbir Shalat Iedul Fitri
29 July 2013, 09:44 | Shalat | 14.015 views
Saya dan Suami Berhubungan Badan di Ramadhan, Harus Bagaimana?
27 July 2013, 06:51 | Puasa | 31.610 views
Bersentuhan Suami-Isteri Setelah Berwudlu, Batalkah?
26 July 2013, 00:45 | Thaharah | 32.222 views
Zakat Perniagaan, Bagaimana Menghitungnya?
25 July 2013, 03:55 | Zakat | 10.872 views
Cara Perhitungan Zakat Hasil Pertanian
24 July 2013, 01:30 | Zakat | 127.258 views
Dana Zakat untuk Kegiatan Dakwah, Bolehkah?
22 July 2013, 23:00 | Zakat | 10.262 views
Haruskah Pembantu Bayar Zakat Fitrah?
22 July 2013, 08:29 | Zakat | 9.490 views
Bolehkah Uang Zakat Dipinjamkan pada Mustahik?
20 July 2013, 01:41 | Zakat | 8.980 views
Berhubungan Seksual Masa Haidh dan Tidak Tahu Keharamannya
19 July 2013, 02:38 | Nikah | 11.476 views
Perbedaan Antar Mazhab
17 July 2013, 23:47 | Ushul Fiqih | 23.146 views
Lupa Niat Puasa dan Menjilat Shampoo
17 July 2013, 02:12 | Puasa | 9.895 views
Zakat Fitrah : Pakai Beras Atau Uang?
12 July 2013, 21:02 | Zakat | 25.618 views
Apakah Tiap Transaksi Penjualan Ada Zakatnya?
11 July 2013, 23:22 | Zakat | 27.861 views
Hasil Panen Tembakau Wajibkah Dizakati?
11 July 2013, 14:33 | Zakat | 9.412 views
Pemerintah Bukan Ulil Amri Yang Berwenang Menetapkan Ramadhan?
9 July 2013, 01:13 | Puasa | 25.061 views
Taraweh Dulu Baru Puasa?
8 July 2013, 22:47 | Shalat | 13.395 views
Ramadhan Bakar Petasan, Adakah Syariatnya?
8 July 2013, 01:42 | Puasa | 8.319 views
I'tikaf Sambil Bekerja Bolehkah?
5 July 2013, 00:00 | Puasa | 14.519 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 39,427,960 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

15-12-2019
Subuh 04:10 | Zhuhur 11:49 | Ashar 15:17 | Maghrib 18:06 | Isya 19:20 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img