Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Keshahihan Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim | rumahfiqih.com

Keshahihan Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim

Thu 21 February 2008 04:47 | Hadits > Musthalah Hadits | 9.428 views

Pertanyaan :

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

  1. Apakah semua Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori & Muslim bisa kita pegang keshohihannya..?" tanpa perlu mengeceknya kembali..?
  2. Bukankah ada Shohihul Isnad Wa dhoiful matni..?

Ust. kali ini saya benar-benar butuh jawabannya, jadi.., saya berharap Ust. mau menjawabnya.

Jazakumullahu khoiron karsiro...Wa billahi taufik wal hidayah wassalaamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebelumnya perlu diketahui bahwa selain hadits-hadits yang terdapat dalam kitab Ash-Shahih, Al-Imam Al-Bukhari ternyata juga banyak meriwayatkan hadits. Yang beliau jamin keshahihannya adalah yang ada di dalam kitab Ash-Shahih saja, sedangkan yang tidak terdapat di dalamnya, beliau sendiri belum menjamin keshahihannya.

Namun sudah menjadi kesepakatan para ulama hadits, bahwa bila suatu hadits disebutkan telah diriwayatkan oleh Al-Bukhari, berarti yang dimaksud adalah hadits yang terdapat di dalam kitab Ash-Shahih. Sedangkan yang tidak terdapat di dalam kitab itu, lazimnya harus disebutkan bahwa Al-Bukhari meriwayatkannya di dalam kitab lain.

Jadi mudahnya, kalau suatu hadits memang terdapat di dalam kedua kitab itu, maka sudah dijamin 100% keshahihannya.

Siapa yang tidak kenal dengan Al-Imam Bukhari dan Muslim? Keduanya adalah icon agama Islam yang telah memastikan keaslian agama Islam. Dan kitab Shahih Bukhari adalah kitab tershahih kedua setelah Al-Quran. Dan yang ketiga adalah Shahih Muslim.

Keshahihan Bukan Satu-satunya Ukuran

Namun setiap nash hadits yang shaih tidak lantas berarti sudah menjadi hukum dan keputusan final. Sebab masih ada sekian masalah yang perlu diselesaikan.

1. Berbedaan Makna Lafadz
Misal yang pertama adalah perbedaan makna dalam lafadz hadits shahih. Haditsnya sih shahih, namun secara makna, ternyata lafadznya punya berbedaan makna. Maka sisi perbedaan makna ini masih akan menimbulkan perbedaan pendapat, setidaknya akan ada beberapa versi pendapat yang berbeda.

2. Masalah Nasakh dan Mansukh
Yang kedua, boleh jadi ada hadits-hadits yang shahih, tapi belum tentu semuanya bisa diterima sebagai dalil hukum. Karena ada masalah nasakh dan mansukh.

Maka hadits shahih yang keluar belakangan adalah yang diberlaku sedangkan yang lebih dulu tidak berlaku.

Di antara contohnya adalah dua hadits berikut ini tentang wajibnya berwudhu bila kita makan makanan yang dimasak. Dalilnya adalah:

Dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu 'anhu berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Harus wudhu' bila makan makanan yang dimasak api." (HR Muslim kitabul haidh bab wudhu dari makanan yang dimasak dengan api)

Hadits ini tegas sekali mewajibkan kita berwudhu' bila makan makanan yang dimasak dengan menggunakan api. Dalam levelnya jelas shahih, karena diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam kitab Shahihnya.

Namun di dalam kitab yang sama, ternyata kita juga menemukan dalil yang sama-sama shahih, tetapi justru isinya tidak mengharuskan wudhu' bila makan makanan yang dimasak api.

Dari Amru bin Umayyah Ad-Dhamiri radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah SAW telah memotong paha kambing yang dimakannya, kemudian langsung shalat tanpa berwudhu' lagi. (HR Muslim kitab haidh bab nasakh wudhu' karena makan makanan yang dimasak api).

Maka kesimpulannya, meski kita punya hadits yang shahih, belum tentu bisa langsung digunakan, karena boleh jadi ternyata hadits itu sudah dinasakh oleh dalil yang lain.

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu bahwa akhir dari dua perkara Rasululah SAW adalah meninggalkan wudhu' setelah makan makanan yang dimasak dengan api. (HR Abu Daud kitabutthaharah)

3. Al-'Aam dan Al-Khaash
Juga ada masalah 'aam dan khaash, di mana kalau ada dua dalil yang bertentangan, padahal sama-sama shahih, harus dicari penjelasan mana yang merupakan dalil umum dan mana yang merupakan dalil khusus.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Qiyas dan Mazhab VS Hadits Shahih
21 February 2008, 02:12 | Ushul Fiqih > Dalil | 11.296 views
Saksi Dalam Perceraian
20 February 2008, 10:44 | Pernikahan > Saksi | 19.769 views
Hukum Mengadopsi Anak
20 February 2008, 00:11 | Pernikahan > Anak | 7.080 views
Apakah Donor Darah Haram?
19 February 2008, 00:12 | Kontemporer > Hukum | 12.515 views
Puasa Jumat Dalam Puasa Dawud
18 February 2008, 22:34 | Puasa > Puasa Sunnah | 8.188 views
Ayam POP Restoran Padang Direndam Alkohol?
18 February 2008, 00:58 | Kuliner > Alkohol | 7.387 views
Benarkah Tidak Semua Yahudi Menuhankan Uzair?
17 February 2008, 10:08 | Aqidah > Aliran-aliran | 11.121 views
Perbedaan Pendapat dan Persatuan
16 February 2008, 07:12 | Shalat > Shalat Jumat | 7.371 views
Manfaat Latihan Vs Fatwa Tentang Yoga
15 February 2008, 21:37 | Umum > Hukum | 6.578 views
Baru Masuk Islam Lantas Meninggal Dunia...
14 February 2008, 23:46 | Aqidah > Islam | 8.801 views
Halalkah Arak yang Dipakai Dalam Makanan?
14 February 2008, 21:32 | Kuliner > Alkohol | 7.022 views
Melarang Anak Merayakan Valentine
14 February 2008, 01:16 | Kontemporer > Perspektif Islam | 5.908 views
Makan Malam di Perayaan Malam Natal
13 February 2008, 23:50 | Aqidah > Agama lain | 6.249 views
Mu'jizat Masa Kini Tanda Kiamat Sudah Dekat, Bagaimana Kita Menyikapinya?
13 February 2008, 09:57 | Aqidah > Kiamat | 7.885 views
Kiblat Musholla Menyimpang 15 Derajat
13 February 2008, 02:36 | Shalat > Arah Qiblat | 6.617 views
Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam
12 February 2008, 23:01 | Kontemporer > Hukum | 6.891 views
Sahkah Nikah Bila Suami Berbohong Tentang Statusnya yang Sudah Beristri?
12 February 2008, 02:52 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 10.954 views
Menikah Dalam Keadaan Hamil
10 February 2008, 20:12 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 13.687 views
Secara Syar'i Apakah JIL Dapat Dikategorikan Kafir?
9 February 2008, 00:10 | Aqidah > Aliran-aliran | 7.842 views
Pembagian Warisan
8 February 2008, 23:44 | Mawaris > Bagi waris berbagai keadaan | 5.841 views

TOTAL : 2.299 tanya-jawab | 44,855,251 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

15-6-2021
Subuh 04:38 | Zhuhur 11:55 | Ashar 15:17 | Maghrib 17:50 | Isya 19:02 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih