Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Ramalan Cuaca, Bagaimana Hukumnya? | rumahfiqih.com

Ramalan Cuaca, Bagaimana Hukumnya?

Wed 27 February 2008 01:56 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 11.654 views

Pertanyaan :

Sudah kita ketahui bahwa mendatangi peramal dan mempercayainya adalah perbuatan syirik. Nah, bagaimana hukumnya jika kita percaya terhadap sebuah ramalan (atau prakiraan) yang disimpulkan melalui sebuah proses keilmuan dan ditunjang dengan data-data yang akurat seperti ramalan cuaca?

Apakah itu termasuk syirik? Adakah pernyataan yang mendasarinya?

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Islam telah mengharamkan ramalan atas nasib, masalah jodoh, rejeki, hoki dan juga ramalan bindang. Para penyihir telah menggunakan konstalasi bintang-bintang di langit sebagai dasar atas kebohongannya.

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu 'anhuma bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang mempelajari ilmu dari bintang-bintang, berarti telah mempelajari salah satu cabang dari ilmu sihir. Semakin bertambah ilmunya, semakin dalam ia mempelajari sihir tersebut." (QS. Abu Dawud)

Demikian juga riwayat Al-Bazzar dengan sanad yang bagus dari Imran bin Hushain, dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:

"Bukan termasuk golongan kita orang yang meramal atau minta diramalkan, orang yang berdukun atau minta didukunkan, orang yang menggunakan sihir (santet) atau mengambil faidah dari ilmu santet."

Maka siapa saja yang mengaku mengetahui perihal ghaib bisa termasuk tukang nujum, atau yang sejenis itu. Karena Allah telah merahasiakan ilmu ghaib. Sebagaimana firman Allah:

"Katakanlah, tidak ada yang mengetahui keghaiban di langit dan di bumi melainkan Allah.."

Prakiraan Cuaca Bukan Ramalan Cuaca

Istilah yang benar barangkali bukan ramalan cuaca, melainkan prakiraan cuaca. Istilah "ramalan cuaca" adalah nama program siaran TVRI zaman dahulu.

Para ulama di Hijaz dalam banyak kesempatan secara tegas menyebutkan bahwa prakiraan cuaca bukanlah bagian dari ramalan penyihir yang haram. Karena prakiraan ini adalah hasil pengamatan tanda-tanda di atmosfer terkait dengan tekanan, suhu, arah angin, kelembaban dan sebagainya.

Semua merupakan sebuah ilmu yang tidak ada kaitannya dengan alam ghaib. Dan prakiraan cuaca ini sangat diperlukan untuk penerbangan dan hal lainnya. Jadi bukan mengada-ada atau bersifat klenik.

Prakiraan cuaca ini terkadang meleset juga, terutama untuk negeri kita. Barangkali karena satelite pemantau cuaca yang kita miliki sangat terbatas. Berbeda dengan beberapa negeri maju yang memang telah memiliki satelit pemantau cuara yang sudah sangat baik, sehingga akurasinya sudah sedemikian detail. Jumlahnya pun tidak sedikit.

Prakiraan cuaca didasarkan atas hasil pengamatan satelit buatan ini. Satelit mengawasi cuaca dan iklim Bumi, dan dapat melihat lebih banyak awan dan sistem awan, termasuk juga cahaya perkotaan, kebakaran, polusi, cahaya aurora, badai pasir ataudebu, tumpukan salju, pemetaan es, gelombang samudra, pembuangan energi dan lainnya.

Yang menarik, dengan satelit cuaca ini, semua gambar yang dikirim akan terlhat real time, sehingga memang wajar kalau bisa diperkirakan akan terjadi hujan di mana dalam berapa lama dan seterusnya. Karena pergerakan awan memang bisa terlihat dengan jelas.

Namun secanggih apa pun sebuah satelit pengamat cuaca, harus diakui bahwa karakteristik lokal setempat mempunyai peranan sangat penting pada pola cuaca lokal. Jadi belum tentu apa yang terlihat di layar satelit itu menjadi kenyataan di atas tanah.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Keharamaan Masjid Al-Haram
27 February 2008, 00:33 | Haji > Masjid al-Harom | 11.921 views
Membaca Shadaqallahul 'Adzhim Bid'ah?
24 February 2008, 01:37 | Al-Quran > Tilawah | 10.806 views
Belajar di Waktu Kecil Bagai Mengukir di Atas Batu
21 February 2008, 22:55 | Hadits > Syarah Hadits | 22.717 views
Keshahihan Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
21 February 2008, 04:47 | Hadits > Musthalah Hadits | 9.428 views
Qiyas dan Mazhab VS Hadits Shahih
21 February 2008, 02:12 | Ushul Fiqih > Dalil | 11.296 views
Saksi Dalam Perceraian
20 February 2008, 10:44 | Pernikahan > Saksi | 19.769 views
Hukum Mengadopsi Anak
20 February 2008, 00:11 | Pernikahan > Anak | 7.080 views
Apakah Donor Darah Haram?
19 February 2008, 00:12 | Kontemporer > Hukum | 12.515 views
Puasa Jumat Dalam Puasa Dawud
18 February 2008, 22:34 | Puasa > Puasa Sunnah | 8.188 views
Ayam POP Restoran Padang Direndam Alkohol?
18 February 2008, 00:58 | Kuliner > Alkohol | 7.387 views
Benarkah Tidak Semua Yahudi Menuhankan Uzair?
17 February 2008, 10:08 | Aqidah > Aliran-aliran | 11.121 views
Perbedaan Pendapat dan Persatuan
16 February 2008, 07:12 | Shalat > Shalat Jumat | 7.371 views
Manfaat Latihan Vs Fatwa Tentang Yoga
15 February 2008, 21:37 | Umum > Hukum | 6.578 views
Baru Masuk Islam Lantas Meninggal Dunia...
14 February 2008, 23:46 | Aqidah > Islam | 8.801 views
Halalkah Arak yang Dipakai Dalam Makanan?
14 February 2008, 21:32 | Kuliner > Alkohol | 7.022 views
Melarang Anak Merayakan Valentine
14 February 2008, 01:16 | Kontemporer > Perspektif Islam | 5.908 views
Makan Malam di Perayaan Malam Natal
13 February 2008, 23:50 | Aqidah > Agama lain | 6.249 views
Mu'jizat Masa Kini Tanda Kiamat Sudah Dekat, Bagaimana Kita Menyikapinya?
13 February 2008, 09:57 | Aqidah > Kiamat | 7.885 views
Kiblat Musholla Menyimpang 15 Derajat
13 February 2008, 02:36 | Shalat > Arah Qiblat | 6.617 views
Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam
12 February 2008, 23:01 | Kontemporer > Hukum | 6.891 views

TOTAL : 2.299 tanya-jawab | 44,855,135 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

15-6-2021
Subuh 04:38 | Zhuhur 11:55 | Ashar 15:17 | Maghrib 17:50 | Isya 19:02 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih