Apa yang Dibaca Imam Ketika Diam Sebentar Setelah Membaca Fatihah? | rumahfiqih.com

Apa yang Dibaca Imam Ketika Diam Sebentar Setelah Membaca Fatihah?

Thu 22 May 2008 23:36 | Shalat > Bacaan Shalat | 11.770 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Warahmatullahiwabarakatuh

Yth. ustadz H. Ahmad Sarwat, LC

Sesuai dengan jawaban bapak atas pertanyaan sdr. Rudy bebarapa waktu yang lalu tentang "Makmum Diam Saja di Belakang Imam atau Ikut Membaca" pada pendapat mazhab Imam Syafi'i.

Nampaknya itu adalah yang disebutkan oleh kalangan Asy-Syafi`iyah bahwa makmum membaca Al-Fatihah sendiri setelah selesai mendengarkan imam membaca al-fatihah, merupakan penggabungan (jam`) dari beragam dalil itu.

Pertanyaan saya, ketika iman dan makmum selesai membaca Amin setelah Alfatihah, makmum akan membaca fatihahnya, apa yang dibaca imam ketika diam sebentar sementara makmum membaca al-fatihah?

Terima kasih

Wassalamu'alaikum wawarahmatullahiwabarakatuh

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pertanyaan anda sangat menarik, karena biasanya orang-orang bertanya apa yang dibaca makmum setelah lafadz Amien selesai dibaca. Tapi yang Anda tanyakan justru apa yang dibaca oleh imam.

Tentu saja ketika imam memberikan kesempatan kepada makmum untuk membaca surat Al-Fatihah sendiri-sendiri adalah tidak membaca apa-apa. Karena dirinya kan sudah membaca surat Al-Fatihah, yang tadi didengarkan oleh para makmum.

Maka ketika para makmum setelah itu membaca sendiri-sendiri surat Al-Fatihah, dalam pandangan kami, imam tidak perlu membaca apa-apa. Dia bisa sedikit beristirahat setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dan ikut membaca amien bersama para makmum.

Jeda sebentar seperti itu tentu tidak merusak shalat, karena jeda itu tidak termasuk salah satu hal yang membatalkan shalat. Sementara kita pun sudah tahu apa saja perbuatan yang termasuk membatalkan shalat.

Maka pada kesempatan itu, menurut pandangan kami, imam bisa beristirahat sejenak sebelum meneruskan membaca surat atau ayat Al-Quran yang lainnya.

Namun kami ingatkan bahwa ini adalah salah satu bentuk nalar dari sebagian ulama saja, tidak semua ulama sependapat dengan apa yang dipahami ini. Jadi jangan dikira nanti bahwa yang paling benar dan satu-satunya kebenaran hanya yang seperti ini.

Janganlah kita meniru pola-pola yang kurang santun yang terkadang membuat sebagian saudara kita terjebak. Dikiranya, yang namanya tata cara shalat itu harus satu warna saja. Dan kebenaran itu dianggapnya hanya satu-satunya di dunia ini. Sampai tega-teganya menuduh siapa yang punya tata cara shalat yang tidak sama dengan pendapat dirinya, dianggapnya sesat dan salah.

Cara memahami syariah Islam yang seperti itu adalah bid'ah yang fatal. Sebab para salafunashshalih tidak pernah mengajarkan sikap sok benar sendiri, sampai menuduh orang lain yang pendapatnya tidak sama sebagai musuh agama dan kemunkaran.

Kalau anda merasa cocok dengan nalar dari para ulama syafi'iyyin, silahkan saja saja lakukan. Toh, seorang Al-Imam Asy-Syafi'i memang punya kapasitas dan otoritas untuk bisa berijtihad. Bahkan beliau telah mencapai derajat mujtahid mutlak. Layak dan wajar bila kita yang bodoh dan awam ini berittiba' dan memegang pendapat beliau.

Namun bukan berarti kebenaran hanya ada di dalam mazhab As-Syafi'i saja, sambil kita menyalahkan pendapat yang lain. Tentu tidak demikian. Kebenaran mungkin juga dimiliki oleh mazhab lainnya. Toh, mazhab lainnya itu juga didirikan oleh para mujtahid mutlak juga. Mereka juga punya kapasitas dan otoritas dalam berijtihad, dan layak pula diittiba'i.

Semua syarat dalam berijtihad tentu saja sudah terpenuhi dalam mazhab-mazhab itu. Sebagai awam yang baca tulisan arab pun tidak becus, masak sih merasa diri lebih pandai dari para mujtahid itu?

Bahkan meski seseorang sudah bisa bahasa Arab sekalipun, tidak lantas dia jadi mujtahid, kan? Sebab syarat menjadi mujtahid tidak sesederhana membalikkan telapak tangan.

Maka sebagai bukan mujtahid, tentu kita harus berittiba' kepada para mujtahid. Bahkan kalau berijtihad sendiri, karena sok bergaya biar dibilang orang berilmu, boleh jadi malah tambah keliru.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Bacaan Basmallah di Timur Tengah Ada yang Dikeraskan dan Ada Juga yang Tidak
22 May 2008, 03:09 | Shalat > Bacaan Shalat | 8.267 views
Apakah yang Dimaksud Golongan Ingkarsunnah?
22 May 2008, 00:37 | Hadits > Pengingkar hadits | 6.430 views
Memahami Sifat Shalat Nabi
21 May 2008, 00:42 | Shalat > Tatacara shalat | 11.827 views
Gusdur Vs FPI
20 May 2008, 23:46 | Negara > Arus politik | 8.662 views
Khilafah Islam, Haruskah Ditegakkan (lagi)?
19 May 2008, 10:56 | Negara > Khilafah Negara Islam | 10.824 views
Sistem Demokrasi: Apakah Sesuai Syariah?
19 May 2008, 03:11 | Negara > Demokrasi | 8.459 views
Menjadi TKI Ilegal, Halalkah Rejeki Saya?
15 May 2008, 22:41 | Muamalat > Syubhat | 11.708 views
Bayar Riba dengan Uang Riba, Bolehkah?
14 May 2008, 23:57 | Muamalat > Riba | 9.346 views
Isteri Sudah Bersih Tapi Belum Mandi Wajib
14 May 2008, 01:33 | Thaharah > Haidh Nifas Istihadhah | 9.232 views
Menjama Maghrib dan Isya Saat Summer di Austria
13 May 2008, 01:07 | Shalat > Shalat Jama | 7.011 views
Dakwah Tauhid Tidak Up To Date Lagi?
12 May 2008, 01:23 | Dakwah > Metode dakwah | 8.281 views
Kapan Kebangkitan Islam Datang Seperti Dulu?
8 May 2008, 02:38 | Negara > Khilafah Negara Islam | 7.820 views
Realisasi Terjemah Hadits Online
7 May 2008, 23:59 | Hadits > Hadits online | 6.156 views
Membeli Daging Halal di Jepang
4 May 2008, 23:29 | Kuliner > Non Muslim | 7.919 views
Pelurusan Sejarah Bangsa
4 May 2008, 23:08 | Kontemporer > Misteri | 6.415 views
Menghukum Diri Sendiri Karena Berzina
1 May 2008, 04:51 | Jinayat > Zina | 10.062 views
Ambil Keuntungan Dalam Transaksi
29 April 2008, 23:07 | Muamalat > Upah | 6.131 views
Apakah Islam Dulu Penjajah?
29 April 2008, 01:15 | Negara > Polemik | 11.676 views
Ahlul Musibah Dilarang Keluar Rumah Sebelum 40 Hari Kematian
28 April 2008, 03:56 | Pernikahan > Hak dan kewajiban | 49.067 views
Bolehkah Kita Menuduh Malaysia Maling?
28 April 2008, 03:18 | Negara > Polemik | 6.693 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,358,630 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-9-2021
Subuh 04:28 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih