Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Baca Quran Membosankan, Apakah Saya Munafik? | rumahfiqih.com

Baca Quran Membosankan, Apakah Saya Munafik?

Sat 4 April 2020 00:00 | Al-Quran > Tilawah | 691 views

Pertanyaan :

Ada pertanyaan jadi seorang jamaah ke WA saya, dia mengadu bahwa dia merasa dirinya telah jadi munafik. Hal itu karena setiap kali membaca Al-Quran, kok tidak ada pengaruhnya apa-apa. Tidak bertambah iman, juga tidak tambah semangat, malah cenderung boring dan membosankan. Baru juga dapat 1 halaman sudah bosan.

Jawaban :

Sebenarnya bukan hanya Anda saja yang merasakan itu, saya pun juga merasakan hal yang sama, baca Quran itu bosan dan bikin ngantuk.

Ah, yang benar, Ustadz? Masak sekelas antum kayak gitu juga?

Iya, saya mengalami yang antum alami juga. Baca Quran itu membosankan, boring dan malah bikin ngantuk.

Lalu gimana caranya biar nggak mengalami kayak gitu?

Sederhana sih, kenapa kita jadi boring, bosan dan ngantuk? Karena ayat yang kita baca itu terlalu banyak alias kebanyakan. Nggak usah banyak-banyak yang penting berkesan.

Lalu ditambah lagi masalahnya, yaitu kita juga nggak paham makna, arti, tafsir dan kandungan ayat yang kita baca. Masalahnya sempurna sudah.

Nah, iya tuh ustadz, benar sekali. Saya ini baca Quran memang nggak paham sama sekali apa yang saya baca.

Beda sekali dengan para shahabat dulu ketika mereka menerima ayat-ayat Quran dari Nabi SAW. Setiap ayat itu punya kisah tersendiri yang begitu mengesankan di hati.

Kalau ada orang baca satu ayat, lalu tiba-tiba dia menangis, karena ayat itu seperti membangkitkan memory tersendiri di masa ketika turunnya ayat itu di masa kenabian.

Memang para shahabat ini unik sekali, di masa mereka itulah ayat-ayat itu turun, kadang juga menjawab masalah mereka sendiri. Jadi ada semacam chemistri dengan tiap-tiap ayat.

Wajar kalau di masa berikutnya, tiap baca satu ayat mereka nangis dan berhenti. Ini ngangis karena haru, bukan hanya sekedar tahu isinya, tapi ikut terlibat di dalamnya.

Beda sekali dengan kita, mungkin kita tahu arti tiap ayat lewat terjemahan, tetapi kita tidak punya chemistri dengan ayat-ayat itu. Seolah ayat-ayat itu lewat begitu saja, karena dikejar target harus sekali baca sekian juz.

Itulah yang membuat kita dengan Al-Quran kayak tidak mengalami chemistri apa-apa, akhirnya jadi boring, bosan, dan ngantuk aja bawaannya.

Lalu gimana dong solusinya?

Meski sekarang sudah tidak ada lagi ayat yang turun ke bumi, namun semua kisah bagaimana turunnya ayat itu masih terekam dengan jelas. Dalam suasana apa ayat itu turun, untuk apa, apa kandungannya, dan bagaimana kesudahan kisahnya, tentu semua masih terekam dengan baik.

Siapa saja yang mengikuti kisah-kisah turunnya Al-Quran di masa kenabian, tentu dia juga akan ikut terlibat dan mendapatkan chemistrinya.

Rekamannya ada dimana?

Ya di kitab-kitab tafsir para ulama. Maka mengaji tafsir yang baik itu tentu saja bukan sekedar memaknai ayat kara per kata, tetapi bicara juga [1] asbabunn-nuzul, [2] munasabah, [3] siyaq, [4] kandungan hukum serta [5] hikmah-hikmahnya.

Kalau rutin kita belajar tafsir hingga selesai 30 juz, maka tiap baca satu ayat, dijamin kita punya chemistri yang kuat. Tidak akan boring, bosan apalagi mengantuk.


Baca Lainnya :

Tidak Mengapa Meninggalkan Shalat Jumat 3 Kali Berturut-turut Karena Madharat Covid19
2 April 2020, 08:25 | Shalat > Shalat Jumat | 7.218 views
Hukum Bunga Bank Tidak Haram?
22 March 2020, 00:49 | Muamalat > Riba | 20.608 views
Semua Tentang Qurban
6 August 2018, 20:20 | Qurban Aqiqah > Qurban | 8.375 views
Pengumpulan Al-Quran Bagai Menyusun Puzzel?
5 June 2018, 07:30 | Al-Quran > Mushaf | 7.072 views
Jas Yang Terkena Najis Bisakah Disucikan Tanpa Air Hanya Dengan Dry Clean Saja?
17 March 2018, 10:00 | Thaharah > Air | 14.090 views
Sebelas Konsekuensi Jima Dalam Perspektif Syariah
13 March 2018, 10:45 | Pernikahan > Terkait jima | 31.588 views
Sertifikasi Ulama, Haruskah?
22 February 2018, 10:12 | Dakwah > Belajar agama | 9.749 views
Tata Cara Shalat Gerhana dan Berbagai Macam Ketentuannya
30 January 2018, 09:20 | Shalat > Tatacara shalat | 365.096 views
Suami Mentalak Istri Dengan Tegas Tapi Kok Bisa Dibatalkan Oleh Pengadilan Agama?
6 December 2017, 06:20 | Pernikahan > Talak | 37.610 views
Jasa WO 10% dari Biaya Total Tapi Baru Diketahui Pasca Penyelenggaraan.
1 December 2017, 10:30 | Muamalat > Syubhat | 4.605 views
Adakah Shalat Untuk Menjaga Hafalan Al-Quran?
28 November 2017, 04:00 | Shalat > Shalat sunah | 9.151 views
Tilawah Quran Dalam Keadaan Haidh Haram, Kok Ada Yang Bilang Boleh dan Tidak Apa-apa?
6 October 2017, 06:12 | Thaharah > Hadats | 16.948 views
Apakah Lomba Mancing di Kolam Pancing Saya Termasuk Judi Yang Diharamkan?
4 October 2017, 07:15 | Muamalat > Judi | 24.629 views
Benarkah Yahudi Mengimani Rukun Iman Kita Yang Enam?
3 October 2017, 09:35 | Aqidah > Rukun iman | 7.669 views
Belajar Ilmu Fiqih Bikin Orang Malas Ibadah, Benarkah?
25 September 2017, 07:01 | Dakwah > Sarana Dakwah | 7.918 views
Fiqih Muwazanah VS Fiqih Perbandingan Mazhab, Apa Bedanya?
15 September 2017, 05:02 | Ushul Fiqih > Metode belajar | 8.785 views
Bisakah Satu Ekor Kambing Untuk Satu Keluarga?
31 August 2017, 05:50 | Qurban Aqiqah > Qurban | 28.114 views
Bolehkah Tujuh Orang Patungan Sapi Dengan Niat Berbeda-beda?
28 August 2017, 04:50 | Qurban Aqiqah > Aqiqah | 10.117 views
Hubungan Iedul Adha dengan Ibadah Haji
25 August 2017, 12:54 | Haji > Ied al-Adha | 11.207 views
Persamaan dan Perbedaan Shalat Idul Fithri dan Idul Adha
23 August 2017, 02:02 | Shalat > Shalat Hari Raya | 53.623 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 42,928,084 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

10-7-2020
Subuh 04:43 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:55 | Isya 19:07 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img