Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Imam Shalat : Antara yang Mukim dan Safar | rumahfiqih.com

Imam Shalat : Antara yang Mukim dan Safar

Mon 16 January 2006 09:05 | Shalat > Imam | 8.687 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ustaz yang dirahmati Allah, Insya Allah tentang sholat jama qashar. Saya mohon tinjauan dari sisi syarriahnya. Begini, saya sering dikunjungi teman dari luar kota yang jaraknya memenuhi syarat untuk sholat jama dan qashar (4 jam naik bis cepat antar kota). Dalam kondisi ini, manakah yangbenar:
1. Musafir menjadi imam sholat jama'ah. Dia sholat 2 rakaat (jama' qashar), kemudian ketika dia salam, makmum yang mukim berdiri meneruskan sholatnya yang 4 rokaat
2. Orang yang mukim menjadi imam, musafir menjadi makmum. Musafir jadinya hanya menjama' sholat saja. Sekian, syukron jazakallohu khairan.

Jawaban :

Assalamu a'alikum warahmatullahi wabarakatuh,

Keduanya bisa saja benar, tergantung dari keadaan dan tata cara shalat yang dilakukan. Ada kalanya yang jadi imam sebaiknya orang yang safar, namun ada kalanya shalat itu dilakukan di sebuah masjid yang sudah ada imam tetapnya. Sehingga para musafir mau tidak mau menjadi makmum.

Secara syar'i, baik menjadi imam atau menjadi makmum, keduanya dimungkinkan bagi seorang musafir. Tinggal diperjelas bagaimana aturan shalatnya saja.

1. Bila Musafir Menjadi Imam

Musafir sebaiknya menjadi imam sholat jama'ah, sedangkan orang yang mukim menjadi makmum. Yaitu bila musafir itu ingin mengqashar shalatnya dari 4 rakaat menjadi 2 rakaat (jama qashar).

Caranya adalah imam yang musafir itu shalat 2 rakat, kemudian ketika dia salam, makmum yang mukim berdiri meneruskan sholatnya yang 4 rakaat. Dengan demikian, kepentingan kedua belah pihak bisa dilaksanakan tanpa menguranginya sedikit pun.

Sebab bila yang jadi imam orang yang mukim, dia harus shalat 4 rakaat, sedangkan yang musafir tidak mungkin shalat hanya 2 rakaat saja. Pilihannya adalah yang musafir-lah yang jadi imam, atau pilihan kedua, musafir menjadi makmum tapi harus shalat 4 rakaat, tidak mengqashar..

2. Bila Imamnya Harus Orang yang Muqim

Namun dalam banyak kesempatan, seringkali imam shalat di suatu tempat, terutama di masjid, sudah ditetapkan imamnya, sehingga para musafir tidak punya kesempatan untuk menjadi imam di masjid itu.

Bagaimana bila hal seperti itu terjadi? Apa yang harus dilakukan oleh para musafir?

Menurut jumhur ulama, bila memang demikian, maka para musafir tetap shalat di belakang imam yang mukim dengan menyempurnakan shalat ruba'iyahnya. Sehingga para musafir tidak mengqashar shalatnya, jika shalat bersama imam yang shalat 4 rakaat. Mereka hanya bisa menjama' saja.

Imam Ibnu Qudamah Al-Hanbali merajihkan pendapat ini dalam kitabnya, Al-Mughni. Dan hal ini lah yang difatwakan oleh Ibnu Umar ra, Ibnu Abbas ra,  Ats-Tsauri, Abu Tsaur, As-Syafi'i dan umumnya para tabi'in. Mereka mendasarkan hal ini kepada atsar berikut:

Dari Ibnu Abbas ra. bahwa kepada beliau ditanyakan, "Bagaimana hukumnya musafir yang shalat 2 rakaat kalau sendiri tapi shalat 4 rakat kalau ikut imam (yang bukan musafir)?" Ibnu Abbas ra menjawab, "Itu adalah Sunnah (Rasulullah SAW)." (HR. Ahmad)

Nafi' mengatakan bahwa adalah Ibnu Umar bila shalat (dalam keadaan safat) bersma imam (yang tidak safar), beliau shalat 4 rakaat bersama imam. Namun bila beliau shalat sendirian (dalam keadaan safar) beliau shalat 2 rakaat." (HR. Muslim)

Wallahu a'lam bishshawab, Wassalamu a'alikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Bayar Pajak, termasuk Sodaqoh atau Infaq?
16 January 2006, 08:54 | Zakat > Pengertian Zakat dan Batasannya | 7.248 views
Rapat Organisasi di Tempat Kost Akhwat
16 January 2006, 03:45 | Wanita > Fenomena terkait wanita | 5.747 views
Apakah Syariat Islam Wajib Diterapkan sebagai Hukum Negara?
13 January 2006, 06:30 | Negara > Hukum Islam | 11.411 views
Apakah Benar Demokrasi itu Sistem Kufur?
13 January 2006, 06:27 | Negara > Demokrasi | 8.060 views
Sosok Abdul Qadir Jaelani
13 January 2006, 06:24 | Aqidah > Tokoh | 9.757 views
Hukum Memperlajari/ Bertanya Tentang Fengshui, Bolehkah?
12 January 2006, 06:21 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 7.538 views
Kerja di Bank Ribawi, Haruskah Saya Berhenti?
12 January 2006, 02:35 | Muamalat > Bank | 11.395 views
Anak Janda Menikah dengan Anak Duda Di mana Orang Tua Mereka Menikah. Bolehkah?
12 January 2006, 02:31 | Pernikahan > Mahram | 7.559 views
SABAT
11 January 2006, 06:32 | Umum > Ritual | 6.247 views
Bagaimana Cara Mendoakan Untuk Non Muslim ?
11 January 2006, 02:09 | Umum > Non muslim | 45.002 views
Pendistribusian Qurban
9 January 2006, 06:42 | Qurban Aqiqah > Qurban | 7.957 views
Diskusi Dengan Non Muslim Mengenai Perceraian Dan Poligami Dalam Islam
9 January 2006, 06:39 | Umum > Non muslim | 7.084 views
Wafat dan Lahir Nabi Muhammbad SAW
9 January 2006, 06:34 | Umum > Sejarah | 8.536 views
Bagaimana Cara Mencintai Allah?
6 January 2006, 07:36 | Aqidah > Allah | 12.847 views
Bolehkah Menikahi Anak Tiri yang Bukan dalam Asuhan
6 January 2006, 06:29 | Pernikahan > Mahram | 7.044 views
Merencanakan kelahiran anak sesuai syari'at Islam
6 January 2006, 03:38 | Pernikahan > Anak | 7.070 views
Kulit Hewan Qurban
5 January 2006, 04:37 | Qurban Aqiqah > Qurban | 6.911 views
Dapat Bagian dari Daging Qurban
5 January 2006, 03:38 | Qurban Aqiqah > Qurban | 7.589 views
Bagaimana biar anak angkat jadi mahram?
4 January 2006, 09:50 | Pernikahan > Mahram | 7.629 views
Bisakah Ayahku Jadi Waliku?
4 January 2006, 04:09 | Pernikahan > Wali | 6.067 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,010,741 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

9-8-2020
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:21 | Maghrib 17:58 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img