Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Setan Jenis Manusia: Siapa? | rumahfiqih.com

Setan Jenis Manusia: Siapa?

Tue 24 January 2006 05:36 | Aqidah > Ghaib | 7.653 views

Pertanyaan :

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pak Ustadz, katanya setan itu ada yang jenis jin dan setan jenis manusia, lalu setan yang jenis manusia itu ciri-cirinya apa saja? Siapa saja, kapan biasanya munculnya, di mana biasanya ada, bagaimana cara dia mempengaruhi orang, dan mengapa sampai dia jadi setan dan seterusnya? Sekian

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Jawaban :

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Syetan itu ada dua jenis. Jenis pertama yang berwujud makhluk ghaib berupa jin dan sebangsanya. Dia tak terlihat, bisa terbang, menghilang, tidak bisa dipegang, konon juga tidak menyentuh tanah, penuh kesaktian dan terkadang menakuti anak kecil.

Jenis kedua yang berwujud manusia biasa. Tidak bisa terbang, tidak bisa menghilang dan bisa dipegang dan dilihat. juga tetap berpijak di tanah seperti umumnya manusia. Karena pada hakiatnya dia memang manusia. Sedangkan mengapa bisa jadi syetan, karena aqidah, cara pikir, tindakan dan aktifitasnya sejalan dengan visi dan misi syetan betulan.

Terkadang syetan dari jenis manusia ini jauh lebih berbahaya dari syetan yang gentayangan itu. Kadang dia adalah teman dekat sendiri, atau masih famili sendiri. Bahkan boleh jadi pasangan sendiri. Semuanya bisa saja menjadi syetan,. bila melakukan hal-hal yang sejalan dengan program syetan.

Apa saja misalnya?

Ketika anda ingin segera ke masjid untuk shalat saat mendengar adzan, lalu tiba-tiba atasan melarang anda shalat karena mementingkan pekerjaan bisa segera diselesaikan, maka saat itu atasan anda adalah syetan.

Ketika seorang wanita yang bukan mahram minta ditemani untuk curhat, di tempat sepi dan menyendiri, tidak ada siapa-siapa, hanya berduaan saja, agar bisa lebih leluasa dan bisa melakukan apa saja, maka wanita itu adalah syetan.

Ketika teman kerja sepakat membuat laporan palsu/ fiktif, markup harga, memberi sogokan kepada pemegang kebijakan demi mendapatkan keuntungan dengan cara curang, maka mereka itu adalah syetan.

Ketika seorang wanita menyanyi di panggung sambil goyang pinggul seronok dan membangkitkan birahi laki-alki, tetapi dia bilang bahwa itu adalah seni, maka wanita itu adalah syetan. Dan semua orang yang mengatakan bahwa hal itu bolehkarena merupakanhak asasi masing-masing orang, ketahuilah yang berbicara itu adalah syetan.

Ketika seorang hakim membuat keputusan yang nyata-nyata berlawanan dengan hukum dan kebenaran, hanya karena sudah disogok duluan oleh yang bayar, maka saat itu dia adalah syetan.

Ketika seorang produser siaran televisi meloloskan agedan buka-bukaan, laki-laki memerankan wanita dan sebaliknya, atau munculnya adegan zina dan kehidupan ala binatang, maka ketahuilah saat itu dia sedang menjadi syetan.

Ketika ada orang mengatakan bahwa semua agama saja, demiian juga dengan tuhannya, semua sama, yang berbeda hanya sebutannya, bahkan mengatakan bahwa semua pemeluk agama pasti masuk surga, ketahuilah bahwa anda sedang mendengar syetan berceramah.

Berhadapan dengan syetan jenis manusia sangat berbahaya, karena penampilannya tidak seperti syetan gentayangan yang memang sudah jelek. Syetan jenis manusia terkadang jauh lebih keren, cantik dan akrab.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Mimpi Basah di Dalam Masjid
22 January 2006, 07:16 | Thaharah > Hadats | 6.597 views
Beda Syetan, Iblis, dan Jin
20 January 2006, 12:11 | Aqidah > Ghaib | 16.728 views
Merealisasikan Ide yang Didapat di Kamar Mandi, Bolehkah?
20 January 2006, 02:28 | Umum > Non muslim | 6.384 views
Bingung tentang Keabsahan Talak Tiga dan Sekarang Ingin Rujuk Kembali
20 January 2006, 02:25 | Pernikahan > Talak | 8.443 views
Apakah Jin Juga Meninggal?
19 January 2006, 09:10 | Aqidah > Ghaib | 16.838 views
Yang Dikorbankan Nabi Ismail atau Nabi Ishak?
19 January 2006, 09:06 | Umum > Sejarah | 8.615 views
Kaidah "Kalau Sekiranya Amal itu Baik, Mengapa Hal itu Tidak Dilakukan Oleh Rasulullah, Sahabat Dan Para Tabi'in?"
19 January 2006, 03:36 | Umum > Belajar agama | 9.372 views
Jumlah Rukun Shalat Berbeda-beda?
16 January 2006, 09:11 | Shalat > Rukun Shalat | 7.935 views
Imam Shalat : Antara yang Mukim dan Safar
16 January 2006, 09:05 | Shalat > Imam | 8.688 views
Bayar Pajak, termasuk Sodaqoh atau Infaq?
16 January 2006, 08:54 | Zakat > Pengertian Zakat dan Batasannya | 7.249 views
Rapat Organisasi di Tempat Kost Akhwat
16 January 2006, 03:45 | Wanita > Fenomena terkait wanita | 5.748 views
Apakah Syariat Islam Wajib Diterapkan sebagai Hukum Negara?
13 January 2006, 06:30 | Negara > Hukum Islam | 11.412 views
Apakah Benar Demokrasi itu Sistem Kufur?
13 January 2006, 06:27 | Negara > Demokrasi | 8.060 views
Sosok Abdul Qadir Jaelani
13 January 2006, 06:24 | Aqidah > Tokoh | 9.759 views
Hukum Memperlajari/ Bertanya Tentang Fengshui, Bolehkah?
12 January 2006, 06:21 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 7.538 views
Kerja di Bank Ribawi, Haruskah Saya Berhenti?
12 January 2006, 02:35 | Muamalat > Bank | 11.396 views
Anak Janda Menikah dengan Anak Duda Di mana Orang Tua Mereka Menikah. Bolehkah?
12 January 2006, 02:31 | Pernikahan > Mahram | 7.559 views
SABAT
11 January 2006, 06:32 | Umum > Ritual | 6.248 views
Bagaimana Cara Mendoakan Untuk Non Muslim ?
11 January 2006, 02:09 | Umum > Non muslim | 45.002 views
Pendistribusian Qurban
9 January 2006, 06:42 | Qurban Aqiqah > Qurban | 7.958 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,019,406 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

12-8-2020
Subuh 04:43 | Zhuhur 11:59 | Ashar 15:21 | Maghrib 17:58 | Isya 19:07 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img