Hukumnya Menjual Kulit Hewan Qurban untuk Biaya Kepanitiaan | rumahfiqih.com

Hukumnya Menjual Kulit Hewan Qurban untuk Biaya Kepanitiaan

Thu 28 December 2006 08:39 | Qurban Aqiqah > Qurban | 7.154 views

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr wb.

Yth. Ustadz. Ahmad Sarwat, Lc.
Mohon izin bertanya. Bagaimana hukumnya menjual kulit hewan qurban oleh panitia qurban dan uang hasil penjualan tersebut dipakai untuk biaya kepanitian, antara lain: konsumsi panitia, sewa peralatan, pembelian kantung-kantung plastik dan membayar kebersihan tempat (halaman masjid). Biasanya uang tersebut tidak selalu habis maka sisanya disimpan sebagai kas Masjid. Apakah hal yang demikian dibolehkan?

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas jawaban Ustadz.

Wassalamualaikum wr. wb.

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Di dalam kitab Bidayatul Mujtahid disebutkan bahwa para ulama seluruhnya sepakat untuk mengharamkan menjual daging hewan qurban. Dalilnya adalah sabda nabi SAW:

Siapa yang menjual kulit hewan qurban, maka dia tidak memperoleh qurban apapun. (HR Hakim)

Al-Hakim menshahihkan hadits ini dalam kitab Al-Mauhibah jilid 4 halaman 697.

Sedangkan tentang hukum menjual kulit dan bulunya, ada sebagian yang membolehkannya, yaitu kalangan Imam Abu Hanifah. Namun beliau membolehkannya dengan syarat, yaitu dengan selain uang dinar dan dirham (uang), tetapi dengan barang dagangan alias barter.

Yang benar-benar membolehkan menjual dengan imbalan uang adalah Atha'. Selebihnya, jumhur ulama sepakat mengharamkan jual beli daging qurban.

Sebagian ulama mazhab As-Syafi'i membolehkan menjual daging hewan qurban sebatas orang miskin yang telah menerimanya. Sedangkan pihak yang memiliki hewan, atau orang yang menerima lewat sedekah, diharamkan menjualnya.

Kulit itu telah menjadi milik orang miskin, sehingga sebagai pemilik, dia berhak menjualnya. Kebolehan itu sendiri karena pertimbangan bahwa orang miskin itu mungkin membutuhkan hal-hal lain di luar daging atau kulit hewan qurban itu.

Disebutkan di dalam kitab Bughytul Mustarsyidin halaman 258: Orang faqir berhak untuk mengelola bagiannya dari hewan qurban, meski dia menjualnya kembali kepada seorang muslim. Hal itu karena dia telah memiliki apa yang telah diberikan kepadanya. Berbeda jika yang mengambil tersebut dari kalangan orang kaya...

Hal yang sama juga terdapat di dalam kitab lainnya seperti Busyral Karim halaman 127 dan kitab Fathul Wahhab jilid 4 halaman 296-299 serta kitab Asnal Matalib jilid 1 halaman 525.

Haramnya menjual kulit hewan qurban ini juga tela ditetapkan olehKeputusan Muktamar ke-27Nahdhatul-Ulama di Situbondo pada tanggal 8-21 Desember 1984. Bunyinya: Menjual kulit hewan qurban tidak boleh kecuali oleh mustahiqnya (yang berhak atas kulit-kulit itu) yang fakir/miskin. Sedangkan mustahiq yang kaya, menurut pendapat yang muktamad tidak boleh.

Wallahu 'alam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Daging Biawak, Apakah Halal?
28 December 2006, 08:09 | Kuliner > Hewan | 7.451 views
Paham Asy'ari
27 December 2006, 23:28 | Aqidah > Aliran-aliran | 13.275 views
Perbedaan Waktu Wukuf dengan Hasil Perhitungan Waktu Iedul Adha di Indonesia
26 December 2006, 03:13 | Haji > Ritual terkait haji | 6.541 views
Mana Lebih Utama, Shalat Berjamaah di Masjid atau di Rumah?
26 December 2006, 03:02 | Shalat > Shalat Berjamaah | 12.728 views
Dakwah Islam, Dimulai dari Mana?
26 December 2006, 02:59 | Dakwah > Metode dakwah | 6.513 views
Dasar Hukum Haramnya Anjing
26 December 2006, 02:39 | Kuliner > Hewan | 13.129 views
Materi Pengajian Jarak Jauh
26 December 2006, 02:17 | Umum > Belajar agama | 5.570 views
Bongkar Kuburan, Pembuktian Cepat Agama Siapa yang Benar
22 December 2006, 03:32 | Kontemporer > Fenomena sosial | 7.520 views
Cinta kepada Allah atau Cinta Negara
22 December 2006, 03:20 | Negara > Sikap bernegara | 5.764 views
Wahabi, Apa dan Siapakah?
21 December 2006, 02:34 | Umum > pemikiran dan aliran-aliran | 16.551 views
Bagaimana Seharusnya Menghormati dan Mencintai Rasulullah SAW?
21 December 2006, 02:31 | Hadits > Syarah Hadits | 7.777 views
Hukum Mengotopsi Mayat
21 December 2006, 02:02 | Kontemporer > Hukum | 6.843 views
Mengapa Presiden Abbas dan Fatah Menyatakan Keharusan Mengakui Eksistensi Israel
20 December 2006, 04:28 | Negara > Arus politik | 5.749 views
Barat Lebih Islami dari Umat Islam?
20 December 2006, 04:27 | Umum > Umat Islam | 5.956 views
Bolehkah Bekerja di Perusahaan Rokok?
20 December 2006, 04:27 | Umum > Hukum | 5.716 views
Qurban Perusahaan
20 December 2006, 04:06 | Qurban Aqiqah > Qurban | 6.024 views
Apakah Seseorang Guru Perlu Mendapat Sanad Bersambung kepada Nabi Muhammad?
19 December 2006, 04:19 | Umum > Belajar agama | 7.490 views
Beda antara Talak dan Cerai
18 December 2006, 03:34 | Pernikahan > Talak | 10.058 views
Peminta Sumbangan Masjid di Jalan dan Bus
18 December 2006, 01:33 | Umum > Sosial | 5.720 views
Qurban untuk Orang Tua yang Sudah Wafat
15 December 2006, 08:49 | Qurban Aqiqah > Qurban | 8.124 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,096,385 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

29-7-2021
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:58 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih