Jilid : 9 Juz : 5 | An-Nisa : 48
An-Nisa 4 : 48
Mushaf Madinah | hal. 86 | Mushaf Kemenag RI

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

Kemenag RI 2019: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah berbuat dosa yang sangat besar.
Prof. Quraish Shihab: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa mempersekutukan-Nya (syirik), dan mengampuni dosa yang selain dari itu bagi siapa yang Dia kehendaki (berdasarkan ketetapan dan kebijaksanaan-Nya). Barangsiapa menyekutukan Allah, maka sungguh dia telah berbuat dosa yang besar.
Prof. HAMKA: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni dosa yang selain dari itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

...

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ

وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ

فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

🔐