Jilid : 10 Juz : 5 | An-Nisa : 97
An-Nisa 4 : 97
Mushaf Madinah | hal. 94 | Mushaf Kemenag RI

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ ۖ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ ۚ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا ۚ فَأُولَٰئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

Kemenag RI 2019: Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi dirinya, ) mereka (malaikat) bertanya, “Bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Kami adalah orang-orang yang tertindas di bumi (Makkah).” Mereka (malaikat) bertanya, “Bukankah bumi Allah itu luas sehingga kamu dapat berhijrah di sana?” Maka, tempat mereka itu (neraka) Jahanam dan itu seburuk-buruk tempat kembali.
Prof. Quraish Shihab: Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan menganiaya diri mereka (sendiri), mereka (para malaikat) bertanya: "Dalam keadaan bagaimana kamu dahulu?" Mereka menjawab: “Kami orang-orang yang sangat lemah di bumi.” Mereka (para malaikat) berkata: “Bukankah bumi Allah luas, sehingga kamu dapat berhijrah di sana?" Maka, orang-orang itu tempatnya adalah (neraka) Jahannam, dan ia adalah seburuk-buruk tempat tinggal.
Prof. HAMKA: esungguhnya orang-orang yang akan diterima oleh malaikat, padahal mereka telah menzalimi diri mereka, akan bertanya (malaikat), "Darihal apakah keadaan kamu?" Mereka menjawab, "Kami ini tertindas di bumi!" Mereka berkata, "Bukankah bumi Allah itu luas? Untuk kamu berhijrah padanya?" Maka mereka itu, tempat kembali mereka adalah Jahannam, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
...

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ

ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ

قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ

قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ

قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً

فَتُهَاجِرُوا فِيهَا

فَأُولَٰئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ

وَسَاءَتْ مَصِيرًا

🔐