Rumah Fiqih Indonesia
Jilid : 19 Juz : 10 | At-Taubah : 19
At-Taubah 9 : 19
Mushaf Madinah | hal. 189 | Mushaf Kemenag RI

أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ لَا يَسْتَوُونَ عِنْدَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Kemenag RI 2019: Apakah kamu jadikan (orang yang melaksanakan tugas) pemberian minuman (kepada) orang yang menunaikan haji dan mengurus Masjidilharam sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di hadapan Allah. Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim.
Prof. Quraish Shihab: Apakah kamu menjadikan (orang-orang yang bertanggung jawab atas) pemberian minuman kepada yang mengerjakan haji dan (yang bertanggung jawab atas) pemakmuran Masjid al-Haram (tetapi mereka tidak beriman kepada Allah swt.), sama dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum zalim.
Prof. HAMKA: Apakah kamu sangka memberi minum orang haji dan meramaikan Masjidil Haram akan sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Dan orang yang berjihad pada jalan Allah? Tidaklah mereka itu sama di sisi Allah. Dan Allah tidaklah akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

TAFSIR AL-MAHFUZH REFERENSI KITAB TAFSIR
🔐