Kemenag RI 2019: Mereka menjadikan para rabi (Yahudi) dan para rahib (Nasrani) sebagai tuhan-tuhan selain Allah ) serta (Nasrani mempertuhankan) Al-Masih putra Maryam. Padahal, mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada tuhan selain Dia. Maha Suci Dia dari apa yang mereka persekutukan.
Prof. Quraish Shihab: Mereka (Ahl al-Kitab) menjadikan para ahbar (para pemuka agama Yahudi), dan para rahib (para pemuka agama Nasrani) mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah, dan (mereka juga mempertuhankan) al-Masih putra Maryam; padahal mereka tidak diperintah kecuali menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (Yang Kuasa dan berhak disembah) melainkan Dia. Mahasuci Allah dari apa yang mereka sekutukan.
Prof. HAMKA: Telah mereka ambil guru-guru mereka dan pendeta-pendeta mereka menjadi tuhan-tuhan selain Allah dan (juga) al-Masih anak Maryam; padahal tidaklah mereka diperintah, melainkan supaya menyembah kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa tidak ada Tuhan melainkan Dia. Maha suci Dia dari apa yang mereka persekutukan itu.
TAFSIR AL-MAHFUZH
*) Tafsir Al-Mahfuzh ini merujuk kepada kitab tafsir utama (tersedia 32 tafsir).