Kemenag RI 2019:Jika kamu tidak menolongnya (Nabi Muhammad), sungguh Allah telah menolongnya, (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Makkah), sedangkan dia salah satu dari dua orang, ketika keduanya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada sahabatnya, “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” Maka, Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Nabi Muhammad), memperkuatnya dengan bala tentara (malaikat) yang tidak kamu lihat, dan Dia menjadikan seruan orang-orang kafir itu seruan yang paling rendah. (Sebaliknya,) firman Allah itulah yang paling tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Prof. Quraish Shihab:Jika kamu tidak menolongnya (Nabi Muhammad saw.), maka sungguh Allah telah menolongnya, (yaitu) ketika orang-orang yang kafir mengusirnya (dari Mekkah). (Pada waktu itu) dia (Nabi Muhammad saw.) adalah salah satu dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada sahabatnya (Abu Bakar ra.): "Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Allah bersama kita." Maka, Allah menurunkan ketenangan-Nya atas dirinya (Nabi Muhammad saw.) dan mendukungnya dengan bala tentara yang kamu tidak melihatnya. Dan Dia menjadikan seruan orang-orang yang kafir rendah, sedangkan kalimat Allah (ketetapan-Nya untuk memenangkan Rasul saw. dan agama-Nya) itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. Prof. HAMKA:Jika tidak kamu tolong dia maka sesungguhnya Allah telah menolongnya, ketika orang-orang kafir telah mengusirnya, sebagai orang kedua dari yang berdua, tatkala mereka berdua di dalam gua, ketika dia berkata kepada temannya, “Janganlah engkau berduka cita (karena) sesungguhnya Allah ada beserta kita.” Maka Allah telah menurunkan ketenangan-Nya kepadanya dan telah membantunya dengan bala tentara yang tidak kamu lihat akan dia, dan Dia telah menjadikan kalimat orang-orang yang kafir itu di bawah, dan kalimat Allah, itulah yang tertinggi. Dan Allah adalah Mahagagah, lagi Mahabijaksana.