< 157 | Halaman 158 | 159 >

[7] Al-A'raf : 58 (وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ )

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur seizin Tuhannya. Adapun tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami jelaskan berulang kali tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.
Prof. Quraish Shihab : Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan izin Tuhan Pemeliharanya; dan (tanah) yang buruk, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami berkali-kali menjelaskan ayat-ayat (tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.
HAMKA : Dan negeri yang baik akan keluarlah tumbuh-tumbuhannya dengan izin Tuhannya dan yang buruk tidaklah akan keluar melainkan dengan susah-payah. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat bagi kaum yang mau berterima kasih.
3. Tafsir

وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا ۚ كَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ

[7] Al-A'raf : 59 (لَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَقَالَ يَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami telah mengutus Nuh (sebagai rasul) kepada kaumnya, lalu ia berkata, “Wahai kaumku, sembahlah Allah (karena) tidak ada tuhan bagi kamu selain Dia.” Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah) aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (hari Kiamat).
Prof. Quraish Shihab : Demi (keagungan dan kekuasaan Kami)! Sungguh, Kami telah mengutus Nuh (sebagai nabi dan rasul) kepada kaumnya, lalu dia berkata: “Hai kaumku! Sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan (Yang Kuasa dan berhak disembah) bagi kamu melainkan Dia. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang sangat besar (Hari Kiamat).”
HAMKA : Sesungguhnya telah Kami utus Nuh kepada kaumnya maka dia pun berkata, “Wahai kaumnya sembahlah olehmu akan Allah! Tidak ada bagi kamu barang mana pun Tuhan selain Dia. Sesungguhnya aku takut akan datang atas kamu azab hari yang besar.”
3. Tafsir

لَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ

[7] Al-A'raf : 60 (قَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata, “Sesungguhnya kami benar-benar melihatmu (berada) dalam kesesatan yang nyata.”
Prof. Quraish Shihab : Para pemuka dari kaumnya berkata: “Sesungguhnya kami benar-benar melihatmu berada dalam kesesatan yang nyata.”
HAMKA : Berkatalah pemuka-pemuka dari kaumnya itu, “Sesungguhnya kami pandang engkau ini adalah di dalam kesesatan yang nyata.”
3. Tafsir

قَالَ الْمَلَأُ مِنْ قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

[7] Al-A'raf : 61 (قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي ضَلَالَةٌ وَلَٰكِنِّي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Dia (Nuh) menjawab, “Hai kaumku, tidak ada padaku kesesatan sedikit pun, tetapi aku adalah rasul dari Tuhan semesta alam.
Prof. Quraish Shihab : Dia (Nabi Nuh as.) berkata: “Hai kaumku! Tidak ada padaku kesesatan sedikit pun, tetapi sesungguhnya aku adalah rasul Tuhan Pemelihara seluruh alam.
HAMKA : Berkata dia, “Wahai kaumku, tidaklah padaku ini kesesatan. Akan tetapi, aku ini adalah Rasul daripada Tuhan sarwa sekalian alam.
3. Tafsir

قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي ضَلَالَةٌ وَلَٰكِنِّي رَسُولٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ

[7] Al-A'raf : 62 (أُبَلِّغُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي وَأَنْصَحُ لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Aku sampaikan kepadamu risalah (amanat) Tuhanku dan aku memberi nasihat kepadamu. Aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.
Prof. Quraish Shihab : Aku sampaikan kepada kamu risalah-risalah (pesan dan amanah) Tuhan Pemeliharaku dan aku memberi nasihat kepada kamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.
HAMKA : Akan aku sampaikan kepada kamu risalah dari Tuhanku dan aku akan memberi nasihat kepada kamu dan aku mengetahui dari karunia Allah, hal-ihwal yang tidak kamu ketahui.
3. Tafsir

أُبَلِّغُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي وَأَنْصَحُ لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

[7] Al-A'raf : 63 (أَوَعَجِبْتُمْ أَنْ جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَلَىٰ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Apakah kamu (tidak percaya dan) heran bahwa telah datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu kepada seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu, agar kamu bertakwa, dan agar kamu mendapat rahmat?”
Prof. Quraish Shihab : Apakah kamu (tidak percaya dan) heran bahwa telah datang kepada kamu tuntunan dari Tuhan Pemelihara kamu atas seorang laki-laki dari (kalangan) kamu, supaya dia memberi peringatan kepada kamu dan (dengan harapan) kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?
HAMKA : Apakah kamu tercengang bahwa datang kepada kamu suatu peringatan dari Tuhan kamu dengan perantaraan seorang laki-laki dari antara kamu untuk mengancam kamu supaya kamu bertakwa dan supaya kamu diberi rahmat?”
3. Tafsir

أَوَعَجِبْتُمْ أَنْ جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِنْكُمْ لِيُنْذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوا وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

[7] Al-A'raf : 64 (فَكَذَّبُوهُ فَأَنْجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Karena) mereka mendustakannya (Nuh), Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera serta Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).
Prof. Quraish Shihab : Maka, mereka mendustakannya (Nabi Nuh as.), lalu Kami menyelamat kan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami menenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).
HAMKA : Tetapi mereka dustakan dia. Maka, Kami selamatkanlah dia dan orang-orang yang besertanya dalam sebuah bahtera. Kami tenggelamkan orang-orang yang telah mendustakan ayat-ayat Kami itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta.
3. Tafsir

فَكَذَّبُوهُ فَأَنْجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا عَمِينَ

[7] Al-A'raf : 65 (وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا قَالَ يَا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : (Kami telah mengutus) kepada (kaum) ‘Ad saudara mereka, Hud. Dia berkata, “Wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Tidakkah kamu bertakwa?”
Prof. Quraish Shihab : Dan kepada (kaum) Ad (Kami telah mengutus) saudara mereka, Hud. Dia berkata: “Hai kaumku! Sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagi kamu satu Tuhan pun (Yang Kuasa dan berhak disembah) melainkan Dia. Maka, tidakkah kamu bertakwa?”
HAMKA : Dan kepada ‘Ad, saudara mereka Hud. Dia berkata, “Wahai kaumku, sembahlah olehmu akan Allah! Tidak ada bagi kamu barang mana pun Tuhan selain Dia. Apakah kamu tidak mau bertakwa?”
3. Tafsir

وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ

[7] Al-A'raf : 66 (قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ إِنَّا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Para pemuka yang kufur di antara kaumnya berkata, “Sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menduga bahwa kamu termasuk para pembohong.”
Prof. Quraish Shihab : Para pemuka orang-orang yang kafir di antara kaumnya berkata: “Sesungguhnya kami benar-benar melihatmu dalam kepicikan dan sesungguhnya kami benar-benar menyangkamu termasuk para pembohong."
HAMKA : Berkata pemuka-pemuka yang kufur dari kaumnya itu, “Sesungguhnya kami lihat engkau dalam keadaan pandir dan sesungguhnya berat sangka kami bahwa engkau ini adalah dari orang-orang yang mendusta.”
3. Tafsir

قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي سَفَاهَةٍ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ الْكَاذِبِينَ

[7] Al-A'raf : 67 (قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي سَفَاهَةٌ وَلَٰكِنِّي)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Dia (Hud) berkata, “Wahai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku ini adalah rasul dari Tuhan semesta alam.
Prof. Quraish Shihab : Dia (Nabi Hud as.) berkata: “Hai kaumku! Tidak ada padaku sedikit kepicikan pun, tetapi, aku adalah rasul dari Tuhan Pemelihara seluruh alam.
HAMKA : Dia berkata, “Wahai kaumku, bukanlah padaku ada kepandiran, akan tetapi aku ini adalah utusan dari Tuhan sarwa sekalian alam.
3. Tafsir

قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي سَفَاهَةٌ وَلَٰكِنِّي رَسُولٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ

< 157 | 158 | 159 >