| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sungguh, Kami telah mendatangkan kepada mereka Kitab (Al-Qur’an) yang telah Kami jelaskan secara terperinci atas dasar pengetahuan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan demi (keagungan dan kekuasaan Kami)! Sungguh, Kami telah mendatangkan kepada mereka sebuah Kitab (al-Qur’an). Kami telah menjelaskannya secara rinci berdasarkan pengetahuan (Kami); ia menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. |
| HAMKA : Dan sesungguhnya telah Kami datangkan kepada mereka sebuah kitab, yang telah Kami jelaskan dia dengan dasar pengetahuan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang mau percaya. |
| 3. Tafsir وَلَقَدْ جِئْنَاهُمْ بِكِتَابٍ فَصَّلْنَاهُ عَلَىٰ عِلْمٍ هُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tidakkah mereka menunggu kecuali takwilnya (terwujudnya kebenaran Al-Qur’an). Pada hari bukti kebenaran itu tiba, orang-orang yang sebelum itu mengabaikannya berkata, “Sungguh, rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran. Maka adakah pemberi syafaat bagi kami yang akan memberikan pertolongan kepada kami atau agar kami dikembalikan (ke dunia) sehingga kami akan beramal tidak seperti perbuatan yang pernah kami lakukan dahulu?” Sungguh, mereka telah merugikan diri sendiri dan telah hilang lenyap dari mereka apa pun yang dahulu mereka ada-adakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Tidaklah mereka menunggu kecuali takwil-nya. Pada hari datangnya itu, berkatalah orang-orang yang melupakannya sebelum itu: “Sungguh, telah datang para rasul Tuhan Pemelihara kami dengan haq (benar dan membawa kebenaran), maka adakah bagi kami para pemberi syafaat (yang membantu untuk memohonkan pertolongan kepada Allah swt.), sehingga memberi syafaat bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan, sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?” Sungguh, mereka telah merugikan diri sendiri dan telah lenyaplah dari mereka apa (sesembahan-sesembahan) yang dahulu mereka ada-adakan. |
| HAMKA : Tiadakah ada yang mereka tunggu selain kesudahannya. Pada hari datang kesudahannya itu, berkatalah orang-orang yang telah melupakannya terlebih dahulu itu, “Sesungguhnya telah datang utusan-utusan Tuhan kami dengan kebenaran. Lantaran itu adakah penolong-penolong yang akan datang menolong kami atau kami dikembalikan? Supaya akan kami amalkan, lain dari apa yang telah kami amalkan (dahulu).” Sungguh, mereka telah merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyap dari mereka apa-apa yang mereka ada-adakan itu. |
| 3. Tafsir هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا تَأْوِيلَهُ ۚ يَوْمَ يَأْتِي تَأْوِيلُهُ يَقُولُ الَّذِينَ نَسُوهُ مِنْ قَبْلُ قَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ فَهَلْ لَنَا مِنْ شُفَعَاءَ فَيَشْفَعُوا لَنَا أَوْ نُرَدُّ فَنَعْمَلَ غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ ۚ قَدْ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya Tuhanmu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, ) kemudian Dia bersemayam di atas ?Arasy. ) Dia menutupkan malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk pada perintah-Nya. Ingatlah! Hanya milik-Nyalah segala penciptaan dan urusan. Maha Berlimpah anugerah Allah, Tuhan semesta alam. |
| Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya Tuhan Pemelihara kamu ialah Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari (enam masa), kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy (berkuasa dan mengatur segala yang diciptakan-Nya sehingga berfungsi sebagaimana yang Dia kehendaki). Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang, (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha banyak berkah Allah, Tuhan Pemelihara seluruh alam. |
| HAMKA : Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi di dalam enam hari, kemudian bersemayamlah Dia di atas Arsy. Dia tutupkan malam kepada siang, yang mengiringinya dengan cepat, dan matahari, bulan, dan bintang-bintang, semuanya tunduk kepada ketetapan-Nya. Ketahuilah, bagi-Nyalah seluruh penciptaan dan ketentuan. Mahasucilah Allah pemelihara sekalian alam. |
| 3. Tafsir إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. |
| Prof. Quraish Shihab : Berdoalah kepada Tuhan Pemelihara kamu dengan berendah diri dan dengan (suara lembut seperti orang) merahasiakan (sesuatu). Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang orang yang melampaui batas. |
| HAMKA : Serulah Tuhanmu dengan merendahkan diri dan bersunyi. Sesungguhnya Dia tidaklah suka kepada orang-orang yang melewati batas. |
| 3. Tafsir ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi sesudah perbaikannya dan berdoalah kepada-Nya dalam keadaan takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang muhsin. |
| HAMKA : Dan janganlah kamu merusak di bumi sesudah selesainya dan serulah Dia dengan keadaan takut dan sangat harap. Sesungguhnya, rahmat Allah adalah dekat kepada orang-orang yang berbuat kebajikan. |
| 3. Tafsir وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dialah yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira yang mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan) sehingga apabila (angin itu) telah memikul awan yang berat, Kami halau ia ke suatu negeri yang mati (tandus), lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang mati agar kamu selalu ingat. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Dia-lah yang mengirimkan aneka angin sebagai pembawa kabar gembira sebelum (kedatangan) rahmat-Nya (berupa hujan); sehingga apabila (aneka angin itu) telah memikul awan yang berat, Kami halau ia ke suatu negeri yang mati (tandus), lalu Kami turunkan hujan di sana, maka Kami keluarkan dengannya berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, supaya kamu selalu ingat (mengambil pelajaran darinya). |
| HAMKA : Dan Dialah yang mengirim berbagai angin sebagai pembawa berita gembira di hadapan rahmat-Nya sehingga apabila dia telah membawa mega yang berat, Kami tariklah dia ke negeri yang mati dan Kami turunkanlah dengan dia air. Maka, Kami keluarkanlah dengan (air) itu tiap-tiap tumbuh-tumbuhan. Demikian pulalah akan Kami hidupkan orang yang telah mati supaya kamu mau ingat. |
| 3. Tafsir وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَاهُ لِبَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَنْزَلْنَا بِهِ الْمَاءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِ مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۚ كَذَٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتَىٰ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ |