| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Dia memasuki kebunnya dengan sikap menzalimi dirinya sendiri (karena angkuh dan kufur). Dia berkata, “Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَدَخَلَ جَنَّتَهُ وَهُوَ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ قَالَ مَا أَظُنُّ أَنْ تَبِيدَ هَٰذِهِ أَبَدًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : aku kira hari Kiamat tidak akan datang dan sekiranya aku dikembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada ini.” |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَمَا أَظُنُّ السَّاعَةَ قَائِمَةً وَلَئِنْ رُدِدْتُ إِلَىٰ رَبِّي لَأَجِدَنَّ خَيْرًا مِنْهَا مُنْقَلَبًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Kawannya (yang beriman) berkata kepadanya ketika bercakap-cakap dengannya, “Apakah engkau ingkar kepada (Tuhan) yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan engkau seorang laki-laki yang sempurna? |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir قَالَ لَهُ صَاحِبُهُ وَهُوَ يُحَاوِرُهُ أَكَفَرْتَ بِالَّذِي خَلَقَكَ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ سَوَّاكَ رَجُلًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Akan tetapi, aku (percaya bahwa) Dia adalah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhanku. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir لَٰكِنَّا هُوَ اللَّهُ رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِرَبِّي أَحَدًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan, “M? sy?’all?h, l? quwwata ill? bill?h” (sungguh, ini semua kehendak Allah. Tidak ada kekuatan apa pun kecuali dengan [pertolongan] Allah). Jika engkau anggap harta dan keturunanku lebih sedikit daripadamu, |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ۚ إِنْ تَرَنِ أَنَا أَقَلَّ مِنْكَ مَالًا وَوَلَدًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : mudah-mudahan Tuhanku akan memberikan kepadaku (kebun) yang lebih baik daripada kebunmu (ini) dan mengirimkan petir dari langit ke kebunmu sehingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir فَعَسَىٰ رَبِّي أَنْ يُؤْتِيَنِ خَيْرًا مِنْ جَنَّتِكَ وَيُرْسِلَ عَلَيْهَا حُسْبَانًا مِنَ السَّمَاءِ فَتُصْبِحَ صَعِيدًا زَلَقًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : atau airnya menjadi surut ke dalam tanah sehingga engkau tidak akan dapat menemukannya lagi.” |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir أَوْ يُصْبِحَ مَاؤُهَا غَوْرًا فَلَنْ تَسْتَطِيعَ لَهُ طَلَبًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Harta kekayaannya dibinasakan, lalu dia membolak-balikkan kedua telapak tangannya (tanda sangat menyesal) terhadap apa yang telah dia belanjakan untuk itu, sedangkan pohon anggur roboh bersama penyangganya dan dia berkata, “Aduhai, seandainya saja dahulu aku tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhanku.” |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَأُحِيطَ بِثَمَرِهِ فَأَصْبَحَ يُقَلِّبُ كَفَّيْهِ عَلَىٰ مَا أَنْفَقَ فِيهَا وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا وَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُشْرِكْ بِرَبِّي أَحَدًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tidak ada (lagi) baginya segolongan pun yang dapat menolongnya selain Allah dan dia pun tidak dapat membela dirinya. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَلَمْ تَكُنْ لَهُ فِئَةٌ يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مُنْتَصِرًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Di sana pertolongan itu hanya milik Allah Yang Maha Benar. Dia adalah (pemberi) pahala terbaik dan (pemberi) kesudahan terbaik. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir هُنَالِكَ الْوَلَايَةُ لِلَّهِ الْحَقِّ ۚ هُوَ خَيْرٌ ثَوَابًا وَخَيْرٌ عُقْبًا |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Buatkanlah untuk mereka (umat manusia) perumpamaan kehidupan dunia ini, yaitu ibarat air (hujan) yang Kami turunkan dari langit sehingga menyuburkan tumbuh-tumbuhan di bumi, kemudian (tumbuh-tumbuhan) itu menjadi kering kerontang yang diterbangkan oleh angin. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
| Prof. Quraish Shihab : |
| HAMKA : |
| 3. Tafsir وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيمًا تَذْرُوهُ الرِّيَاحُ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا |