< 34 | Halaman 35 | 36 >

[2] Al-Baqarah : 220 (فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : tentang dunia dan akhirat. Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik.” Jika kamu mempergauli mereka, mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Prof. Quraish Shihab : tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad saw.) tentang anak yatim, katakanlah: “Mengurus (urusan) mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu mencampuri mereka (seperti dalam makanan), maka (itulah yang baik dan wajar karena mereka) adalah saudara-saudara kamu. Allah mengetahui (siapa) yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. Dan jika seandainya Allah menghendaki, pasti D i.i dapat mendatangkan kesulitan kepada kamu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi Maha bijaksana.
HAMKA : Di dunia dan di akhirat. Dan, mereka pun akan bertanya kepada engkau dari hal anakanak yatim. Katakanlah, "Mengatur baik-baik keadaan mereka adalah lebih baik. Dan, jika kamu bercampur-gaul dengan mereka maka mereka itu adalah saudara-saudara kamu." Dan Allah mengetahui siapa yang merusak siapa yang suka memperbaiki, sekiranya Allah menghendaki niscaya diberati-Nya kamu. Sesungguhnya, Allah adalah Mahagagah, lagi Mahabijaksana.
3. Tafsir

فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۗ وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

[2] Al-Baqarah : 221 (وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ وَلَأَمَةٌ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu menikahi perempuan musyrik hingga mereka beriman! Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik, meskipun dia menarik hatimu. Jangan pula kamu menikahkan laki-laki musyrik (dengan perempuan yang beriman) hingga mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya laki-laki yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. (Allah) menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka mengambil pelajaran.
Prof. Quraish Shihab : Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Dan tentu hamba sahaya wanita mukmin lebih baik daripada wanita musyrik, walaupun dia menarik hati kamu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik laki-laki (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Dan tentu hamba sahaya lelaki mukmin lebih baik dari lelaki musyrik, walaupun dia menarik hati kamu. Mereka (orang-orang musyrik) mengajak (kamu dan anak-anak kamu) ke neraka, sedangkan Allah mengajak (kamu dan siapa pun menuju amal-amal yang dapat mengantar) ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Dia menjelaskan ayat-ayat (tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan)-Nya kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
HAMKA : Dan janganlah kamu kawini perempuanperempuan musyrik sehingga mereka beriman. Dan, sesungguhnya seorang hamba perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan (merdeka) yang musyrik, walaupun (kecantikan) menarik hatimu. Dan, janganlah kamu kawinkan orang-orang laki-laki yang musyrik sehingga mereka beriman. Dan, sesungguhnya seorang budak laki-laki yang beriman lebih baik dari seorang laki-laki musyrik, walaupun kamu tertarik padanya. Mereka itu adalah mengajak kamu kepada neraka, sedang Allah mengajak kamu kepada surga dan maghfirah, dengan izin-Nya. Dan, dijelaskan-Nya ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka ingat.
3. Tafsir

وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ ۗ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا ۚ وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ أُولَٰئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ ۖ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

[2] Al-Baqarah : 222 (وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang haid. Katakanlah, “Itu adalah suatu kotoran.” ) Maka, jauhilah para istri (dari melakukan hubungan intim) pada waktu haid dan jangan kamu dekati mereka (untuk melakukan hubungan intim) hingga mereka suci (habis masa haid). Apabila mereka benar-benar suci (setelah mandi wajib), campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.
Prof. Quraish Shihab : Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad saw.) tentang haid. Katakanlah: “Ia adalah gangguan.” Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita (tidak bercampur dengannya) di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci (mandi setelah haid berhenti). Apabila mereka telah bersuci, maka campurilah mereka di tempat yang diperintahkan Allah kepada kamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukar orang-orang yang bersungguh-sungguh menyucikan diri.
HAMKA : Dan mereka bertanya kepada engkau dari hal haid. Katakanlah, "Dia itu adalah suatu gangguan!" Sebab itu, hendaklah kamu menjauhi perempuan-perempuan itu ketika dia berhaid, dan jangan mereka didekati sehingga mereka telah bersih. Maka, apabila mereka telah bersud maka bolehlah kamu menghampiri mereka sebagaimana yang telah perintahkan Allah kepada kamu. Sesungguhnya, Allah suka kepada orangorang yang bertobat, dan suka (pula) kepada orang-orang yang bersuci.
3. Tafsir

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

[2] Al-Baqarah : 223 (نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّىٰ شِئْتُمْ)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Istrimu adalah ladang bagimu. ) Maka, datangilah ladangmu itu (bercampurlah dengan benar dan wajar) kapan dan bagaimana yang kamu sukai. Utamakanlah (hal yang terbaik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menghadap kepada-Nya. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang mukmin.
Prof. Quraish Shihab : Istri-istri kamu adalah tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah ranah tempat bercocok-tanam kamu kapan dan bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kedepankanlah (hubungan istri itu) untuk (kebaikan) diri kamu, serta bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa kamu akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira (kepada) orang-orang mukmin.
HAMKA : lstri-istri kamu adalah sawah ladang bagi kamu. Maka, datangilah sawah ladangmu itu sebagaimana kamu kehendaki. Dan, bersedlalah untuk diri kamu dan takwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwasanya kamu akan menjumpaiNya kelak, dan kabar gembiralah untuk orangorang yang beriman.
3. Tafsir

نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّىٰ شِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

[2] Al-Baqarah : 224 (وَلَا تَجْعَلُوا اللَّهَ عُرْضَةً لِأَيْمَانِكُمْ أَنْ تَبَرُّوا)

1. Makna Per Kata

 

2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang dari berbuat baik, bertakwa, dan menciptakan kedamaian di antara manusia. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Prof. Quraish Shihab : Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpali kamu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa, dan mengadakan isbl.iii (perbaikan) di antara manusia. Allah Maha Mendengar (sumpah kamu), lagi Maha Mengetahui (isi hari kamu).
HAMKA : Dan janganlah kamu jadikan Allah sebagai penghalang bagi sumpah kamu (yang menghalangi kamu) berbuat kebajikan dan bertakwa dan mendamaikan di antara manusia. Dan, Allah adalah Maha Mendengar dan Mengetahui
3. Tafsir

وَلَا تَجْعَلُوا اللَّهَ عُرْضَةً لِأَيْمَانِكُمْ أَنْ تَبَرُّوا وَتَتَّقُوا وَتُصْلِحُوا بَيْنَ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

< 34 | 35 | 36 >