| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Infak apa pun yang kamu berikan atau nazar apa pun yang kamu janjikan sesungguhnya Allah mengetahuinya. Bagi orang-orang zalim tidak ada satu pun penolong (dari azab Allah). |
| Prof. Quraish Shihab : Apa saja nafkah yang kamu nafkahkan atau nazar yang kamu nazarkan, ? maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Dan tidak ada bagi orang-orang zalim (satu) penolong (pun). |
| HAMKA : Dan apa pun perbelanjaan yang kamu belanjakan ataupun nadzar yang kamu nadzarkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Dan, bagi orang-orang yang aniaya tidaklah ada orang orang yang akan menolong. |
| 3. Tafsir وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ نَفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُمْ مِنْ نَذْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُهُ ۗ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Jika kamu menampakkan sedekahmu, itu baik. (Akan tetapi,) jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, itu lebih baik bagimu. Allah akan menghapus sebagian kesalahanmu. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Jika kamu menampakkan sedekah-sedekah (kamu, dengan tujuan supaya dicontoh orang lain, bukan untuk riya), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu memberikannya kepada orang-orang fakir, maka (menyembunyikan) itu lebih baik bagi kamu. Dan Dia akan menghapuskan dari kamu sebagian dari kesalahan-kesalahan kamu; dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. |
| HAMKA : Jika kamu tampakkan sedekah-sedekah itu, baguslah itu, dan jika kamu sembunyikan dia dan kamu berikan dia kepada orang-orang fakir maka itu pun terlebih baik lagi buat kamu. Dia akan menghapuskan sebagian dari dosa-dosa kamu, dan Allah atas apa-apa yang kamu kerjakan adalah amat teliti. |
| 3. Tafsir إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Bukanlah kewajibanmu (Nabi Muhammad) menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allahlah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki (berdasarkan kesiapannya untuk menerima petunjuk). Kebaikan apa pun yang kamu infakkan, (manfaatnya) untuk dirimu (sendiri). Kamu (orang-orang mukmin) tidak berinfak, kecuali karena mencari rida Allah. Kebaikan apa pun yang kamu infakkan, niscaya kamu akan diberi (pahala) secara penuh dan kamu tidak akan dizalimi. |
| Prof. Quraish Shihab : Bukanlah kewajibanmu (Nabi Muhammad saw.) menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah yang menganugerahkan petunjuk (kepada) siapa yang dikehendaki-Nya (berdasarkan kesiapan jiwa untuk menerima petunjuk). Dan apa saja (harta) yang baik yang kamu nafkahkan, maka (pahalanya) untuk diri kamu (sendiri). Dan janganlah kamu menafkahkan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja (harta) yang baik yang kamu nafkahkan, (niscaya) kamu akan diberi (pahalanya) dengan cukup, sedangkan kamu (sedikit pun) tidak dianiaya (dirugikan). |
| HAMKA : Bukanlah kewajiban engkau memberi mereka petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang akan memberi petunjuk kepada barangsiapa yang Dia kehendaki. Dan, apa yang kamu belanjakan dari kekayaan kamu maka itu adalah untuk dirimu sendiri; dan apa saja pun yang kamu belanjakan, janganlah selain mengharapkan wajah Allah. Dan, apa pun yang kamu belanjakan dari kekayaan, niscaya akan disempumakan untuk kamu, dan tidaklah kamu akan dianiaya. |
| 3. Tafsir لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُونَ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : (Apa pun yang kamu infakkan) diperuntukkan bagi orang-orang fakir yang terhalang (usahanya karena jihad) di jalan Allah dan mereka tidak dapat berusaha di bumi. Orang yang tidak mengetahuinya mengira bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka memelihara diri dari mengemis. Engkau (Nabi Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya (karena) mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain. Kebaikan apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Tahu tentang itu. |
| Prof. Quraish Shihab : (Apa yang kamu nafkahkan) adalah untuk orang-orang fakir yang terhalangi (usahanya karena jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat memperoleh peluang usaha (untuk memenuhi kebutuhan) di bumi; orang yang tidak tahu mengira mereka (sebagai) orang-orang yang tidak butuh karena mereka memelihara diri dari mengemis. Engkau (Nabi Muhammad saw.) kenal mereka dengan (melihat) tanda-tanda mereka, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja (harta) yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah swt.), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. |
| HAMKA : Untuk orang-orang fakir yang telah terikat pada jalan Allah, yang tidak sanggup lagi berusaha di bumi, disangka oleh orang-orang yang tidak tahu bahwa mereka adalah orang-orang yang kaya dan sangat menahan diri, engkau akan dapat mengenal mereka dengan tanda mereka. Mereka tidak meminta-minta kepada manusia memaksa-maksa. Maka, apa pun kekayaan yang kamu belanjakan, sesungguhnya Allah amatlah mengetahuinya. |
| 3. Tafsir لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًا ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata
|
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang menginfakkan hartanya pada malam dan siang hari, baik secara rahasia maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak (pula) mereka bersedih. |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang yang menafkahkan harta mereka di malam dan di siang (hari) secara tersembunyi dan terang-terangan, maka bagi mereka pahala di sisi Tuhan Pemelihara mereka. Tidak ada rasa takut menimpa mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. |
| HAMKA : Orang-orang yang membelanjakan harta benda mereka malam dan siang, secara rahasia dan terang-terangan maka untuk mereka itu adalah pahala di sisi Tuhan, dan tidaklah ada ketakutan atas mereka dan tidaklah mereka akan berduka cita. |
| 3. Tafsir الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ |