Kemenag RI 2019: Katakanlah, “Sesungguhnya aku diperintahkan untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Aku diperintahkan untuk menjadi orang pertama (dari umatnya) yang berserah diri (kepada Allah).”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Katakanlah, “Sesungguhnya aku takut azab pada hari yang besar (kiamat) jika aku durhaka kepada Tuhanku.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Katakanlah, “Hanya Allah yang aku sembah dengan mengikhlaskan ketaatanku kepada-Nya.”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Maka, sembahlah sesukamu selain Dia (wahai orang-orang musyrik!) ) Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.” Ingatlah, yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawah mereka pun ada lapisan-lapisan pula. Demikianlah Allah membuat takut hamba-hamba-Nya dengan (azab) itu. “Wahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku!”
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Orang-orang yang menjauhi tagut, (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali (bertobat) kepada Allah, bagi mereka berita gembira. Maka, sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: (Yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. ) Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah ululalbab (orang-orang yang mempunyai akal sehat).
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Maka, apakah (engkau, Nabi Muhammad, hendak mengubah nasib) orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab? Apakah engkau akan menyelamatkan orang yang berada di dalam neraka?
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Akan tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya bagi mereka kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), dan mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan mengingkari janji.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA:
Kemenag RI 2019: Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia mengalirkannya menjadi sumber-sumber air di bumi. Kemudian, dengan air itu Dia tumbuhkan tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, kemudian ia menjadi kering, engkau melihatnya kekuning-kuningan, kemudian Dia menjadikannya hancur berderai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi ululalbab.
Prof. Quraish Shihab:
HAMKA: